Mateus 20
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI
1 Yesus melanjutkan ajaran-Nya, “Karena kerajaan Allah bisa diumpamakan seperti seorang yang mempunyai kebun anggur yang luas. Pagi-pagi sekali, dia pergi ke pasar di mana para pekerja harian biasanya berkumpul. Dia mencari beberapa orang untuk bekerja di kebunnya itu.
1 “God nabi’aiwob ana maramaim i boro iti na’atube. Ana veya ta orot masaw matuwan, sabuw afa tobon ana masawamaim bowamih tit na.
2 Lalu dia menemui sejumlah pekerja dan mereka setuju untuk bekerja dengan upah biasa, yaitu satu keping uang perak sehari. Dia pun menyuruh mereka pergi ke kebunnya.
2 Bowayah bow naatu veya ta’imon ana baiyan isan bairi hio hibibasit ufunamaim iyafarih hin grape ana masawamaim hibow.
3 “Kira-kira jam sembilan pagi, dia pergi lagi ke pasar dan melihat beberapa orang pekerja sedang menganggur.
3 “Nine korok na’atube tit maiye na ahar efanamaim. Orot afa hai bowabow en asir hibatabat itih.
4 Maka dia berkata kepada mereka, ‘Bekerjalah di kebun anggur saya. Saya akan membayar kalian dengan upah yang pantas.’ Mereka pun setuju dan pergi bekerja di kebunnya.
4 Basit eo, ‘Igewasin kwa auman boro kwanan au masawamaim kwanabow, naatu kwa a baiyan boro etei anafofonin anit.’ Naatu bowamih hin.
5 Sekitar jam dua belas siang dan jam tiga sore, pemilik kebun itu pergi lagi melakukan hal yang sama.
5 Auyit naatu three korok hairi tit inan i bowabow ta’imon sinaf sabuw asir hibatabat itih naatu uwih hin ana masaw hibow.
6 “Kira-kira jam lima sore, dia pergi lagi ke pasar dan melihat beberapa orang pekerja lain di sana yang masih juga menganggur. Dia bertanya kepada mereka, ‘Kenapa kalian membuang-buang waktu sepanjang hari di sini dan tidak mengerjakan apa-apa?!’
6 Naatu veya re five korok na’atube, orot tit na maiye, ahar efanamaim titit. Sabuw afa’abo hibatabat itih eo, ‘Kwa aisim asir kwabatabat veya re?’
7 “Jawab mereka, ‘Tidak ada orang yang memberi kami pekerjaan.’
7 “Hiya’afut hio, ‘Men yait ta tubuni.’
8 “Ketika hari sudah petang dia berkata kepada mandornya, ‘Panggillah para pekerja itu dan bayarlah upah mereka, mulai dari yang datang terakhir sampai yang pertama.’
8 “Veya re birabirab auman, masaw matuwan ana orot ukwarin eaf na iu, ‘Sabuw ina’afih hinan hai baiyan initih, uf hinan hai baiyan wan initih naatu wan hinan uf initih,’ basit eafih hina hirun sawar.
9 Lalu para pekerja yang mulai bekerja jam lima sore datang mengambil upah mereka. Masing-masing menerima satu keping uang perak.
9 “Imaibo orot iyab five korok hibusuruf hibowabow, hai baiyan itih, veya ta’imon ana fofonin.
10 Waktu tiba giliran para pekerja yang mulai sejak pagi, mereka mengira akan menerima upah lebih banyak daripada pekerja yang lain. Namun ternyata setiap orang yang datang pertama juga diberi upah satu keping uang perak.
10 Orot mat hina hibowabow, hai biyan bainamih hinan i hinotanot boro hai baiyan gagamin hitab, baise i auman baiyan ta’imon hibai, veya ta’imon ana fofonin.
11 Jadi waktu menerimanya, mereka bersungut-sungut kepada pemilik kebun anggur itu.
11 “Hai kabay hibai sawar hitit hibat. Basit higam masaw matuwan hiu,
12 Kata mereka, ‘Para pekerja yang datang terakhir hanya bekerja satu jam, tetapi Bapak membayar mereka sama dengan kami! Padahal kami sudah bekerja keras sepanjang hari di bawah panas matahari!’
12 ‘Iti sabuw i veya re’er auman hina men manin hibag, baise aki bairi ai baiyan ta’imon iti. Aki ai baiyan i boro gagamin atab, anayabin aki mar auman ana a bow in veya re.’
