Marcos 14
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI
1 Dua hari sebelum Hari Raya Paskah, para imam kepala dan ahli Taurat mulai mencari cara untuk menangkap Yesus tanpa diketahui orang banyak, supaya mereka bisa membunuh Dia.
1 Tar Nowaten naatu Faraw Wanawanan Yeast En ana hiyuw i veya rou’ab nahimaim bat. Naatu firis ukwarih, Ofafar bai’obaiyenayah i wa’iwa’iramaim ef hinuwet mi’itube Jesu hitab hita’asabun isan.
2 Lalu mereka berkata, “Kita tidak boleh menangkapnya selama perayaan ini berlangsung, karena bisa saja terjadi kerusuhan di antara orang banyak yang mendukungnya.”
2 Naatu hio, “Men hiyuw tanabowabow wanawanan tanasinafumih, anayabin rakit boro tanaku’ub.”
3 Sesudah itu, Yesus bersama murid-murid-Nya pergi ke Betania dan makan di rumah Simon yang juga disebut Si Borok. Sementara mereka makan, masuklah seorang perempuan membawa minyak wangi yang sangat mahal. Minyak itu terbuat dari narwastu murni dan disimpan dalam botol yang terbuat dari batu putih. Dia memecahkan leher botol itu lalu menuangkan minyaknya ke atas kepala Yesus.
3 Jesu in Bethany orot Simon biyan kokom ani’anin ana bar wanawanan run, ma bay eaau basit babin ta kibub kabayamaim hikwak raiy yamurin gewasin hisuwai batabat bai narun, iti raiy i ana baiyan gagamin, kibub sikan ana gigiwaiyomaim takakir Jesu aribun yan isuwai re.
4 Tetapi beberapa orang yang melihat itu merasa geram dan berkata satu sama lain, “Itu pemborosan besar!
4 Sabuw afa nati’imaim hima’am hi’i’itin yah so’ar naatu taiyuwih hima higam hio, “Aisim iti raiy yamurin gewasin asir ebisuwai kwanikwaniy?
5 Minyak itu bisa dijual mahal sekali, lalu uangnya dapat kita bagi-bagikan kepada orang miskin!”
5 Iti raiy i 300 denari tafanamaim auman boro hitatubun naatu kabay sabuw bai’akirayah hitibaisih!” Naatu babin hi’i’iyab higam hiu kwanikwaniy.
6 Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Biarkanlah dia! Tidak usah kalian menegurnya. Perempuan ini sudah melakukan hal yang indah bagi-Ku.
6 Baise Jesu eo, “Babin kwaihamiy! Aisim kwaowa’awa’an? Sawar gewasin maiyow ayu isou sinaf.
7 Kesempatan untuk menolong orang miskin selalu ada, tetapi Aku tidak akan selalu ada bersama kalian.
7 Kwa boro mar etei bai’akirayah bairi kwanama, veya afa baibaisih isan kwanakokok boro kwanibaisih. Baise ayu boro men mar etei bairit tanama’amih.
8 Sebenarnya dengan menuangkan minyak wangi ke atas kepala-Ku, dia sudah mempersiapkan tubuh-Ku untuk dikuburkan. Jadi dia sudah melakukan yang terbaik bagi-Ku.
8 Babin abistan sisinaf i karam ayu isou sinaf, raiy yamurin gewasin biyau imaim isuwai re’er i ayu yanowahu biyau eyayabunai ufibo hinayai.
9 Aku menegaskan kepadamu: Selama Kabar Baik tentang Aku disebarkan ke seluruh dunia, apa yang dilakukan perempuan ini bagi-Ku akan terus diceritakan, sehingga orang akan selalu mengingat dia.”
9 Anababatun a tur ao’owen, iti Tur Gewasin tafaram tutufin wanawanan hinao hinabibinan, iti babin abisa sisinaf sabuw boro isan hinao naatu hinanuh.”
