Lucas 24

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI

Sair da comparação
AAI TUR GEWASIN O BAIBASIT BOUBUN
1 Pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, para perempuan tadi dan beberapa wanita lain pergi ke kuburan Yesus dengan membawa rempah-rempah harum dan minyak wangi yang sudah mereka siapkan.
1 Sunday maraumanika baibin raiy hibogaigiwas hi’inu’in hibow hin rah yan hitit.
2 Sesudah tiba di sana, mereka melihat batu penutup kuburan itu sudah terguling.
2 Naatu hin rah yan hitit ana veya kabay gagamin Jesu ana hub awan hiya’afut inu’in hifururuw tit hub awan asir inu’in hi’itin.
3 Mereka pun memasuki kuburan itu, tetapi mayat Tuhan Yesus sudah tidak ada di sana.
3 Basit wanawanan hirun hin, baise Regah Jesu biyan men hitita’urimih.
4 Sementara mereka masih kebingungan melihat kubur yang kosong, tiba-tiba muncullah dua malaikat berdiri di dekat mereka. Keduanya tampak seperti laki-laki dengan pakaian yang bersinar.
4 Nati’imaim hai kasiy ra’at hibat hibinubunibun naniyan meyemeye orot rou’ab hai bonamanamarin auman sisibihimaim himatar hibat.
5 Dengan ketakutan, para perempuan itu bersujud dengan muka sampai ke tanah. Lalu kedua malaikat itu berkata kepada mereka, “Kalian tidak usah mencari Orang yang hidup di tempat orang-orang mati!
5 Baibin hai bir ra’at nahimaim yumatah au babe me yan hire, baise orot rou’ab hi’uwih hio, “Kwa aisim orot yawasin isan sabuw murubin hai efanamaim kwanunuwih?
6 Yesus tidak ada lagi di sini. Dia sudah hidup kembali. Ingatlah yang sudah Dia katakan kepada kalian ketika masih di Galilea,
6 Iti’imaim boro men kwana’itin, i morobone misir maiye! Galilee imaim bairi kwama’am ana veya tur abisa eo i kwanotanot.
7 yaitu, ‘Supaya nubuatan para nabi ditepati, Sang Anak Adam akan diserahkan ke tangan orang-orang berdosa, mati disalibkan, dan akan hidup kembali pada hari yang ketiga.’”
7 ‘Orot Natun i boro hinab sabuw kakafih umahimaim hinayai, hina’onaf, naatu veya tounu ufunamaim morobone nayawas maiye.’”
8 Para perempuan itu pun teringat akan kata-kata Yesus,
8 Imaibo baibin ana tur eo nuhih taseb hinot.
9 lalu mereka meninggalkan kuburan dan pergi memberitahukan seluruh kejadian itu kepada kesebelas murid Yesus dan semua pengikut-Nya yang lain.
9 Naatu rahane himatabir maiye hina bar hitit. Sawar abisa’awat hi’i’itah ana bai’ufununayah nah 11 naatu bai’ufununayah afa nati baremaim hima’am auman hai tur hi’owen.
10 Para perempuan yang pergi ke kubur Yesus antara lain Maria dari kampung Magdala, Yohana, Maria ibu Yakobus, dan beberapa orang lain. Mereka itulah yang menyampaikan kejadian tadi kepada para rasul Yesus, yaitu murid-murid-Nya.
10 Baibin iyabowat sawar hi’itah hina Jesu ana tur abarayah hai tur hio’owen wabih i Mary Magdalin, Joanna naatu Mary, James hinah naatu baibin afa auman.
11 Tetapi bagi murid-murid-Nya, berita itu seperti omong kosong saja. Mereka tidak percaya pada kesaksian para perempuan itu.
11 Baise Jesu ana tur abarayah baibin hio men hitumatum, anayabin hai tur hinonowar naniyan i tamim tao kwanekwan na’atube.
12 Walaupun begitu, Petrus bangkit berdiri dan berlari ke kuburan Yesus. Sambil membungkuk dia melihat ke dalam gua kuburan, tetapi yang ada di situ hanyalah kain kafan bekas pembungkus mayat Yesus. Dengan terheran-heran dia pulang dan bertanya-tanya dalam hati apa yang sudah terjadi.
12 Baise Peter misir nunuw in rah yan tit, hub wanawanan kwaf nuwariy faifuwawat hi’inu’in itah, basit abisa mamatar isan erebainotanot auman matabir in.