13 “Tetapi pemilik kebun itu menjawab salah satu dari mereka, ‘Kawan, saya tidak melakukan yang kurang adil kepadamu! Bukankah sebelumnya kamu sudah setuju untuk bekerja sepanjang hari dengan upah satu keping perak?!
13 “Masaw matuwan misir orot ta isan eo, ‘Au begon inaso’ob. Ayu men asinaf kakafemih. Anayabin kwa i kwaibasit veya ta’imon ana baiyan isan, imih kwabow in veya re ana fofonin ait.
14 Jadi sekarang pulanglah dengan upahmu itu. Saya memang sudah memutuskan untuk membayar para pekerja yang datang terakhir sama seperti upahmu.
14 Abisa abit i kwabai a ubar kwan. Iti oro’orot uf hinan i ayu arubinih hina, imih hai kabay abitih i kwa bairi a baiyan ta’imon.
15 Bukankah saya berhak melakukan apa pun yang saya mau dengan uang saya sendiri?! Atau apakah kamu iri karena saya bermurah hati kepada orang lain?’”
15 Anayabin ayu au sawar, au kokomaim au kabay mi’itube anim, ayu akisu. Men orot babin ta isan anasisinaf gewas isan ya naso’aramih.’”
16 Lalu Yesus menjelaskan, “Dengan demikian, orang-orang yang sekarang mempunyai kedudukan rendah, kelak akan mendapatkan kedudukan tinggi. Dan orang-orang yang sekarang mempunyai kedudukan tinggi, kelak akan mendapatkan kedudukan rendah. Banyak orang yang diundang menjadi warga kerajaan Allah, tetapi hanya sedikit yang terpilih.”
16 Naatu Jesu ana tur yomaninamaim eo, “Sabuw iyab iti tafaramamaim orot gagamih tema’am boro maramaim aurih efan en. Baise sabuw iyab iti tafaramamaim God isan tibi’akir maramaim boro orot gagamih hinama.”
17 Ketika Yesus dan kami kedua belas murid-Nya sedang dalam perjalanan ke Yerusalem, Dia mengumpulkan kami secara terpisah dari para pengikut lain dan berkata,
17 Jesu ana bai’ufununayah bairi au Jerusalem hinan efamaim buwih nabin akisihimo hai tur eowen eo,
18 “Dengarlah baik-baik! Kita sedang menuju Yerusalem. Di sana Aku akan diserahkan kepada para imam kepala dan ahli-ahli Taurat. Dan mereka akan menjatuhkan hukuman mati kepada-Ku.
18 “Tanan Jerusalemamaim Orot Natun boro sabuw hinab. Firis ukwarih naatu Ofafar Bai’obaiyenayah hinitih rabin asabunin morobomih hinao.
19 Kemudian mereka akan menyerahkan Aku kepada para penguasa yang bukan Yahudi. Mereka akan menghina dan mencambuk Aku, lalu membunuh-Ku dengan cara disalibkan. Tetapi pada hari ketiga sesudah kematian-Ku, Aku akan dibangkitkan kembali.”
19 Naatu hinab Eteni Sabuw hinitih, hina’u hi’i’iyab hinarab hina’onaf namorob. Baise veya baitonin ufunamaim boro namisir maiye.”
20 Sesudah itu istri Zebedeus, yaitu ibu Yakobus dan Yohanes, datang kepada Yesus bersama kedua anaknya itu, lalu dia sujud di hadapan Yesus untuk meminta sesuatu.
20 Imaibo Zebedee aawan natunatun rou’ab bairi Jesu baifefeyanimih hina nanamaim sun yowen natunatun rou’ab isah fefeyan baibaisinamih eo.
21 Yesus bertanya kepadanya, “Apa yang Ibu mau?”
21 Jesu ibatiy eo, “Abisa kukokok?” Babin iya’afut eo, “Ayu akokok inao matanu o ina bi’aiwob ana maramaim, ayu natunatu hairi sisib roun roun hinamare bairi kwani’aiwob.”
22 Jawab Yesus kepada kedua anaknya itu, “Kalian tidak mengerti apa yang kalian minta. Apakah kalian sanggup menerima penderitaan seperti yang akan segera Aku alami? Apakah kalian siap ditimpa kesengsaraan seperti yang akan Aku alami?”
22 Jesu iya’afut eo, “Kwa men kwaso’ob abisa isan kwafefeyanu. Karam ayu au harew ana tomatom turin boro kwanatom?” Tufuturan hairi hiya’afut hio, “Aki karam.”
