Marcos 6

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI

Sair da comparação
AAI TUR GEWASIN O BAIBASIT BOUBUN
1 Lalu Yesus meninggalkan kota Kapernaum dan kembali ke Nazaret, kampung asal-Nya. Murid-murid-Nya juga ikut bersama Dia.
1 Jesu efan nati ihamiy matabir maiye ana bai’ufununayah hitur bairi hina ana bar ana merar hitit.
2 Pada hari Sabat, Yesus mulai mengajar di rumah pertemuan mereka. Banyak orang merasa sangat heran waktu mendengar Dia mengajar, lalu mereka berkata satu sama lain, “Berani sekali orang ini mengajar kita! Dari manakah dia mendapat pengetahuan untuk mengajar dan kuasa untuk melakukan berbagai keajaiban?
2 Baiyarir ana veya Kou’ay Baremaim busuruf sabuw i’obaibiyih, naatu sabuw moumurih ana tur hinonowar i hifofofor naatu hio, “Iti orot menamaim kirum so’ob? Naatu not rerekab yait itin ina’inanen fokarih esisinaf?
3 Dia hanya tukang kayu yang kita kenal itu!— anak Maria, dan kakak dari Yakobus, Yoses, Yudas, dan Simon. Semua adik perempuannya juga tinggal di sini bersama kita.” Jadi karena mereka mengetahui asal-usul Yesus, mereka tidak mau percaya kepada-Nya.
3 Iti orot i bar wowabayan. Mary natun taitin James, Joseph, Judas naatu Simon, ruburubun baibitar iti’imaim bairit tama’am?” Iti na’atube hio naatu hikwahir.
4 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Seorang nabi selalu dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya dan di antara keluarganya.”
4 Naatu Jesu hai tur eowen bar merar afa’amaim dinab orot i tekakakafiy, baise orot taiyuwin ana bar merar, ana sabuw, ana rara men tekakakafiy.
5 Karena mereka tidak percaya, Yesus tidak melakukan banyak keajaiban di sana. Dia hanya menyembuhkan beberapa orang sakit dengan menyentuh mereka.
5 Naatu ana bar meraramaim ina’inan men ta sinaf, sawusawuwih bai’abamo biyah botobonen hiyawas.
6 Yesus heran sekali, karena orang-orang di kampung halaman-Nya sendiri sama sekali tidak percaya kepada-Nya. Lalu Dia mengunjungi kampung-kampung lain di sekitar daerah itu untuk mengajar.
6 Sabuw men hibitumatum isan Jesu ifofofor men kafai ta.
7 Kemudian Yesus mengumpulkan kedua belas murid-Nya untuk menugaskan mereka. Dia memberi mereka kuasa untuk mengusir roh-roh jahat, lalu mengutus mereka pergi berdua-dua.
7 Ana bai’ufununayah nah 12 eafih hina hitit afiy kakafih nunih isan fair itih naatu orot rouru’ab iyafarih hitit.
8 Dia juga berpesan kepada mereka, “Dalam perjalanan, kamu semua tidak boleh membawa bekal apa pun, baik itu makanan, tas, maupun uang. Kamu hanya boleh membawa satu tongkat
8 Naatu iuwih, “Remor kwanabubusuruf a tu akisin kwanab, men sawar ta, men rafiy, men hafoy, naatu men kabay ta kwanab naiw a kikiramaim kwanarobere.
9 dan memakai sandal. Jangan juga membawa baju cadangan.
9 A baibiyon kwaniyoun, baise biya baibiyon men bairou’abin kwanab.”
10 “Waktu kamu memasuki suatu kota dan ada satu keluarga yang menerima kamu untuk menginap di rumahnya, tinggallah di rumah itu sampai kamu pergi meninggalkan kota itu.
10 Naatu iuwih, “Bar merar menatan kwarur imaim kwanama kwanabow nanan a veya nab imaibo nati bar merar kwanihamiy.
11 Tetapi apabila orang-orang di sana menolak kamu atau tidak mau mendengar apa yang kamu ajarkan, tinggalkanlah kota itu. Dan waktu kamu berangkat, kibaskanlah kotoran dari kaki dan sandalmu sebagai tanda peringatan bagi mereka. Aku menegaskan kepadamu: Pada hari pengadilan nanti, hukuman untuk penduduk kota Sodom dan Gomora akan lebih ringan daripada hukuman untuk kota itu.”
11 Naatu efan menamaim a merar men hinay hinabubuwi, o fana men hinanonowar kwana’orarafih kwanana’ufut tafaram kwanihamiy kwanan, nati i hai baimatnuwen!”