13 Pada hari yang sama, dua orang pengikut Yesus sedang dalam perjalanan ke kampung Emaus, yang berjarak kira-kira sebelas kilometer dari Yerusalem.
13 Nati veya ta’imon Jesu ana bai’ufununayah orot rou’ab Jerusalemane hin bar merar ta wabin Emmaus imaim hitit. Jerusalem in Emmaus titit ana fofonin i 11 kilometres na’atube.
14 Sambil berjalan mereka bercakap-cakap tentang semua peristiwa yang sudah terjadi selama itu.
14 Baise iti orot rou’ab efamaim sawar abisa’awat himamatar isah hairi hio hidudur hinan ana veya,
15 Sementara mereka sedang berbincang dan bertukar pikiran, Yesus sendiri datang mendekati mereka lalu berjalan bersama mereka.
15 Jesu ufuhine natit botanih bairi hita’imon hiremor hin.
16 Memang keduanya melihat Dia, tetapi seperti ada suatu penghalang yang membuat mereka tidak mengenali-Nya.
16 Naatu bairi hinan i hi’itin baise men kafa’imo hi’inan.
17 Yesus bertanya kepada mereka, “Apa yang sedang kalian bicarakan dalam perjalanan ini?— sampai membuat muka kalian begitu sedih.”
17 Jesu ibatiyih, “Kwa abisa isan tura airi kwaidudur auman kwanan?” Naatu orot rou’ab hinutanub yah rererey yen hibat.
18 Salah satu dari mereka yang bernama Kleopas menjawab, “Mungkin hanya Bapak satu-satunya pendatang di Yerusalem yang belum tahu tentang kejadian-kejadian yang terjadi beberapa hari terakhir ini.”
18 Orot ta wabin Cleopas ibatiy eo, “Jerusalem wanawanan o akisimo nanawan orot, imih sawar abisa fai fur wanawanan mamatar o men iso’obamih?”
19 Lalu tanya Yesus, “Kejadian apa?”
19 Jesu ibatiyih, “Sawar abistan?”
20 Tetapi imam-imam kepala dan para anggota Mahkamah Agama kami sudah menyerahkan dia kepada penguasa Romawi untuk dihukum mati, lalu dia disalibkan.
20 Baise aki ai firis ukwarih naatu bonawiyenayah orot ukwarih hibai Roman gawan hitin, morobomih eo ibasit naatu hibai hin hi’onaf morob.
21 Padahal sebelumnya kami berharap dialah yang akan membebaskan orang Israel dari penjajahan Romawi. Ternyata dia bukanlah Raja Penyelamat yang kami nanti-nantikan, karena sekarang dia sudah mati, dan ini hari yang ketiga.
21 Aki anotanot iti orot boro Israel sabuw baiyawasih arouw nuhifot ama’am, baise iti orot hirab momorob i veya boun tounu sawar.
22 Tadi pagi, beberapa perempuan dari kelompok kami mengejutkan kami dengan berita yang aneh. Pagi-pagi sekali mereka sudah pergi ke kuburan Yesus,
22 Naatu baibin afa aki ai kou’ayomaim boun maraumanika hin rah yan hititit biyan hiboyouw
23 tetapi mereka tidak menemukan mayatnya di sana. Lalu mereka kembali dan memberitahu kami bahwa mereka melihat dua malaikat, dan kedua malaikat itu mengatakan bahwa Yesus sudah hidup kembali.
23 naatu himatabir hina hio, ‘Aki tounamatar ai’itih, naatu tounamatar ai tur hi’owen Jesu i morobone misir maiye.’ Iti na’at hio aki aoror sa’iri ai kasiy ra’at.
24 Beberapa orang sahabat kami pergi juga ke kuburan itu dan ternyata mereka pun tidak melihat mayat Yesus di sana, tepat seperti kata perempuan-perempuan itu.”
24 Basit ai kou’ayomaim sabuw afa hin rah yan hit abisa baibin hio hinowar na’atube hi’itah, baise Jesu men hi’itinimih.”
25 Kemudian Yesus menjawab mereka berdua, “Wah! Ternyata kalian belum memahami dan sangat sulit mempercayai nubuatan para nabi!
25 Imaibo Jesu iuwih eo, “Kwa i kwabikoko’aw, aisim dinab oro’orot abisa hio hikikirum men fudir rerekab kwabitumatumamih!
