Mateus 6
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI
1 “Hati-hatilah! Jangan memamerkan perbuatan baikmu di depan umum supaya dilihat dan dipuji orang. Kalau kamu melakukannya, kamu tidak akan menerima upah atas perbuatan baikmu itu dari Bapamu yang di surga.
1 “Yate nanub, men iti baifa’i isan a bowabow gewasih sabuw nahimaim kwanabowamih, nati na’atube kwanasisinaf na’at, Tamat maramaim boro men a baiyan nitimih.
2 “Pada waktu kamu memberi sedekah, jangan pamerkan hal itu seperti yang diperbuat orang-orang munafik. Mereka suka memberi sedekah di depan orang banyak, di rumah-rumah pertemuan, atau di simpang-simpang jalan dengan diiringi bunyi terompet. Mereka melakukan itu supaya dilihat dan dipuji banyak orang. Aku menegaskan kepadamu: Hanya itulah upah mereka.
2 “Imih veya ta akir wairafin sawar inabitin men inakurereb sabuw etei hinanowaramih, men sabuw wanawanah rerekabih Kou’ay Bar wanawanan, naatu ef gagamih yahimaim sabuw itih baifa’ih isan tisisinafube kwanasinafumih, anababatun a tur ao’owen, nati sabuw i boro men hai siwar ta God nitihimih.
3 Sebaliknya, kalau kamu memberi sedekah, berikanlah secara tersembunyi. Tangan kirimu tidak perlu mengetahui apa yang dilakukan oleh tangan kananmu.
3 Isan imih akir wairafin inabibais, wa’iwa’iramaim inibais, saise a’of iti sisib ema’am men naso’ob o abisa kusisinaf.
4 Artinya, orang lain tidak perlu tahu pemberian sedekahmu itu. Maka Bapamu, yang melihat semua yang kamu lakukan secara tersembunyi, akan memberikan upah kepadamu secara terang-terangan.”
4 Iti sawar i wa’iwa’iramaim inasinaf, saise Tamat maramaim o abisa wa’iwa’iramaim isisinaf na’iti boro a baiyan nit.
5 “Janganlah kamu berdoa seperti orang-orang munafik. Karena mereka suka berdiri memamerkan dirinya dengan berdoa di depan umum, di rumah-rumah pertemuan, atau di simpang-simpang jalan. Aku menegaskan kepadamu: Hanya itulah upah mereka.
5 “Naatu yoyobanamih men wanawanah rerekabih tisisinafube, kwanasinafumih, anayabin i tekokok Kou’ay Bar wanawanan hinabat hinayoyoban, o ef na’ih awah kaukusebamaim hinabat hinayoyoban, saise sabuw hina’itih, baise anababatun a tur ao’owen, nati sabuw hai baiyan i hibaika.
6 Sebaliknya, waktu kamu berdoa, masuklah ke kamarmu, tutuplah pintu, dan berdoalah kepada Bapamu di surga, yang hadir biarpun kamu tidak melihat-Nya. Dia mengetahui apa saja yang kamu lakukan secara tersembunyi, dan Dia akan memberi upah kepadamu secara terang-terangan.
6 Baise o yoyobanamih a bar inarun, etawan inahir, Tamat wa’iwa’iramaim ema’am isan inayoyoban, naatu Tamat abisa wa’iwa’iramaim isinaf i’itin boro a baiyan nit.
7 “Waktu kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang yang tidak mengenal Allah. Mereka terus mengulang-ulang permohonan mereka karena menganggap bahwa Allah lebih mendengarkan doa yang diulang-ulang.
7 Naatu yoyobanamih men a tur nidun namomonamih, Eteni Sabuw iyab God men hisusu’ub i na’atube tisisinaf. Tenotanot yoyoban manin hinayoyoban God boro hai yoyoban nanowar.
8 Janganlah meniru mereka. Karena Bapamu sudah tahu apa yang kamu perlukan sebelum kamu memintanya.
8 Men i hai sinaf kwani’u’ur, anayabin abisa inotanot Tamat i so’obabo o kubifefeyan.
9 Jadi hendaklah kalian berdoa seperti ini:
9 Imih iti na’atube kwanayoyoban,
10 Kiranya Engkau datang dan memerintah sebagai Raja,
10 A aiwob tan,
11 Berilah kami makanan yang kami perlukan hari ini.
11 Biyai ana fair isan mar etei ai bay initi.
12 Dan ampunilah kami masing-masing dari semua kesalahan kami,
12 Ai kakafih kunotawiyen,
13 Dan janganlah biarkan kami tergoda melakukan kejahatan,
13 Men routobonamaim inanawiyi’imih,
14 “Doa itu menunjukkan pentingnya kamu memaafkan orang-orang yang bersalah kepadamu. Karena kalau kamu memaafkan mereka, Bapamu yang di surga juga akan mengampunimu.