12 Lalu kedua belas murid-Nya pun pergi ke berbagai tempat untuk memberitakan bahwa sudah tiba waktunya untuk bertobat.
12 Basit hitit hin bowabow kakafihine dogor baikitabiren isan hibinan.
13 Mereka juga mengusir banyak setan dari orang-orang. Dan banyak orang sakit disembuhkan ketika murid Yesus mengoleskan minyak zaitun kepada mereka.
13 Wagabur moumurih maiyow hinunih hitit naatu sawusawuwih moumurih na’in biyah raiy hirarouw etei hiyawas.
14 — ausente —
14 Jesu wabin ra’at aiwob orot Herod nowar, anayabin sabuw afa hio’o Iti i John Baptist morobone misir maiye, imih biyanamaim fair ma ina’inanen ta ta sinaf temamatar.
15 — ausente —
15 Afa hio, “Iti i Elijah. Afa ibanak hio’o, ‘Iti i marasika dinab orot ta na tit.’”
16 — ausente —
16 Baise Herod nonowar ana maramaim eo, “John sikan abuburu’um i morobone misir maiye?”
17 — ausente —
17 Anayabin Herod taiyuwin iuwih John hifatum hibai hin dibur baremaim hiyaru’uy. Iti sisinaf ana’an i Herod tain Philip aawan bi’awan isan.
18 — ausente —
18 Anayabin Herod tain aawan bi’aawan isan John gam tur fokarin maiyow eo, “O i ofafar iastu’ub yawas kakafin kusisinaf.”
19 Karena alasan itu juga, Herodiana menyimpan dendam terhadap Yohanes Pembaptis dan ingin membunuh dia. Tetapi Herodiana tidak bisa melakukannya
19 Imih Herodias yan so’ar kok kwanekwan boro John ta’asabun, baise ef men ta ma boro tasinaf.
20 karena Raja Herodes tidak mengizinkan. Herodes takut kepada Yohanes Pembaptis dan sadar bahwa Yohanes adalah orang saleh dan benar di mata Allah. Dia juga senang mendengar perkataan Yohanes, walaupun tegurannya selalu membuat Herodes gelisah.
20 Baise Herod i John isan birubir anayabin i so’ob John i orot kakafiyin, ana yawas mutufurin imih tatafafar, John binan Herod nonowar ana not i’afiy baise Herod ana kok i John tabinan i tanowar.
21 Namun, akhirnya Herodiana mendapat kesempatan yang dia inginkan, yaitu ketika mereka merayakan ulang tahun Herodes. Pada pesta makan itu, Herodes mengundang para pejabat tinggi, kepala tentara, juga orang-orang penting di Galilea.
21 Basit veya gewasin ta Herod tutufuw ana veya baiyasisir isan hiyuw bogaigiwas, ana sabuw nukwanukwarih, baiyowayah nukwanukwarih, naatu Galilee wanawanan sabuw gagamih etei e’af ayuwih.
22 Dalam pesta itu, anak perempuan Herodiana menari di hadapan Herodes dan semua tamunya. Mereka semua sangat senang melihat dia menari, sehingga Herodes langsung berjanji kepadanya, “Kamu boleh minta apa pun yang kamu mau. Aku pasti memberikannya kepadamu.”
22 Nati’imaim Herodias natun babitai na run benaben Herod ana nanawan sabuw hiru’ay hima’am etei hiyasisir men kikimin ta.
23 Herodes bahkan bersumpah, “Aku akan memberikan apa saja yang kamu minta, biarpun itu setengah dari harta kerajaanku ini.”
23 Naatu babitai isan eobaifaro eo, “Abisa isan inifefeyan au aiwob turin auman boro anit.”
24 Lalu anak perempuan itu keluar dan bertanya kepada ibunya, “Apa yang sebaiknya aku minta?”
24 Babitai in hinah ibatiy, “Ayu boro abisa isan anifefeyan?” Hinah iya’afut iu, “John Baptist ukwarin!”
25 Maka anak itu cepat-cepat kembali kepada Raja Herodes dan berkata, “Aku hanya meminta supaya kepala Yohanes Pembaptis dipenggal, ditaruh di atas piring besar, dan dibawa kemari sekarang juga!”
25 Babitai matan kabiy in aiwob biyan tit ifefeyan eo, “Ayu akokok John Baptist ukwarin tew yan inayai iti boun inab inan initu.”
26 Mendengar permintaan itu, Herodes sangat menyesal. Tetapi karena sudah bersumpah di depan semua tamunya, dia tidak bisa menolak.
26 Aiwob orot yababan gagamin bai, baise men karam sabuw matahamaim babitai isan eo’obaifaro ta’astu’ub.
27 Jadi Herodes segera menyuruh tentaranya untuk memenggal dan membawa kepala Yohanes. Tentara itu pergi ke penjara lalu memenggal Yohanes Pembaptis
27 Mar ta’imonamo tur iyafar sika afu’afuw orot iyun in John dibur baremaim ma’am sikan buru’um.
28 dan membawa kepalanya di atas sebuah piring besar. Dia memberikannya kepada putri Herodiana, kemudian anak itu memberikannya kepada ibunya.