26 Seharusnya kamu tahu bahwa sebelum Kristus masuk ke dalam kemuliaan-Nya, Dia sudah ditetapkan untuk menderita lebih dulu.”
26 Keriso iti sawar etei isah ni’akir biyan nababan saise ana aiwob maramaim narun nabi’aiwob isan men kwaso’ob?”
27 Lalu Yesus menjelaskan segala sesuatu yang tertulis dalam Kitab Suci mengenai diri-Nya, mulai dari Kitab Musa sampai semua kitab para nabi.
27 Imaibo Jesu taiyuwin isan aneika Moses ana Buk kikirum imaim busuruf idudur rena God ana dinab oro’orot hai Buk hikikirum imaim tit.
28 Hari sudah sore ketika mereka bertiga mendekati kampung Emaus. Yesus berbuat seolah mau meneruskan perjalanan-Nya.
28 Naatu bar merar hinuh hinanamaim hititit auman, Jesu bar merar ta namihibe iwa’an hi’itin.
29 Tetapi kedua orang itu mendesak Dia dengan berkata, “Tinggallah bersama kami karena matahari hampir terbenam dan hari sudah mau gelap.” Maka Yesus pun setuju dan ikut bermalam bersama mereka.
29 Baise hi’otan hio, “Veya sawar naatu mar efof imih tarun bairit ta’in.” Iti na’at hio itin, basit bairi inumih hirun.
30 Waktu mereka duduk untuk makan bersama, Yesus mengambil roti dan mengucap syukur kepada Allah. Dia menyobek-nyobek roti itu lalu memberikannya kepada mereka.
30 Bay aa isan Jesu bairi himare, eof rafiy bai God ana merar yi sawar imasib itih.
31 Pada saat itulah tiba-tiba mata mereka terbuka dan mengenali Yesus. Tetapi Dia langsung menghilang dari hadapan mereka.
31 Imaibo hairi matah to iwa’an hi’inan, baise marta’imon na’am sa’iwa’an.
32 Lalu kedua orang itu berkata satu sama lain, “Oh, pantas saja semangat kita begitu menyala-nyala dalam perjalanan tadi, ketika Dia berbicara dan menjelaskan isi Kitab Suci kepada kita!”
32 Hairi himisir hio, “Efamaim tanan Buk Atamaninamaim bidudur dogorot ahayabe yiy naniyan itatam?”
33 Saat itu juga, walaupun sudah malam, keduanya bangkit berdiri dan kembali ke Yerusalem. Di sana mereka menemui kesebelas murid Yesus yang sedang berkumpul bersama para pengikut-Nya yang lain,
33 Basit himisir himatabir maiye hin Jerusalem hitit, nati’imaim bai’ufununayah nah 11 naatu afa auman hiru’ay hima’am hi’itih,
34 lalu memberitahukan, “Tuhan Yesus benar-benar sudah hidup kembali dan sudah memperlihatkan diri-Nya kepada Petrus!”
34 hai tur hi’owen hio, “Tur anababatun Regah i morobone misir maiye Simon isan irerereb.
35 Kedua orang itu juga menceritakan apa yang mereka alami dalam perjalanan ke Emaus, dan bagaimana mereka mengenali Yesus ketika Dia menyobek-nyobek roti.
35 Orot rou’ab efamaim abisa mamatar naatu mi’itube rafiy imasib bitih ana veya’amaim matah to iwa’an hi’i’inan etei hidudur turahinah hinowar.
36 Ketika mereka berdua masih berbicara, tiba-tiba Yesus sendiri berdiri di antara mereka dan memberi salam kepada mereka, “Biarlah kalian merasa tenang di hati!”
36 Orot rou’ab iti na’atube hima hio hinonowar auman naniyan meyemeye Regah nah yan foun matar bat iuwih eo, “Tufuw isa nama.”
37 Mereka semua kaget dan takut karena menyangka sedang melihat hantu.
37 Etei hi’oror, hai bir ra’at, hinotanot i yoyom mowan itinin hirouw.
38 Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Tidak usah terkejut dan bimbang!
38 Baise Jesu iuwih eo, “Aisim kwabirubir naatu aisim a not boro’ika tekakasiy?
39 Ini Aku! Lihatlah kedua tangan dan kedua kaki-Ku! Peganglah dan lihatlah sendiri. Aku punya tulang dan daging. Jadi Aku bukan hantu!”