10 Lalu Yudas dari desa Kariot, salah satu dari kedua belas murid Yesus, pergi kepada imam-imam kepala untuk memberitahukan bahwa dia bersedia membantu mereka menangkap Yesus.
10 Imaibo Judas Iscariot Jesu ana bai’ufununayan orot ta nah 12 wanawanahimaim tit in firis ukwarih biyah tit saise ef tanuwet Jesu umahimaim tayai hitarab tamorob.
11 Mendengar hal itu, mereka senang sekali dan berjanji memberikan sejumlah uang kepadanya. Lalu Yudas mulai mencari kesempatan untuk menyerahkan Yesus kepada mereka.
11 Naatu abistanawat eo hinonowar hiyasisir men kafaita, naatu kabay baitinin isan hi’omatan. Judas misir ef ana gewasin nuwet imaim Jesu tab titih hita’asabun isan.
12 Hari pertama Perayaan Roti Tidak Beragi sudah tiba, yaitu hari di mana semua domba Paskah dipotong. Lalu murid-murid Yesus bertanya kepada-Nya, “Guru, di mana Engkau mau mengadakan perjamuan Paskah? Biar kami pergi ke sana untuk menyiapkannya.”
12 Faraw Wanawanan Yeast En ana hiyuw aa ana veya wantoro’ot ebubusuruf, nati’imaim Tar Nowaten ana hiyuw aa isan bobaituw sheep natunatuh wabih lamb imaim terouw tisisibor. Imih Jesu ana bai’ufununayah hibatiy, “O kukokok boro menamaim Tar Nowaten ana hiyuw ana bogaigiwas o isa?”
13 Yesus pun menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan, “Pergilah ke Yerusalem. Di sana kalian akan bertemu dengan seorang hamba laki-laki yang sedang membawa bejana tanah liat berisi air. Ikutilah dia.
13 Basit Jesu ana bai’ufununayah orot rou’ab eobaimanih eo, “Kwanan bar oto’otowen kwanatitit nati’imaim orot ta boro noukwatamaim harew nahun na’abar nan bairi kwanitar,
14 Waktu dia masuk ke dalam rumah, ikutlah masuk ke sana dan katakanlah kepada pemilik rumah itu, ‘Pak, Guru kami menanyakan kepada Bapak: Di manakah tempat Dia dan murid-murid-Nya akan makan perjamuan Paskah?’
14 naatu kwani’ufunun bairi kwanan, bar menatan erur imaim kwanarun. Nati’imaim bar matuwan kwanau, ‘Bai’obaiyenayan ebibat bar awan menatan ayu au bai’ufnunayah bairi Tar Nowaten ana hiyuw anaa?’
15 Nanti orang itu akan menunjukkan satu ruangan besar di lantai atas yang sudah lengkap dengan meja dan perabot lainnya. Siapkanlah perjamuan Paskah kita di sana.”
15 Naatu bar tafantoro’ot awan ta gewasin hiyabun inu’in nabi’obaiyi imaim kwanabogaigiwas.”
16 Maka kedua murid itu pergi ke Yerusalem dan mereka menemukan segala hal tepat seperti yang sudah Yesus katakan kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan makanan Paskah di situ.
16 Bai’ufnunayah hitit hin bar oto’otowen hitit naatu Jesu iu’uwih na’atube sawar etei’imak hitita’uren, naatu Tar Nowaten ana hiyuw hibogaigiwas.
17 Malam harinya, Yesus datang bersama murid-murid-Nya.
17 Veya re birabirab Jesu ana bai’ufununayah 12 bairi hina
18 Waktu mereka sedang makan, Dia berkata kepada mereka, “Aku menegaskan kepadamu: Salah seorang dari kalian yang makan bersama-Ku ini akan menyerahkan Aku kepada orang-orang yang memusuhi-Ku.”
18 hima bay hi’aa wanawanan Jesu misir eo, “Anababatun a tur ao’owen kwa wanawananamaim orot ta boro babau nao anamorob, nati orot i ayu airi efan ta’imon ama a’au.”
