Marcos 5

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI

Sair da comparação
AAI TUR GEWASIN O BAIBASIT BOUBUN
1 Sesudah itu, Yesus dan murid-murid-Nya tiba di seberang danau, yaitu daerah Gadara.
1 Jesu ana bai’ufununayah bairi harew Galilee hirabon hina tafaram Gerasa imaim hitit.
2 Saat Yesus turun dari perahu, seorang laki-laki yang dikuasai roh jahat langsung menemui-Nya. Orang itu keluar dari pekuburan yang ada di dekat pantai itu.
2 Jesu wa wanawanan tit bisure auman, mar ta’imonamo orot ta afiy kakafih hitounbubur ma’am rahane tit na biyan tit.
3 Dia tinggal di gua-gua pekuburan dan sangat ganas. Penduduk sekitar sudah berkali-kali berusaha mengikatnya, bahkan dengan rantai besi. Tetapi dia selalu berhasil lepas.
3 Iti orot i rahamaim in ma reremor, naatu sabuw murab fokarih anababatun hifafatum men karam.
4 Waktu kaki dan tangannya diikat dengan rantai besi, dia memutuskan rantai itu. Rantai yang di kakinya juga dia banting sampai hancur. Tidak ada seorang pun yang bisa menahannya.
4 Anayabin mar etei an uman murab fokarihimaim tefafatumen, baise eyi erab an uman murab tetoro’oro’omen naatu aur tetatafofor, fair kwanekwan men karam boro hitarouh.
5 Siang-malam dia berkeliaran di pekuburan itu dan bukit-bukit sekitarnya. Orang itu sering berteriak-teriak dan melukai badannya dengan batu.
5 Fai mar rahamaim naatu oyawemaim in ma itar koukuw taiyuwin biyan agimamaim bobeyabeyaten reremor.
6 Waktu melihat Yesus dari jauh, dia lari mendekat dan berlutut di hadapan-Nya.
6 Jesu no ef yokaika nan itin, nunuw in nanamaim ra’iy sun yowen. Demon mowan Jesu nanamaim sun eyoyowen|alt="demoniac kneel b4 Jesus" src="CN01710B.TIF" size="col" loc="Mrk 5.6" copy="©1978 David C. Cook Publishing Co." ref="5.6"
7 — ausente —
7 Naatu fanan aumetawat na’in iwow eo, “O ayu biyau’umaim abisa kukokok, Jesu God auyom ma’ama’anin Natun? God wabinamaim abifefeyan men biyababan initu’umih!”
8 — ausente —
8 Anayabin Jesu iu, “O afiy kakafin orot biyanane kutit!”
9 Lalu Yesus bertanya, “Siapa namamu?”
9 Naatu Jesu ibatiy, “O
10 Setan-setan itu berulang kali memohon kepada Yesus supaya Dia tidak mengusir mereka keluar dari daerah tersebut.
10 Naatu Jesu fefeyan kikin men hikok boro tiyafarih hitatit tafaram nati hitihamiy.
11 Waktu itu, di sisi bukit yang curam ada sekelompok besar babi peliharaan yang sedang makan.
11 For burut kakafin nati yubin heher ta sisibinamaim hima hi’u’ufar.
12 Setan-setan itu meminta kepada Yesus, “Izinkan kami masuk ke dalam babi-babi itu saja.”
12 Afiy kakafih Jesu hifefeyan hio, “Karam boro iti yafari atan for wanawanah atarun?”
13 Yesus pun setuju. Maka roh-roh jahat itu langsung keluar dari orang itu dan masuk ke dalam kawanan babi yang berjumlah sekitar 2.000 ekor. Lalu semuanya lari dan terjun dari pinggir jurang ke dalam danau sehingga mati tenggelam.
13 Jesu afiy kakafih baibasit itih, orot biyanane hitit hin for wanawanah hirun, for 2,000 na’atube heher sisibin hinunuw hira’iy harew yan hire hi’ar tomatom himorob.
14 Para penjaga babi itu lari dan menceritakan kejadian itu ke kota dan daerah sekitarnya. Kemudian orang-orang yang mendengar berita itu berdatangan untuk melihat apa yang sudah terjadi.
14 Orot iyab hima for hibituw hinunuw hin bar merar gagamin naatu bar merar afa hai tur hi’owen. Naatu sabuw abisa mamatar itininamih hitit hina.
15 Sewaktu tiba di tempat Yesus berada, mereka melihat orang yang tadinya dikuasai roh-roh jahat itu sedang duduk tenang dan sudah berpakaian. Pikirannya juga sudah sehat kembali. Karena itu mereka pun takut kepada Yesus.
15 Hina Jesu biyan hitit hinuwanuw orot afiy kakafih hitounbububur ma’am, i boun ana not rumutufur faifuw gewasin iyoun mare ma’am hi’i’itin ana maramaim hibir.