28 Naatu ukwarin tew yan iwan bai na babitai itin imaibo bai in hinah itin.
29 Waktu pengikut-pengikut Yohanes Pembaptis mendengar berita itu, mereka pergi ke penjara untuk mengambil mayat Yohanes dan menguburkannya.
29 John ana bai’ufununayah tur hinonowar ana veya hina biyan hibai hin rahamaim hiyai.
30 Beberapa waktu kemudian, murid-murid yang diutus Yesus itu kembali dan berkumpul bersama-Nya. Mereka menceritakan semua yang sudah mereka lakukan dan ajarkan.
30 Tur Abarayah himatabir hina Jesu biyan hitit mi’itube hibowabow naatu sabuw hibi’obaiyih ana tur hi’owen.
31 Tetapi banyak orang terus berdatangan ke tempat itu sehingga Yesus dan murid-murid-Nya tidak sempat istirahat, meski hanya sebentar untuk makan. Akhirnya Yesus berkata kepada mereka, “Mari kita pergi ke tempat yang sunyi supaya bisa beristirahat di sana.”
31 Naatu Jesu iuwih eo, “Tarabon tan efan sira’utubinamaim mar kafai taniyarir. Anayabin sabuw moumurih Jesu isan hirun hititit, ana bai’ufununayah bay men karam boro hitaa.
32 Maka mereka pergi naik perahu ke tempat yang sepi.
32 Imih akisihimo wa afe’en hisra’at hin efan ana sira’utubinamaim hitit.
33 Namun, orang-orang itu mengenali Yesus dan murid-murid-Nya dan melihat ke arah mana mereka pergi. Lalu mereka berjalan kaki untuk menyusul Yesus melalui jalan darat, bahkan ada yang berlari sehingga mereka tiba di tempat itu lebih dulu daripada Yesus dan para murid-Nya. Banyak orang lain dari berbagai kota juga berdatangan ke tempat itu.
33 Baise hinan sabuw moumurih na’in hi’itih hi’inanih, naatu hai bar hai merar hihamiyen aunah hi’iyon hina hima isan hikakaif na run,
34 Waktu Yesus turun dari perahu dan melihat banyak sekali orang sudah berkumpul di situ, Dia merasa kasihan kepada mereka, karena mereka seperti kawanan domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu Dia mulai mengajarkan banyak hal kepada mereka.
34 wa’ane bisure auman sabuw kou’ay gagamin hima’am itih iyababan, anayabin iti sabuw i sheep na’atube aurih nabatanenayan en, naatu busuruf sawar moumurih na’in i’obaibiyih.
35 Ketika hari semakin sore, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya, “Sekarang hari sudah mulai gelap, dan di sini daerah terpencil.
35 Veya ra’iy birabirab auman, ana bai’ufununayah hina biyan hitit hio, “Iti efan i yok na’in naatu veya i sawar,
36 Sebaiknya kita menyuruh mereka pergi ke desa-desa sekitar untuk membeli makanan, karena mereka tidak membawa makanan.”
36 sabuw kwiyafarih ten bar merar afa iti yubinamaim naatu masaw baremaim bay hinatobon hinaa.”
37 Tetapi Yesus berkata, “Kalian saja yang memberi mereka makanan.”
37 Baise Jesu iyafutih eo, “Kwa a efanamaim abisa ema’am i kwaitih te’aan.” Naatu hiya’afut hio, “Bay nati na’atube i boro sumar etei eight orot ta’imon ana baiyan ana fofonin tanatobon sabuw tanituwih.”
38 Lalu Yesus bertanya, “Ada berapa roti yang kalian punya? Coba hitung.”
38 Jesu ibatiyih, “Kwa rafiy fafar bai’ab isa tema’am? Kwan kwa’itin.” Hin hiso’ob hina ana tur hi’owen rafiy fafar etei five naatu siy rou’ab.
39 Kemudian Yesus menyuruh orang banyak itu duduk berkelompok-kelompok di atas rumput.
39 Imaibo Jesu eo, “Sabuw kwa’uwih matan, matan fotan gewasin yan timarir.”
40 Dan mereka semua duduk membentuk banyak kelompok. Setiap kelompok ada yang berisi lima puluh orang, ada juga yang seratus orang.