19 Mendengar itu, mereka sangat sedih dan bergiliran bertanya kepada Yesus. Murid yang satu berkata, “Pasti bukan saya, ya Tuhan?” Dan yang lain juga bertanya, “Semoga bukan saya, ya?”
19 Bai’ufununayah gubamih hurir himisir ta’ita’imon Jesu hibabatiyih, “O kunotanot ayu ai en?”
20 Jawab Yesus, “Salah satu orang di antara kalian yang mencelupkan roti ke dalam mangkuk ini bersamaan dengan-Ku akan menjual Aku.
20 Jesu iyafutih eo, “Kwa na 12 wanawanamaim yait ana rafiy nab ayu airi tew yan anabubutu’ub orotoban nati.
21 Karena seperti yang sudah ditulis dalam Kitab Suci, Aku, Sang Anak Adam, memang sudah ditetapkan untuk mati dibunuh, tetapi celakalah orang yang menyerahkan Aku untuk dibunuh! Lebih baik kalau orang itu tidak pernah dilahirkan.”
21 Orot Natun i boro namorob Bukamaim hikikirum na’atube, baise yait Orot Natun baban eo emomorob i boro bai’akir kakafin maiyow nab, gewasin nati orot iti tafaramaim men tatufuw.”
22 Dalam perjamuan itu, Yesus mengambil sebuah roti dan mengucap syukur kepada Allah. Lalu Dia menyobek-nyobek roti itu, dan sambil memberikannya kepada para murid, Dia berkata, “Ambillah roti ini dan makanlah. Inilah tubuh-Ku.”
22 Bay hi’aa wanawanan Jesu rafiy bai merar yi yoyoban sawar imasib, ana bai’ufununayah itih eo, “Kwabai kwa’aan, iti i ayu biyou.”
23 Sesudah itu, Yesus mengambil cawan berisi air anggur lalu mengucap syukur kepada Allah. Kemudian Dia memberikannya kepada mereka supaya setiap orang bergiliran minum dari cawan itu.
23 Naatu kerowas bai God ana merar yi sawar, ana bai’ufununayah itih etei’imak hitom.
24 Saat memberikan cawan itu, Dia berkata, “Inilah darah-Ku yang akan ditumpahkan untuk banyak orang. Darah kematian-Ku menjadi tanda bahwa perjanjian yang baru antara Allah dan manusia sudah disahkan.”
24 Naatu iuwih eo “Iti i ayu au rara au Obaibasit Boubun kwa etei isa abisuwai.
25 Kata Yesus lagi, “Aku menegaskan kepadamu: Aku tidak akan minum anggur seperti ini lagi sampai tiba waktunya kerajaan yang dijanjikan Allah sudah nyata. Pada saat itu barulah Aku akan minum air anggur baru.”
25 Anababatun a tur ao’owen, Ayu iti wine boro men anatom maiye, anama’am wine boubun Tamai ana aiwobomaimibo anatom.”
26 Sesudah menyanyikan sebuah lagu pujian kepada Allah, Yesus bersama murid-murid-Nya pergi ke Bukit Zaitun.
26 Naatu ew hitabor sawar himisir hitit hin Olive oyawemaim hitit.
27 Dalam perjalanan, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Malam ini kamu masing-masing akan berhenti percaya kepada-Ku dan meninggalkan Aku. Karena harus terjadi sesuai dengan yang tertulis dalam Kitab Suci, di mana Allah berkata,
27 Jesu ana bai’ufununayah hai tur eowen eo, “Kwa etei’imak boro kwanabihir ayu kwanihamiyu, anayabin Bukamaim iti na’atube hikirum.”