16 Para penjaga yang melihat sendiri kejadian itu menceritakan kembali kepada mereka tentang orang itu dan babi-babi tadi.
16 Sabuw iyab matah yan orot afiy hitounbububur ma’am isan mi’itube mamatar, naatu for isah abisa mamatar hi’i’itan sabuw hai tur hi’owen.
17 Sesudah mendengarkan cerita penjaga itu, orang banyak memohon dengan sangat supaya Yesus meninggalkan daerah mereka.
17 Naatu sabuw Jesu hifefeyan hai tafaram baihamiyinamih hiu.
18 Pada waktu Yesus naik ke perahu, orang yang tadinya dikuasai setan itu berkali-kali meminta kepada Yesus untuk diizinkan ikut bersama-Nya.
18 Jesu wa afe’en yenamih orot afiy hitounbububur ma’am na Jesu ifefeyan hairi namih.
19 Tetapi Yesus tidak setuju. Dia berkata kepada orang itu, “Pulanglah dan ceritakanlah kepada keluargamu serta orang-orang di kampungmu bagaimana Allah sudah mengasihani dan menolongmu.”
19 Baise Jesu men ibasit, naatu orot iu, “O kwen a bar hinat tamat naatu taituwa, Regah ana gewasin o isa sisinaf naatu ana kabeber bit i hai tur ku’owen.”
20 Maka orang itu pergi ke provinsi Sepuluh Kota dan menceritakan bagaimana Yesus sudah menolong dia dengan begitu luar biasa. Semua orang yang mendengar kesaksiannya itu amat terheran-heran.
20 Basit orot nati’imaim ihamiyih Bar Merar Etei Umat Roron imaim remor Jesu mi’itube biyawas sabuw hai tur eowen, naatu sabuw hinonowar i hifofofor men kafaita.
21 Sesudah Yesus dan murid-murid-Nya menyeberang dan tiba di sebelah barat danau Galilea, banyak orang datang mengelilingi Dia di pinggir danau.
21 Jesu ibanak maiye wa isra’at rabon harew rounane hitit, naatu re riy sisibin bat, imaibo sabuw moumurih na’in hina hi’arbebera’uh.
22 Seorang pemimpin rumah pertemuan orang Yahudi yang bernama Yairus juga datang. Waktu melihat Yesus, dia langsung berlutut di kaki-Nya
22 Naatu Kou’ay bar ana ukwarin orot wabin Jairus na tit, nuw Jesu i’itin ana maramaim na anamaim ra’iy.
23 dan memohon dengan sungguh-sungguh, “Tuhan, anak perempuan saya yang masih kecil sakit parah dan hampir mati. Tolong datanglah ke rumah saya dan sentuhlah dia supaya dia sembuh dan tidak mati.”
23 Naatu fefeyan kikin eo, “Ayu natu babitai i emomorob, akokok inan umamaim au kek biyan inabutun saise nayawas!”
24 Lalu Yesus dan murid-murid-Nya pergi bersamanya. Dalam perjalanan, banyak orang mengikuti mereka bahkan sampai berdesakan di sekeliling Yesus.
24 Naatu Jesu orot Jairus hairi hin, sabuw himour kwanekwan hibi’ufunun naatu yaten hiyey.
25 Di antara kerumunan itu, ada seorang perempuan yang sudah dua belas tahun menderita sakit pendarahan.
25 Wanawanahimaim i babin ta, baibin hai sawow bai ma kwamur etei 12 sawar.
26 Dia sudah menghabiskan semua uangnya untuk berobat ke banyak dokter, tetapi mereka tidak mampu menyembuhkannya. Segala pengobatan itu membuat dia tersiksa. Namun penyakitnya tidak membaik dan malah semakin parah.
26 I’akir manin na’in, adanafur bowayah ta ta isah run tit kabay gagamin na’in ibaiyanih, baise men yawas ta tita’ur ana sawowone i rara’at sasa.
27 Perempuan itu sudah mendengar tentang Yesus. Jadi dia mengikuti-Nya dari belakang di tengah orang banyak dan menyentuh jubah Yesus,
27 Jesu ana tur nowar, naatu sabuw wanawanahimaim inan babin Jesu ufunane tit ana faifuw butubun.
28 karena pikirnya, “Kalau aku menyentuh ujung jubah-Nya saja, aku pasti sembuh.”
28 Anayabin i na’at not, “Ayu ana faifuw ana butubun boro ana yawas.”
29 Sewaktu dia melakukannya, pendarahannya langsung berhenti dan dia merasakan bahwa tubuhnya tidak sakit lagi.
29 Naatu bubutubun mar ta’imonamo rara nununuw nutanub naatu biyan wanawanan naniyan tatatam nati bai’akirane yawas.
30 Saat itu juga Yesus mengetahui bahwa ada kekuatan yang keluar dari diri-Nya. Jadi Dia berbalik dan bertanya kepada orang banyak itu, “Siapa yang baru saja menyentuh jubah-Ku?”
