1 Reis 17

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs NTLH

Sair da comparação
NTLH Nova Tradução na Linguagem de Hoje 2000
1 Pada masa pemerintahan Ahab, ada seorang nabi bernama Elia dari kota Tisbe di daerah Gilead. Elia menyampaikan pesan TUHAN kepada Ahab, “Saya berkata atas nama TUHAN, Allah Israel yang hidup dan yang saya layani: Selama beberapa tahun mendatang tidak akan ada embun ataupun hujan kecuali saya yang memberi izin.”
1 Um profeta chamado Elias, de Tisbé, na região de Gileade, disse ao rei Acabe: — Em nome do
2 Sesudah itu TUHAN berkata kepada Elia,
2 Então o Senhor Deus disse a Elias:
3 “Pergilah ke timur dan tinggallah di muara sungai Kerit, yaitu sungai kecil di pinggir timur sungai Yordan.
3 — Saia daqui, vá para o leste e esconda-se perto do riacho de Querite, a leste do rio Jordão.
4 Kamu akan mendapat air minum dari sungai itu, dan Aku sudah memerintahkan burung-burung gagak untuk membawa makanan bagimu.”
4 Você terá água do riacho para beber; e eu mandei que os corvos levem comida para você ali.
5 Maka Elia pergi dan melakukan perintah TUHAN itu. Dia tinggal di muara sungai Kerit.
5 Elias obedeceu à ordem do Senhor e foi e ficou morando perto do riacho de Querite.
6 Burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya setiap pagi dan petang, sedangkan air minum dia dapatkan dari sungai itu.
6 Ele bebia água do riacho, e os corvos vinham trazer pão e carne todas as manhãs e todas as tardes.
7 Beberapa waktu kemudian, sungai Kerit mengering karena hujan tidak turun di seluruh negeri itu.
7 Mas algum tempo depois o riacho secou por falta de chuva.
8 Lalu TUHAN berkata kepada Elia,
8 Então o Senhor Deus disse a Elias:
9 “Bersiaplah untuk pergi ke kota Sarfat di wilayah Sidon dan tinggallah di sana. Aku sudah memerintahkan seorang janda di situ untuk memberimu makanan.”
9 — Apronte-se e vá até a cidade de Sarepta, perto de Sidom, e fique lá. Eu mandei que uma viúva que mora ali dê comida para você.
10 Maka pergilah Elia ke Sarfat. Ketika dia sampai di gerbang kota, ada seorang janda sedang mengumpulkan kayu bakar di dekat situ. Elia memanggilnya dan berkata, “Ibu, bolehkah saya minta sedikit air untuk minum?”
10 Então Elias foi para Sarepta. Quando estava chegando ao portão da cidade, ele encontrou a viúva, que estava catando lenha. Elias disse a ela: — Por favor, me dê um pouco de água para eu beber.
11 Ibu itu menyanggupi. Ketika dia hendak pergi mengambil air, Elia berkata lagi, “Ibu, tolong bawakan juga sedikit roti.”
11 Quando ela ia indo buscar a água, ele a chamou e disse: — E traga pão também, por favor.
12 Janda itu menjawab, “Saya bersumpah demi TUHAN, Allahmu yang hidup, bahwa saya tidak punya roti. Saya hanya punya segenggam tepung dan sedikit minyak zaitun. Kayu yang sedang saya kumpulkan ini adalah untuk memasak sisa tepung terakhir itu. Sesudahnya, kami tidak punya makanan lagi dan pasti mati kelaparan.”
12 Porém ela respondeu: — Juro pelo seu Deus vivo, o
13 “Jangan takut,” jawab Elia, “Pulanglah dan lakukan apa yang Ibu katakan itu. Tetapi sebelumnya buatkan saya roti kecil dan bawalah ke sini. Sesudah itu, buatlah roti untuk Ibu dan anak Ibu.
13 — Não se preocupe! — disse Elias. — Vá preparar a sua comida. Mas primeiro faça um pãozinho com a farinha que você tem e traga-o para mim. Depois prepare o resto para você e para o seu filho.
14 Karena beginilah pesan TUHAN, Allah Israel: Tepung di rumahmu tidak akan habis dan minyakmu juga tidak akan berkurang sampai TUHAN menurunkan hujan ke negeri ini.”
14 Pois o Senhor , o Deus de Israel, diz isto: “Não acabará a farinha da sua tigela, nem faltará azeite no seu jarro até o dia em que eu, o Senhor , fizer cair chuva.”
15 Lalu janda itu pergi dan melakukan semua yang dikatakan Elia. Maka mereka bertiga mempunyai makanan yang cukup untuk waktu lama.
15 Então a viúva foi e fez como Elias tinha dito. E todos eles tiveram comida para muitos dias.
16 Sesuai perkataan TUHAN melalui Elia, persediaan tepung tidak habis dan minyaknya tidak berkurang.
16 Como o Senhor havia prometido por meio de Elias, não faltou farinha na tigela nem azeite no jarro.
17 Beberapa waktu kemudian, anak janda itu jatuh sakit. Sakitnya semakin parah hingga dia akhirnya meninggal.
17 Algum tempo depois, o filho da viúva ficou doente. Ele foi ficando cada vez pior e acabou morrendo.
18 Lalu kata janda itu kepada Elia, “Hai utusan Allah, apakah salah saya terhadap engkau! Ternyata engkau datang hanya untuk menyatakan dan menghukum dosa-dosa saya dengan cara membuat anak saya mati!”
18 Então ela disse a Elias: — Homem de Deus, o que o senhor tem contra mim? Será que o senhor veio aqui para fazer com que Deus lembrasse dos meus pecados e assim provocar a morte do meu filho?
19 Jawab Elia, “Bawalah anak Ibu ke sini” Lalu Elia mengambil anak itu dari gendongan ibunya dan membawa dia naik ke kamar atas, tempat Elia menginap. Dia membaringkan anak itu di atas tempat tidurnya.
19 — Dê-me o seu filho! — disse Elias. Então pegou o menino dos braços da mãe e o levou para o andar de cima, para o quarto onde estava morando, e o colocou na sua cama.
20 Elia berseru kepada TUHAN, “Ya TUHAN, Allahku! Mengapa Engkau mendatangkan malapetaka kepada janda yang sudah menampung saya dengan membuat anaknya meninggal?”
20 Então orou em voz alta, assim: — Ó
21 Sesudah itu, Elia membaringkan tubuhnya di atas anak itu sebanyak tiga kali sambil berseru kepada TUHAN, “Ya TUHAN, Allahku, aku mohon, kembalikanlah nyawa anak ini ke tubuhnya!”
21 Aí Elias se deitou em cima do menino três vezes e orou deste modo: — Ó
22 TUHAN mendengar doa Elia dan mengembalikan nyawa anak itu. Maka dia hidup kembali.
22 E o Senhor Deus respondeu à oração de Elias. O menino começou a respirar outra vez e tornou a viver.
23 Lalu Elia membawa turun anak itu dari kamar atas dan menyerahkan dia kepada ibunya sambil berkata, “Ini. Anakmu hidup kembali.”
23 Elias pegou o menino, e o levou para baixo, para a sua mãe, e disse: — Veja! O seu filho está vivo!
24 Jawab janda itu kepada Elia, “Sekarang saya tahu bahwa engkau betul-betul utusan Allah, dan perkataan TUHAN yang engkau sampaikan sungguh-sungguh benar!”
24 Então ela disse a Elias: — Agora eu sei que o senhor é um homem de Deus e que Deus realmente fala por meio do senhor!

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar 1 Reis 17, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.