28 Tetapi sesudah Allah membangkitkan Aku kembali dari kematian, Aku akan mendahului kalian ke Galilea.”
28 Baise morobone ana mimisir ufunamaim ayu boro wan anan Galilee anatit.”
29 Lalu Petrus berkata, “Mungkin teman-teman lain akan berhenti percaya dan meninggalkan Engkau, tetapi saya tidak!”
29 Peter iya’afut eo, “Au ofonah boro hinabihir, baise ayu boro men anihamiy ana bihiramih.”
30 Jawab Yesus kepadanya, “Aku menegaskan kepadamu: Malam ini sebelum ayam berkokok dua kali, kamu sudah tiga kali mengaku tidak kenal Aku.”
30 Jesu Peter isan eo, “Anababatun a tur ao’owen boun gugumin o mar tounu ayu inayayoubu ufunamaim kokorere boro mar rou’ab nao’o inanowar.”
31 Tetapi Petrus menjawab lagi dengan tegas, “Kalau pun harus mati bersama Engkau, saya siap! Karena saya tidak akan pernah mengatakan bahwa saya tidak mengenal Engkau!” Semua murid yang lain juga berkata begitu.
31 Peter fair raro’on rab eo, “Ayu boro men kafa’imo nati tur ana’omih, ayu o airit morobomih wabin abatun.” Naatu bai’ufununayah etei’imak tur ta’imon hio.
32 Sesudah Yesus dan murid-murid-Nya sampai di suatu taman yang bernama Getsemani, Dia berkata kepada mereka, “Kalian duduk di sini dulu, sementara Aku pergi berdoa.”
32 Naatu hina efan wabin Gethsemane imaim hitit, Jesu ana bai’ufununayah isah eo, “Iti’imaim kwanama ayu anan anayoyoban.”
33 Lalu Yesus mengajak Petrus, Yakobus, dan Yohanes ikut bersama-Nya. Waktu itu Dia mulai merasakan ketakutan hebat dan kegelisahan yang mendalam.
33 Peter, James, naatu John buwih bairi hin. Dogoron wanawanan busuruf yababan naatu biyababan ana bit tatam.
34 Kata Yesus kepada mereka, “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Kalian tetaplah di sini. Teruslah terjaga dan jangan tidur.”
34 Naatu ana bai’ufununayah nah tounu isah eo, “Dogorou wanawanan yababan i ra’at kwanekwan kafa’imo nimfufuru, imih iti’imaim kwamare naatu mata nanuw kwanama.”
35 Yesus pun berjalan sedikit jauh dari mereka, lalu sujud dan berdoa supaya Dia— kalau Allah menghendaki— bisa lepas dari kesusahan yang sudah dekat.
35 Jesu in kafa’imo yumatan aubabe me yan ra’iy naatu yoyoban saife ef tama’am na’at bai’akir ana veya tanan men tab.
36 Yesus berdoa, “Abba, Bapa, Engkau mampu melakukan segala sesuatu. Tolong lepaskan Aku dari kesusahan ini! Tetapi janganlah kehendak-Ku yang terjadi. Biarlah kehendak Bapa saja yang jadi.”
36 Jesu yoyoban eo, “Tamai, Taimaya! Sawar etei i hamehamen karam boro inasinaf iti biyababan ana kerowas biyau’umaim kubosair, men ayu au kok baise o a kok.”
37 Sesudah selesai berdoa, Dia kembali kepada ketiga murid-Nya tadi dan mendapati mereka sedang tidur. Lalu Dia berkata kepada Petrus, “Simon, apakah kamu tidur? Ternyata kamu tidak sanggup menahan kantuk satu jam saja!”
37 Naatu Jesu matabir maiye nan ana bai’ufununayah nah tounu hi’inu’in itih Peter isan eo, “Simon o mata fot ku’inu’in? Karam boro one hour ana fofonin mata hitanuw bairit tatama?”
38 Kata Yesus lagi, “Jangan tidur. Berdoalah terus supaya kamu masing-masing tidak berdosa waktu iblis mencobaimu. Memang rohmu ingin berbuat yang baik, tetapi tubuhmu tidak sanggup.”