30 Jesu fair biyanane titit i naniyan tatam, sabuw wanawanahimaim tatabir ibatiyih, “Yait ayu au faifuw butubun?”
31 Murid-murid-Nya menjawab, “Guru, Engkau melihat sendiri, begitu banyak orang yang berdesak-desakan di dekat-Mu. Tentu saja banyak orang yang tidak sengaja menyentuh jubah-Mu!”
31 Ana bai’ufununayah hiu, “O sabuw moumurih na’in yate teyey, naatu baise o kubibat, yait ayu butubuni?”
32 Tetapi Yesus terus melihat sekeliling untuk mencari orang yang sudah menyentuh jubah-Nya.
32 Baise Jesu bat inuwanuw menatan sisinaf itininamih.
33 Saat menyadari bahwa dirinya sudah sembuh, perempuan itu pun bersujud di kaki Yesus dengan gemetar dan takut, lalu menceritakan apa yang sudah dia lakukan.
33 Naatu babin biyanamaim abisa mamatar i so’ob, imih tit Jesu nanamaim ra’iy an uman hi’oror mi’itube isan mamatar etei eorerereb.
34 Maka Yesus berkata kepadanya, “Karena kamu percaya penuh kepada-Ku, kamu sudah sembuh. Sekarang pulanglah dengan hati tenang, karena kamu benar-benar sudah sembuh dari penyakitmu.”
34 Naatu babin iu, “Natu, o abaitumatumamaim iyawasi, tufuwamaim kwen, a bai’akirane o arufami kutitit.”
35 Ketika Yesus masih berbicara dengan perempuan itu, beberapa orang dari rumah Yairus datang dan berkata kepadanya, “Anak Bapak sudah meninggal. Jadi tidak usah kita merepotkan Guru lagi. Percuma.”
35 Jesu bat eo’o auman, sabuw afa Kou’ay Bar orot ukwarin ana barene hina Jairus hiu, “O natu babitai i morob, Bai’obaiyenayan men inarowenbibibir.”
36 Yesus juga mendengar berita itu, tetapi Dia langsung berkata kepada Yairus, “Jangan takut. Tetaplah percaya saja kepada-Ku.”
36 Abisa hio Jesu nowar, natu Jairus iu “Men inabir o initumatum.”
37 Lalu Dia melanjutkan perjalanan dengan Petrus, Yakobus, dan Yohanes saudara Yakobus. Yesus melarang orang lain ikut bersama mereka.
37 Sabuw etei eotanih hima, i Peter, James naatu John akisihimo iuwih bairi hin.
38 Sewaktu tiba di rumah Yairus, mereka melihat keadaan ribut karena orang-orang menangis dengan keras.
38 Hina Jairus ana bar hititit ana veya sabuw yababan gagamin na’in buwih fanah aumetawat na’in hima hirererey Jesu nowar.
39 Lalu Yesus masuk dan berkata kepada mereka, “Untuk apa kalian ribut dan menangis?! Anak itu tidak mati. Dia hanya tidur.”
39 Naatu bar wanawanan run sabuw iuwih, “Kwa aisim kwarererey? Iti kek i men morobomih, i matan fot inu’in.”
40 Orang-orang itu menertawakan Dia. Kemudian Yesus mengusir mereka semua keluar dan mengajak orangtua anak itu bersama ketiga murid-Nya masuk ke dalam kamar tempat anak itu terbaring.
40 Baise sabuw Jesu eo isan himarib. Naatu Jesu sabuw iuwih ufun hitit, kek hinah tamah naatu ana bai’ufununayah akisihimo hirun hin kek inu’inumaim hitit.
41 Sambil memegang tangan anak itu, Yesus berkata dalam bahasa mereka, “Talita kumi.” (Artinya, “Hai anak perempuan, Aku berkata kepadamu: Bangunlah!”)
41 Kek babitai umanamaim bai naatu iu, “Talitha koum!” Nati anayabin i iti na’atube, “Babitai kafai o au’uwi kumisir!”
42 Maka anak yang berumur dua belas tahun itu langsung bangun dan berjalan. Semua orang yang ada di situ terheran-heran.
42 Mar ta’imonamo babitai misir an yan bat remor, babitai ana kwamur 12 iti mamatar i hi’oror sa’ir hai kasiy ra’at hifofofor men kafaita.
43 Tetapi Yesus dengan tegas melarang mereka menceritakan hal itu kepada orang lain. Lalu Dia menyuruh orangtuanya, “Berilah makanan kepada anak itu segera.”
43 Jesu ofafarih uwih eo, “Men sabuw hai tur kwana’owenamih, bay kwabai babitai kwaitin eaan.”

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Marcos 5, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.