Romanos 14
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI
1 Terimalah dengan baik orang-orang yang belum sepenuhnya percaya tentang kebebasan yang kalian miliki sebagai orang yang sudah bersatu dengan Kristus. Janganlah membuang waktu untuk berdebat dengan mereka.
1 Yait ana baitumatum erara’iy ana merar kwanay kwanab a kou’ayamaim narun, baise men i ana kakafin isan bairi kwanagam kwanibabatiy.
2 Ada saudara-saudari kita yang sangat percaya penuh kepada Kristus, sehingga mereka meyakini bahwa Allah mengizinkan kita untuk makan semua jenis makanan. Namun, ada saudara-saudari lain yang ragu-ragu dan merasa hanya diperbolehkan makan sayur-sayuran saja.
2 Sabuw afa tebitumatum bay etei karam boro hinaa, baise afa hai baitumatum kikimin, imih i bay akisinamo te’aau.
3 Bagi kalian yang sudah meyakini bahwa kita boleh makan semua jenis makanan, janganlah menganggap dirimu lebih saleh daripada orang yang hanya makan sayur-sayuran. Sebaliknya, bagi kalian yang keyakinannya hanya makan sayur-sayuran, janganlah menganggap bersalah orang yang makan semua jenis makanan. Karena Allah sudah menerima saudara-saudari seiman itu tanpa mempersoalkan pendapat mereka tentang makanan.
3 O yait bay etei ku’aa, taituwa bay afa men eaa isan inanufuruw ina’omih, na’atube o yait bay afa ihamiyen afa’awat ku’aa, men taituwa bay etei eaa isan inanufuruw ina’omih. Anayabin God nati orot auman ibasit ebaib.
4 Ibaratnya, kamu tidak berhak menghakimi hamba orang lain. Hanya majikannya sendirilah yang berhak menentukan hamba itu benar atau salah. Pikirkanlah ini: Kita adalah milik Allah! Dia pasti sanggup menopang kita supaya tidak jatuh!
4 Kwa men karam orot ta ana akirwairafin kwanibabatiyimih? Orot Ukwarin akisinamo boro ana akir wairafih ta ere’ere naatu ta ebatabat boro hairi nibatiyih. Naatu Regah akisin boro nafufunih yait i bowabow gewas ebowabow.
5 Contoh lainnya, ada saudara-saudari kita yang meyakini bahwa hari yang satu lebih penting daripada hari-hari lainnya, tetapi ada juga yang meyakini bahwa semua hari sama pentingnya. Untuk hal-hal seperti itu, hendaklah masing-masing mempercayai apa yang diyakininya sendiri, tanpa menyalahkan keyakinan orang lain.
5 Orot ta enotanot veya ta’imon i veya gagamin, men veya afa na’atube. Naatu orot ta enotanot veya etei hai itinin i ta’imon. Orot ta’ita’imon i taiyuwih hinanot gewas hinabow.
6 Saudara-saudari yang memperingati hari-hari tertentu melakukan hal itu demi kemuliaan Tuhan. Dan saudara-saudari kita yang menganggap semua hari sama saja, mereka juga melakukannya demi kemuliaan Tuhan. Demikian pula, saudara-saudari yang meyakini bahwa semua jenis makanan boleh dimakan, mereka makan untuk memuliakan Tuhan dan bersyukur kepada Allah atas makanan itu. Dan saudara-saudari yang tidak makan jenis makanan tertentu, mereka juga melakukannya untuk memuliakan Tuhan dan bersyukur kepada Allah atas makanan itu.
6 Orot yait not veya ta’imon ya’asair imaim God ekwakwafir, i narusagiy. Naatu o yait a kok bay ta ta ku’aa i auman Regah kururusagiy, anayabin nati bay isan Regah ifefeyan igegewasinika. Naatu o yait sawar afa itafuta afa’awat ku’aau auman Regah kururusagiy, naatu merarayow kubitin.
7 Tidak seorang pun di antara kita yang hidup atau mati untuk dirinya sendiri.
7 Yawasit tama’am o tamomorob i men it taiyuwit isat.
8 Bila kita hidup, kita hidup untuk memuliakan Tuhan. Dan bila kita mati, kita juga mati untuk memuliakan Tuhan. Jadi, baik hidup maupun mati, kita melakukan segala sesuatu untuk memuliakan Tuhan, karena kita adalah milik Tuhan.
8 Imih yawasit tama’am i Regah isan tama’am, naatu tamomorob, i Regah isan tamomorob. Yawasit tama’am o tamomorob it i Regah nowan.
9 Sebab untuk itulah Kristus mati dan bangkit kembali, yakni supaya Dia hidup sebagai Penguasa atas semua orang, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati.
9 Ana’an iti isan Keriso morob naatu yawasin misir maiye, naatu sabuw yawayawasih, murumurubih etei isah ebi’aiwob.
10 Maka janganlah kalian saling menyalahkan sesama saudara seiman! Kalian tidak berhak melakukan itu. Dan janganlah menganggap dirimu lebih baik daripada saudara-saudari seiman yang lain. Karena kelak kita semua berdiri di hadapan Kristus dan Dialah yang akan menghakimi kita.
10 Aisim taituwa bayuwat eani’aan kwabibabatiyih? Naatu aisim taituwa kwanunufuruwih? Anayabin it etei boro God ana baibatiyen urama’ama nanamaim tanabat nibabatiyit.