38 Nah tounu isah eo, “Mata to’iwa’an kwayoyoban saise men routobon kwanab, ayub i ekokok baise biya i himorob.”
39 Lalu Yesus kembali ke tempat yang tadi untuk berdoa, dan doa-Nya pun sama seperti sebelumnya.
39 Jesu matabir maiye yoyobanamih in, tur ta’imonabanak eo yoyoban.
40 Selesai berdoa, Dia kembali dan mendapati mereka sedang tertidur lagi karena terlalu mengantuk. Yesus menegur mereka, tetapi ketiganya diam saja karena sangat malu dan tidak tahu harus menjawab apa.
40 Naatu matabir maiye nan ana bai’ufununayah biyah tit matah koun bit sawar hi’inu’in itih, naatu Peter tur o isan kasiy awan bit.
41 Sesudah itu Yesus pergi lagi berdoa untuk ketiga kalinya. Dan waktu kembali kepada mereka, Dia berkata, “Sudah cukup kalian tidur dan istirahat! Lihat, tiba waktunya Aku, Sang Anak Adam, diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.
41 Jesu mar baitounin matabir maiye na ana bai’ufununayah biyah tit eo, “Kwa i boro’ika kwai’in kwabiyarir? Kwaiyariraka! Mata tenuw. Orot Natun i sabuw kakafih umahimaim hiyai hinab hinafatumimih.
42 Bangunlah, mari kita pergi! Dia yang menyerahkan Aku sudah datang.”
42 Kwamisir tan, kwa’itin, orot yanuwayan i natitaka, nabuwu’umih.”
43 Waktu Yesus masih berbicara, tiba-tiba Yudas, yaitu salah satu dari kedua belas murid-Nya, datang bersama segerombolan besar orang yang bersenjatakan pedang dan batang kayu pemukul. Mereka adalah suruhan para imam kepala, ahli Taurat, dan pemimpin orang Yahudi.
43 Jesu ana tur eo sawara’e, bai’ufununayah nah 12 wanawanahimaim Judas yanuwayan, firis ukwarih, Ofafar bai’obaiyenayah naatu regaregah ai’in kou’ay gagamin kaiy kefat auman Judas nawiyih bairi hina hitit.
44 Sebelumnya Yudas sudah memberitahu mereka, “Orang yang saya peluk, itulah Yesus. Tangkap dia dan bawa pergi dengan penjagaan ketat!”
44 Yanuwayan i kou’ay eobaimanih, “Orot menatan ayu anab ana mamamay kwa a kok orotoban nati, kwanab kwanafatum naatu kwanakaif auman kwanan.”
45 Waktu Yudas tiba, dia langsung mendekati Yesus dan berkata, “Salam, Guru.” Lalu dia memeluk Yesus.
45 Basit hina hititit ana veya Judas mutufor in Jesu biyan tit eo, “Bai’obaiyenayan!” Naatu mamay.
46 Maka orang-orang itu segera menangkap Yesus.
46 Naatu Jesu hibai hirab hifatum.
47 Tetapi salah satu murid Yesus mengeluarkan pedangnya dan menyerang seorang budak imam besar. Dia memotong salah satu telinganya.
47 Baise orot ta nati’imaim batabat kaiy bai firis ukwarin ana akir wairafin tainin buru’um.
48 Lalu Yesus berkata kepada orang banyak itu, “Ternyata kalian pikir Aku ini penjahat, sehingga kalian merasa harus mengajak rombongan besar yang bersenjata ke sini!
48 Jesu awan tara’ah kou’ay isah eo, “Kwa a kaiy, a kefat kwaiteten kwanan ayu fatumu’umih ana itinin ayu i bainowan orot na’atube.
49 Padahal setiap hari kalian melihat Aku mengajar di teras rumah Allah. Kenapa kalian tidak menangkap Aku di sana?! Tetapi hal ini sudah ditetapkan untuk terjadi pada-Ku sesuai dengan yang tertulis dalam Kitab Suci.”