39 Au umau kwa’itah, naatu biyau kwabutubun finimu au rakit naniyan kwatatam, saise kwanaso’ob iti i anababatun ayu, anayabin yoyom i aurih finimih en.”
40 Sesudah berkata begitu, Yesus memperlihatkan kedua tangan dan kedua kaki-Nya kepada mereka.
40 Iti ra’at eo sawar basit an uman i’obaiyih hi’itan.
41 Tetapi mereka belum juga percaya sepenuhnya karena terlalu bersukacita dan terheran-heran melihat Yesus. Karena itu Yesus berkata kepada mereka, “Apakah kalian punya makanan di sini?”
41 Baise men kafa’imo hitumatumamih, hai kawasa ra’at hikasiy auman, basit Jesu ibatiyih, “Kwa bay urey ta kwayai inu’in?”
42 Lalu mereka memberikan sepotong ikan bakar dan sepotong sarang madu kepada-Nya.
42 Siy baibitab finimin reban hibai hitin
43 Dia pun mengambil dan memakannya di hadapan mereka semua.
43 naatu nahimaim bat eaan hi’itin.
44 Lalu Dia berkata kepada mereka, “Sekarang Aku ulangi lagi apa yang pernah Aku katakan kepada kalian, ‘Segala nubuatan yang tertulis tentang diri-Ku dalam kitab hukum Taurat, kitab para nabi, dan kitab Mazmur harus ditepati.’”
44 Imaibo hai tur eowen eo, “Ayu i sawar iti isah bairit tama’ama ana veya a tur aowen. Sawar abisa ayu isau mataramih Moses ana Bukamaim, dinab hai Bukamaim na’atube Psalms imaim hio hikikirum hina hiturobe.”
45 Kemudian Yesus menerangi pikiran mereka sehingga mereka bisa memahami isi Kitab Suci.
45 Imaibo hai not botawiy Buk Atamaninamaim abisa isan hio hikikirum naniyan hibai.
46 Lalu Dia berkata kepada mereka, “Inilah yang sudah dinubuatkan dalam Kitab Suci tentang Aku: ‘Sesuai dengan rencana Allah, Kristus akan menderita dan pada hari yang ketiga akan hidup kembali dari kematian.
46 Naatu iuwih eo, “Abisa hio hikikirum anayabin i iti, Keriso i ni’akir biyan nababan namorob, naatu veya tounu ufunamaim boro nayawas maiye namisir.
47 Lalu, dimulai dari Yerusalem, utusan-utusan-Ku akan mengabarkan berita keselamatan kepada segala bangsa, supaya mereka bertobat dan dosa-dosa mereka diampuni.’
47 Saise i wabinamaim ya baikitabir naatu notawiyen ana tur Jerusalemamaim an hinayai hinabinan hinatit hinan tafaram tutufin etei hinanowar.
48 Kalianlah saksi mata yang akan Aku utus untuk memberitakan tentang semua kejadian itu.
48 Imih kwa abisa matamaim kwa’i’itin i kwanakubuna sabuw etei hai tur kwana’owen hinanowar.
49 Dan kepada kalian Aku akan mengutus Penolong yang sudah dijanjikan Bapa-Ku. Tinggallah di kota ini sampai Allah memperlengkapi kalian dengan kuasa dari surga.”
49 Jerusalemamaim kwanama ayu Tamai abisa baitimih eo’omatani marane aniyafar nare a fair kwanab.”
50 Kemudian Yesus mengajak mereka ke luar dari kota Yerusalem, yaitu ke daerah kampung Betania. Di sana Dia mengangkat kedua tangan-Nya untuk memberkati mereka.
50 Imaibo nawiyih bairi Jerusalem hihamiy hitit hin Bethany hitit, nati’imaim uman bora’ah isah yoyoban igegewasinih.
51 Selagi Dia sedang memberkati mereka, terangkatlah Dia ke surga dan tidak kelihatan lagi.
51 Bigegewasinih auman ihamiyih earura’ah yen in mar wanawanan run.
52 Mereka semua sujud menyembah-Nya, lalu kembali ke Yerusalem dengan penuh sukacita.
52 Hibora’ara’ah yasisir yah awan karatan auman himatabir maiye hin Jerusalem hitit.
53 Mereka selalu memuji-muji Allah dan hampir tidak pernah meninggalkan teras rumah Allah. Amin.
53 Nati’imaim mar etei hin Tafaror Baremaim God ana merar hiyiy naatu hibobora’ara’ah.

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Lucas 24, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.