11 Sebab di dalam Kitab Suci tertulis,
11 Bukamaim hikikirum,
12 Jadi, setiap orang akan mempertanggungjawabkan perbuatannya sendiri kepada Allah.
12 Isan imih it ta’ita’imon ata yawas abisa tasisinaf etei boro God ana tur tana’owen.
13 Karena itulah kalian harus berhenti saling menyalahkan. Dan hendaklah kalian masing-masing bertekad untuk tidak melakukan perbuatan yang dapat melemahkan keyakinan saudara seiman atau membuatnya jatuh ke dalam dosa.
13 Isan imih taituwat bairi men taiyuwit ata baitumatum nena tanafufunen tanigamigamimih. Naatu ata not tanarumutufur taituwat men tanikubibiruwih hai baitumatum nare’emih.
14 Sebagai orang yang sudah lama mengikut Tuhan Yesus, saya sendiri meyakini bahwa pada dasarnya tidak ada makanan yang haram bagi kita. Tetapi bagi orang yang meyakini bahwa jenis makanan tertentu adalah haram, dia bersalah kalau memakan makanan itu.
14 Regah Jesu wanawananamaim God isou sinaf irerereb asoso’ob i iti, sawar etei i gewasih bay isan. Baise orot yait nanot bay afa nabitafutaf na’at, nati bay i orot ana tafutaf matar imih men naa.
15 Bila kamu tahu bahwa saudara seimanmu menganggap haram suatu jenis makanan, tetapi kamu sengaja makan makanan itu di depan dia, maka kamu sedang merusak keyakinannya dan kamu tidak melakukan kasih. Janganlah mematahkan keyakinan saudara seimanmu hanya karena soal makanan. Ingatlah bahwa Kristus juga sudah mati untuk saudaramu itu.
15 Baise o a bay ku’aa’umaim taituwa iu yababan kubitin, o i men yabow ana efamaim kusisinaf. Imih men a bay ku’aa’umaim taituwa ana not inikwaris, anayabin Keriso nati orot auman isan morob.
16 Jika kamu berbuat begitu, maka saudara seimanmu justru akan menganggap buruk hal baik yang sebenarnya diperbolehkan.
16 Naatu men iniwa’an abisa o gewasin irouw kunotanot nabotabir kakafin namatar isan hinao’omih.
17 Karena bagi kita warga kerajaan Allah, soal makanan dan minuman bukanlah hal yang utama. Tetapi biarlah kamu hidup dipimpin oleh Roh Allah sehingga kamu dapat melakukan yang benar, mengalami ketenangan, dan merasakan sukacita dalam perlindungan Tuhan.
17 Anayabin God ana aiwob wanawanan atomamaim i men an gagamin, baise an gagamin i a ef namutufor, tufuw, yasisir Anun kakafiyinane kwanab kwanama.
18 Bila kita mengutamakan hal-hal itu dalam melayani Kristus, tentu kita menyenangkan hati Allah dan diterima orang lain dengan baik juga.
18 Anayabin orot yait Keriso isan iti na’atube ebowabow God i ebiyasisir naatu sabuw nati orot ana bowabow isan boro hinakakafiy.
19 Jadi, marilah kita giat berusaha melakukan apa pun yang mendatangkan damai di antara kita dan yang dapat membangun rohani setiap orang.
19 Nati isan it ta’ita’imon tanibaibaisbonen koufair tanab not ta’imon tanabow tufuw namatar, ayubit tanawowab nayen nara’at.
20 Jangan sampai soal makanan saja menghancurkan pekerjaan Allah dalam hidup saudara atau saudari seimanmu. Memang semua makanan adalah halal, tetapi kamu bersalah kalau memakan sesuatu di hadapan saudaramu yang menganggapnya haram. Kalau dia ikut makan makanan itu, dia sudah jatuh ke dalam dosa.
20 Men aatomamaim naatu bayumaim God ana bowabow tanagurusimih, bay etei i gewasih men tafutafumih. Baise ana kakafin i men abisa o ku’ani’aan imaim inasinaf orot babin ta ana not inikwarisimih.
21 Lebih baik tidak makan daging atau minum anggur atau melakukan apa pun yang dapat membuat saudara atau saudarimu jatuh ke dalam dosa atau tersinggung sehingga mengurangi semangatnya dalam mengikut Kristus.
21 Ana gewasin finimih men kwanaa naatu wine men kwanatom, o sawar afa kwanasinaf taituwa hai not kwanikwarisimih.
22 Biarlah keyakinanmu tentang hal-hal seperti itu kamu pegang sendiri dan hanya kamu dengan Allah yang tahu. Betapa bahagianya orang yang melakukan apa yang diyakininya benar di hadapan Allah sehingga dia tidak merasa tertuduh.
22 Imih sawar abisa’awat isah o kubitumatum nati i o God airi a founamaim nama. Naatu iso’ob abisa kusisinaf i men erekasiy auman kusisinaf o i boro baigegewasin inab.
23 Tetapi kalau kamu makan sesuatu dan tidak yakin makanan itu halal, maka kamu bersalah, sebab kamu tidak mengikuti apa yang kamu yakini. Karena jika kita melakukan sesuatu yang bertentangan dengan keyakinan kita di hadapan Allah, berarti kita berbuat dosa.
23 Baise orot yait erekasiy auman naa natomatom na’at baibatiyen boro nab anayabin i taiyuwin ana baitumatum ebigigim. Naatu abisa men baitumatumamaim kusisinaf i bowabow kakafin.
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Romanos 14, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.