40 Naatu sabuw hi’uwih matan, matan fotan gewasin yan himarir, afa 100 na’atube afa 50 na’atube.
41 Lalu Yesus mengambil lima roti dan dua ikan tadi, memandang ke langit, dan mengucap syukur kepada Allah atas makanan itu. Kemudian Dia menyobek-nyobek roti dan menyuwir-nyuwir ikan itu, lalu terus memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan kepada orang banyak.
41 Jesu rafiy five naatu siy rou’ab auman bow au mar nuw ra’at God ana merar yi imseseben ana bai’ufununayah itih hibow sabuw hifaramih.
42 Semua orang makan sampai kenyang.
42 Sabuw etei nati bay hi’aa hai fofonin bai.
43 Sesudah itu para murid mengumpulkan roti dan ikan yang berlebih sebanyak dua belas keranjang.
43 Ana bai’ufununayah rafiy rebarebah, naatu siy turih sabuw hi’aa hibow sakasak etei 12 hiwan foten.
44 Jumlah orang yang ikut makan kira-kira lima ribu orang laki-laki, belum terhitung perempuan dan anak-anak.
44 Oro’orot bay hi’aa i etei 5,000.
45 Sesudah itu Yesus langsung menyuruh murid-murid-Nya naik perahu mendahului Dia ke kampung Betsaida di seberang danau, sementara Dia menyuruh orang banyak itu pulang.
45 Mar ta’imonamo Jesu ana bai’ufununayah iuwih wa hisra’at au Bethsaida wan iyafarih hirabon naatu i baise ma sabuw itubabarih hai ubar hin.
46 Kemudian Yesus pergi seorang diri ke bukit untuk berdoa.
46 Sabuw itubarih hinan ufunamaim yoyobanamih yen in oyaw wan tit.
47 Ketika hari sudah malam, murid-murid-Nya yang tadi naik perahu sudah sampai di tengah danau, sedangkan Yesus masih sendirian di darat.
47 Birabirab auman wa re in kuyowen naatu Jesu akisinamo i me yanamaim ma.
48 Dia melihat mereka kesusahan mendayung karena angin kencang bertiup dari arah berlawanan. Lalu waktu masih pagi-pagi buta, Yesus datang kepada mereka dengan berjalan di atas air, dan Dia berpura-pura mau melewati mereka.
48 Ana bai’ufununayah i’itih i hiboy hibi’akir, anayabin yourabad nahine bababin, mar tot auman Jesu tit riy yan bat remor in biyah tit tanatabirihimih.
49 — ausente —
49 Baise hinuw harew yan bat remor nan hi’itin ana veya wagabur mowan ta hirouw hitar koukuw.
50 — ausente —
50 Anayabin Jesu iti na’atube sinaf hi’itin i hibir men kikimin ta, baise Jesu matan kabiy iuwih eo, “Ya hinakwat! Men kwanabirumih! Ayu anan.”
51 Sesudah Yesus naik ke dalam perahu itu, angin pun langsung berhenti, sehingga mereka sangat kagum dan terheran-heran.
51 Naatu wa afe’en yen nuwarob eafuw ana bai’ufununayah hifofofor men kafaita.
52 Meskipun sudah melihat keajaiban yang Yesus lakukan dengan lima roti dan dua ikan itu, mereka tetap belum mengerti siapa Yesus sesungguhnya, karena hati dan pikiran mereka masih tertutup.
52 Anayabin rafiy bimasib ana kirikirifot men hiso’ob, baise dogorohine i fokar.
53 — ausente —
53 Naatu harew hirabon tafaram Genesaret imaim hirun hai wa hirouw,
54 — ausente —
54 wa’ane hitit hirara’iy ana veya sabuw Jesu hi’itin hi’inan.
55 Maka mereka berlari ke seluruh daerah itu untuk menyampaikan bahwa Yesus sudah kembali. Lalu penduduk di sekitar situ membawa orang-orang sakit kepada Yesus. Mereka memanggul orang sakit itu beserta alas tidurnya ke mana pun mereka mendengar Yesus berada.
55 Naatu nati tafaram wanawanan sabuw himatkabikabiy hinunuw sawusawuwih emo’em hiwan hi’abar Jesu ana tur hinonowar imaim hi’abar hin.
56 Kalau Yesus ada di suatu kota, kampung, atau rumah di luar kampung, mereka membawa orang-orang sakit ke tempat umum yang terdekat. Mereka memohon kepada-Nya supaya Dia mengizinkan orang-orang sakit itu menyentuh rumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menyentuh salah satu rumbai-Nya menjadi sembuh.
56 Bar merar kikimin o gagamin, naatu masaw bar imaim inan ana tur hinonowar, sawusawuwih hibow hitit ahar efanamaim hiya hifefeyan hai kok i mi’itube ana waifuw yomaninawat hitabutubun. Naatu sabuw etei Jesu hibubutubun iyawasih.

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Marcos 6, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.