23 Kata Yesus kepada mereka, “Memang kalian akan mengalami penderitaan dan ditimpa kesengsaraan seperti yang akan Aku alami. Tetapi Aku tidak berhak menentukan siapa yang akan duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku. Bapa-Ku yang akan memberikan kedua tempat itu kepada orang yang sudah Dia tentukan.”
23 Jesu iuwih eo, “Ayu harew atomatom boro kwanatom, baise ta au asukwafune mare ta au beyawane mare. Ayu men karam boro anarubin. Nati efan i sabuw iyab ayu Tamai isah bobogaigiwas i hai efan.”
24 Waktu kami kesepuluh murid yang lain mendengar hal itu, kami sangat marah kepada Yakobus dan Yohanes.
24 Bai’ufununayah etei ten iti tur hinonowar orot tufuturan hairi isan yah so’ar.
25 Tetapi Yesus memanggil kami semua dan berkata, “Kalian tahu bahwa para penguasa bangsa-bangsa suka memerintah rakyatnya dengan keras dan menindas hak-hak mereka.
25 Baise Jesu etei eaf ayuwih i’uwih eo, “Kwanaso’ob orot iyab Eteni Sabuw tekakaifih i God men tebitumitum, imih i taiyuwih hai fairamaim sabuw tibiruwih fanah tebai tibi’ufununih.
26 Tetapi kalian tidak boleh seperti mereka. Kalau kamu mau menjadi orang yang terkemuka, kamu harus mengambil tempat yang paling hina dan menjadi pelayan bagi yang lain.
26 Baise kwa wanawanamaim men iti na’atube nama’amih. O yait inakok bai’ukwarinamih, basit taituwa isah inabow ini’akir.
27 Dan kalau kamu mau mendapat kedudukan yang paling tinggi, kamu harus menjadi budak bagi semua yang lain.
27 Naatu O yait inakok wan bai’iyon bai’ukwarinamih, basit taituwa isah ini’akir.
28 Kalian harus mengikuti teladan-Ku. Biarpun Aku, Sang Anak Adam, Aku datang ke dunia ini bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani dan memberikan hidup-Ku sebagai kurban untuk menebus banyak orang dari dosa-dosa mereka.”
28 Iti na’atube kwanasinaf, anayabin Orot Natun nan i men sabuw isan bowamih namih, baise nabow ana yawas sabuw isah ni’inuw saise i ana yawasamaim sabuw niyawasih.”
29 Waktu Yesus dan kami semua meninggalkan kota Yeriko, banyak orang mengikuti kami.
29 Jesu ana bai’ufununayah bairi tafaram Jericho hitumar hitit, basit sabuw rou’ay gagamin na’in hitit hi’ufunun bairi hin.
30 Ada dua orang buta sedang duduk di pinggir jalan. Waktu mereka mendengar bahwa Yesus sedang melewati jalan itu, mereka mulai berseru, “Tuhan, Keturunan Daud, kasihanilah kami!”
30 Hinan efamaim orot rou’ab matah fim hima’am Jesu ana tur hinowar, basit hi’af Jesu hifefeyan hio, “David uwan kwiwanbabani.”
31 Orang banyak yang mengikuti Yesus menegur mereka supaya diam, tetapi mereka berteriak semakin keras, “Tuhan, Keturunan Daud, kasihanilah kami!”
31 Sabuw rou’ay gagamin na’in hinan orot rou’ab hikwararih awah fotamih hi’uwih, baise hairi awah aumetawat hi’af hio, “Regah David uwan kwiwanbabani.”
32 Lalu Yesus berhenti dan berkata kepada mereka berdua, “Apa yang kalian mau Aku perbuat bagi kalian?”
32 Jesu inan bat naatu hairi eafih hina ibatiyih eo, “Kwakokok abisa isa anasinaf?”
33 Jawab mereka, “Ya Tuhan, kami ingin mata kami bisa melihat lagi.”
33 Orot rou’ab hiya’afut hio, “Regah aki akokok matai hinigewasin ananuw.”
34 Yesus sangat mengasihani mereka, maka Dia menjamah mata mereka. Saat itu juga mereka bisa melihat kembali, lalu keduanya mengikuti Yesus.
34 Jesu hairi itih iyababan basit matah bobotobonen ana maramaim mar ta’imonamo hairi matah higewasin himisir Jesu hi’ufunun bairi hin.
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Mateus 20, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.