14 “Taituwa o isa bowabow kakafin hisisinaf inanotawiyen, Tamat maramaim o a kakafih auman boro nanotawiyen.
15 Tetapi kalau kamu tidak memaafkan orang yang bersalah kepadamu, Bapamu yang di surga juga tidak akan mengampuni dosa-dosamu.”
15 Baise hai kakafih men inanotanotwiyen na’at, o a kakafin auman Tamat boro men nanotawiyen.
16 “Ketika kamu berpuasa, janganlah menunjukkan muka yang muram atau menaburkan abu ke atas kepalamu seperti yang dilakukan orang-orang munafik. Mereka berbuat begitu untuk pamer bahwa mereka sedang berpuasa, supaya dipuji orang. Aku menegaskan kepadamu: Hanya itulah upah mereka.
16 “Kwanayoyohar ana veya men sabuw wanawanah rerekabih kwani’u’urih, anayabin nati na’atube teyoyohar, saise taituwah hina’itih yoharayah hinarouw hinifa’ih isan. Anababatun a tur ao’owen nati sabuw hai baiyan i hibaika.
17 Sebaliknya kalau kamu berpuasa, sisirlah rambutmu dan cucilah mukamu seperti biasa.
17 Baise kwanayoyohar ana veya yumat kwanasouwen arib raiy kwanay kwanisuwar,
18 Dengan begitu tidak ada yang tahu bahwa kamu sedang berpuasa. Tetapi Bapamu di surga, yang hadir biarpun kamu tidak melihat-Nya, Dia yang akan mengetahuinya. Dia melihat segala sesuatu yang dilakukan secara tersembunyi, dan Dia akan memberi upah kepadamu.”
18 saise sabuw afa boro men hina so’ob kwa i kwayoyohar, baise Tamat wa’iwa’iramaim ema’ama, o abisa akisimo isinaf i’itin boro a baiyan nit.
19 “Janganlah mengumpulkan harta benda bagi dirimu di dunia ini. Di sini ngengat dan karat akan merusakkan harta bendamu itu dan pencuri bisa membongkar serta mencurinya.
19 “A sawar gewasih iti tafaramamaim inaya inatototo, ganidor boro na’aan fufur naatu simur boro na’arah, naatu bainowah auman boro a bar hinakwib hinarun a sawar hinabain.
20 Tetapi di surga, ngengat dan karat tidak bisa merusaknya, dan pencuri tidak bisa membongkar serta mencurinya. Jadi kumpulkanlah harta di surga,
20 Imih a sawar etei maramaim inaya inatoto, saise ganidor boro men hina’aan, naatu simur boro men na’arah, naatu bainowah boro men a bar hinakwib hinarun hina bainuwihimih.
21 karena di mana hartamu berada, di situ jugalah hati dan pikiranmu berada.
21 A toto abuyoy menamaim kuya’aya, o dogor boro imaim mar etei nama.
22 “Matamu seperti jendela yang menjadi jalan masuknya terang ke dalam tubuhmu. Kalau matamu baik, seluruh hidupmu pun akan diterangi.
22 “Matat i biyat ana hinow, matat gewasin, biyat etei boro marakawin.
23 Tetapi kalau matamu rusak karena memandang ke sana kemari dengan serakah, seluruh hidupmu akan menjadi sangat gelap. Kalau jendela tubuhmu tertutup kegelapan, betapa hebatnya kegelapan yang terjadi dalam hatimu!
23 Baise matat kakafin, biyat tutufin etei boro gugumin kakafin, naatu nati gugumin i wanu’umin kakafin.
24 “Ibaratnya begini: Kalau seseorang mempunyai dua majikan, tidak mungkin dia melayani keduanya dengan baik. Dia pasti akan mengasihi dan setia kepada majikan yang satu, tetapi membenci dan masa bodoh terhadap majikan yang lain. Demikian juga, kamu tidak bisa menjadi hamba Allah sekaligus hamba uang.”