49 Mar etei Tafaror Baremaim ama abibinan men imaim kwatafatumu? Baise abisa Bukamaim hi’o hikikirum i nan niturobe.”
50 Pada waktu itu semua murid-Nya lari meninggalkan Dia.
50 Nati’imaim ana bai’ufununayah etei’imak hihamiy hibihir.
51 Seorang pemuda berusaha mengikuti Yesus dari belakang. Dia hanya berpakaian kain halus. Mereka hampir menangkap dia juga dengan memegang kain itu,
51 Orot boubun ta ana faifuw baban akisin ius Jesu bi’ufunun, hisinaftobon hitab hitafatumimih,
52 tetapi dia melepaskan kainnya dan lari telanjang.
52 baise ana faifuwawat hibai i segar bihir.
53 Sesudah itu mereka membawa Yesus ke rumah imam besar. Semua anggota sidang Mahkamah Agama Yahudi sedang berkumpul di situ, yakni para imam kepala, pemimpin Yahudi, dan ahli Taurat.
53 Firis Gagamin, orot ai’in, Ofafar bai’obaiyenayah, etei hiru’ay hima’am Jesu hibai hina firis ukwarih ana baremaim hirun.
54 Sementara itu, Petrus mengikuti Yesus dari jauh sampai ke halaman rumah imam besar. Di sana dia duduk bersama para pengawal di dekat api unggun untuk menghangatkan badan.
54 Peter ef yokaika i’ufnunih bairi hina Firis Gagamin ana bar merar hitit imaim ma’utenayah wairaf hi’asir hima rararih i na bairi hima rarih.
55 — ausente —
55 Firis ukwarih naatu kanisel ana kou’ay sabuw tutufin etei hisinaftobon baifuwen tur hibow hitit saise imaim Jesu hita’asabun isan, baise ana kakafin men ta hitita’urimih.
56 — ausente —
56 Sifrubonayah moumurih maiyow Jesu isan hifufuwen, baise hai tur hio men Jesu sisinafumaim hi’o’omih.
57 Lalu beberapa orang berdiri dan memberikan kesaksian palsu tentang Dia,
57 Naatu sabuw afa himisir Jesu isan baifuwen tur hibow hit hio.
58 “Kami pernah mendengar Yesus berkata, ‘Aku akan membongkar rumah Allah yang dibangun dengan tangan manusia, dan dalam waktu tiga hari aku akan membangun kembali yang baru, yang tidak dibangun dengan tangan manusia.’”
58 “Aki eo anowar, ‘Sabuw umahimaim Tafaror Bar hiwowowab ayu boro anataraboun nare naatu veya tounu ufunamaim boro ana wowab maiye, men sabuw umahimaim hiwowowab na’atube.’”
59 Tetapi bahkan tentang hal itu tidak ada kesaksian yang sama persis untuk saling mendukung.
59 Baise hai tur hio men ta sisinafumaim hi’o’omih.
60 Lalu imam besar berdiri di hadapan mereka dan berkata kepada Yesus, “Kenapa kamu tidak menjawab?! Jawablah semua tuduhan berat terhadapmu itu!”
60 Imaibo Firis Gagamin misir sabuw nahimaim bat Jesu ibatiy, “Orot hairi sif hirurubon inowar naatu boro hai tur wan inay ai en?”
61 Tetapi Yesus tetap diam dan tidak menjawab apa-apa.
61 Baise Jesu men kafa’imo tur ta eomih, Firis Gagamin ibanak ibatiy maiye, “O i Roubininayan God Baigegewasinayan Natun?”
62 Yesus pun menjawab, “Ya, benar. Dan kalian akan melihat Aku, Sang Anak Adam, duduk di tempat yang paling terhormat di samping Yang Mahakuasa. Dan ketika Aku datang kembali dari surga, kalian akan melihat Aku di antara awan-awan.”