24 “Orot ta’imon men karam boro orot gagamih rou’ab isah nabow, ana gewasin orot ta i boro nakwahir, naatu orot ta isan niyabow, orot ta ana tur i boro nanowar naatu orot ta boro nifutuw.
25 “Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir tentang apa pun yang kamu perlukan dalam hidupmu, seperti makanan dan minuman. Dan janganlah kuatir tentang apa pun yang kamu perlukan untuk tubuhmu, seperti pakaian. Karena ada hal-hal dalam hidupmu yang lebih penting daripada makanan dan pakaian.
25 “Isan imih a tur ao’owen, ayawas isan men kwaniyababan, a tom isan, biya isan, naatu ar faifuw isan. Kwanotanot yawas i sawar gagamin ar faifuw naatu a tom hairi natabirih?
26 Perhatikanlah burung-burung. Mereka tidak perlu menanam atau memanen, juga tidak perlu tempat untuk menyimpan makanan. Tetapi Bapamu yang di surga menyediakan makanan bagi burung-burung itu. Ketahuilah: Kamu jauh lebih berharga di mata Bapamu dari pada burung.
26 Kwanuw mamu kwa’itah, men masaw tebob naatu men masaw tefafour, na’atube aurih bay ana korom en baise Tamat maramaim kaifih bay ebitih. Imih kwa i men mamu ekakaifih na’atube ekakaifimih.
27 Jadi, tidak usah kuatir! Lagipula, kekuatiranmu tidak dapat memperpanjang umurmu sedetik pun.
27 Imih yababan men karam boro a yawas nakumanin kwanama’amih
28 “Misalnya tentang pakaian, mengapa kamu kuatir? Perhatikanlah tumbuhan liar yang tidak bekerja membuat pakaian bagi dirinya sendiri, tetapi punya bunga yang indah.
28 “Naatu aisim ar faifuw isah kwabiyababan? Sigar beran kwanuw kwa’itih, men kafai hibow raro’oh ebababan, o biyah isan ar faifuw tesasakiramih.
29 Aku menegaskan kepadamu: Baju Raja Salomo yang paling mewah pun masih kalah indah dengan bunga itu.
29 Baise a tur ao’owen, aiwob orot Solomon toto buyoy wairafin, ana faifuw eo’osen i men ta iti beran ana gewasinabe’emih.
30 Nah, kalau Allah memberi keindahan sedemikian rupa kepada tumbuhan liar, padahal tumbuhan itu hanya hidup dalam waktu singkat, kemudian layu dan dibuang ke dalam api, maka yakinlah bahwa Dia pasti lebih memperhatikan kamu daripada tumbuhan itu. Dan Dia juga akan menyediakan pakaian bagimu, hai kamu yang kurang percaya kepada Allah!
30 God kaiyar fotan ebi’osen wainih kwana’itin, fotan iti boun natasasar, maras boro nakimow nare wairaf wan hinayara’aten hina’arah. Baise kwa i Tamat God uman yanamaim ekakaifi, aisim men kwabitumitum?
31 “Jadi tidak usah kuatir memikirkan, ‘Apakah yang akan aku makan?’ atau, ‘Apakah yang akan aku minum?’ atau, ‘Apakah yang akan aku pakai?’
31 Imih men kwaniyababan kwanao, au ar au faifuw boro menamaim anabow ana’osen, naatu bay boro menamaim anabow ana, harew menamaim anahun anatom?
32 Semua hal itu selalu dikuatirkan oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah. Tetapi Bapamu yang di surga sudah tahu bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
32 Eteni Sabuw i sawar iti isah tibiyababan, naatu Tamat maramaim kwa a yababan etei i so’ob.
33 Hal yang harus kamu utamakan adalah hidup dengan cara yang sepatutnya sebagai warga kerajaan Allah, dan Dia akan memberikan juga semua yang kamu perlukan.
33 Baise wan i mar ana aiwob naatu ma gewasin kwananuwih kwanab, naatu sawar iti etei boro tafan naya’abar nit kwanabow.
34 Maka janganlah kuatir akan hari esok, karena tiap-tiap hari mempunyai pergumulannya sendiri. Cukuplah jalani pergumulan hari ini. Jangan tambahi dengan pergumulan dari hari yang akan datang.”
34 Isan imih maras isan men kwaniyababan, anayabin maras ibo akisin ana yababan. Na’atube veya ta’ita’imon hai yababan men inabo’ay inanot a yababan nara’atamih.
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Mateus 6, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.