62 Jesu iya’afut eo, “Ayu i Natun, naatu kwa etei boro Orot Natun God fairin uman asukwafune namare rofom wanawanan nanan kwana’itin!”
63 Mendengar jawaban itu, imam besar merobek-robek baju yang dipakainya dan berkata, “Buat apa kita mencari saksi-saksi lain lagi?!
63 Naatu Firis Gagamin iti tur nonowar ana faifuw bow seb naatu eo, “Aki men akokok sif rubonayah!
64 Kalian sudah mendengar sendiri bagaimana dia menghina Allah! Jadi bagaimana menurut kalian?”
64 Baigigimen tur eo kwanowar, mi’itube kwanotanot?” Etei’imak hio, “I bowabow kakafin sinaf naatu i boro namorob?”
65 Sesudah itu ada di antara mereka yang mulai meludahi Dia. Mereka juga menutup mata-Nya dengan sepotong kain, dan sambil memukuli Dia mereka berkata, “Kalau kamu seorang nabi, coba tebak, siapa nama orang yang baru saja memukulmu!” Kemudian penjaga-penjaga imam besar itu pun memukuli Yesus sambil membawa Dia keluar.
65 Sabuw afa Jesu yumatan hikwaitututur naatu matan faifuwamaim hisum hirab hio, “Kuo anowar yait o rabi?” Ma’utenayah auman rebareban hifafar.
66 Waktu semua itu terjadi, Petrus masih menghangatkan badannya di dekat api di halaman rumah imam besar. Lalu datanglah seorang pembantu perempuan imam besar.
66 Peter ufun bar meraraka ma’am basit Firis Gagamin ana akirwairafin babitai na sisibinamaim tit,
67 Waktu dia memperhatikan Petrus di terang api, pembantu itu berkata kepadanya, “Kamu juga salah satu pengikut Yesus orang Nazaret itu, bukan?”
67 Naatu Peter ma wairaf rarar babitai bat itin kikin naatu eo, “O auman Jesu airi Nazarethane kwana.”
68 Tetapi Petrus menyangkalnya, “Saya tidak mengerti maksudmu.” Lalu Petrus pergi ke pintu pagar depan. Pada saat itu juga ayam berkokok.
68 Baise Peter youb, “Ayu men aso’ob o abitur ku’o.” Basit i bar merar ana etawan gagamin ufunane tit, naatu kokorere eo.
69 Waktu pembantu perempuan itu melihat Petrus lagi, dia mulai berkata kepada orang-orang yang ada di situ, “Orang ini juga salah satu dari pengikut Yesus.”
69 Akir babitai Peter itin maiye, naatu nati’imaim sabuw hibatabat tur ta’imon hai tur eowen, “Iti orot i Jesu ana bai’ufununayan ta!”
70 Tetapi Petrus menyangkal lagi, “Bukan!”
70 Baise Peter ibanak youb maiye, hima kikimin sabuw bairi hibatabat Peter hiu, “Tur anababatun o i Jesu ana bai’ufununayan orot ta, anayabin o auman i Galilee orot.”
71 Lalu Petrus dengan tegas bersumpah, “Saya tidak kenal orang itu! Kalau saya bohong, biarlah TUHAN yang di surga menghukum saya!”
71 Peter eobaifaro eo, “Anababatun a tur ao’owen, God baimakiy nitu ayu ana bifufuwen na’at, ayu nati orot men aso’ob!”
72 Saat itu ayam berkokok untuk kedua kalinya. Lalu Petrus teringat apa yang Yesus katakan kepadanya malam itu, “Sebelum ayam berkokok dua kali, kamu sudah tiga kali mengaku tidak kenal Aku.” Petrus pun langsung menangis dengan sangat sedih.
72 Mar ta’imonamo kokorere mar bairou’abin eo, naatu imaibo Peter nuhin taseb Jesu mi’itube eo not, “Kokorere mar rou’ab nao ana veya o boro mar tounu ayu inayoubu.” Naatu Peter busuruf rerey.
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Marcos 14, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.