João 8
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI
1 Tetapi Yesus pergi ke Bukit Zaitun.
1 Imaibo Jesu Olive Oyaw na’at tit yen in.
2 Pada hari berikutnya, pagi-pagi benar Dia kembali ke salah satu teras rumah Allah, dan banyak orang datang kepada-Nya. Lalu Dia duduk dan mengajar mereka.
2 Maraumanika Jesu matabir maiye Tafaror Bar ana meraramaim bat, sabuw moumurin maiyow hiru’ay hi’arbebera’uh naatu i busuruf ma sabuw i’ubaibiyih.
3 Kemudian para ahli Taurat dan beberapa anggota kelompok Farisi datang membawa seorang perempuan kepada Yesus. Perempuan itu tertangkap basah berbuat zina. Mereka memaksa dia berdiri di depan orang banyak itu
3 Ofafar bai’obaiyenayah naatu Pharisee babin turan aawan hairi hi’inu’in hibai hina hirun. Naatu hi’u kou’ay nahimaim bat.
4 lalu berkata kepada Yesus, “Guru, perempuan ini tertangkap basah sedang berbuat zina.
4 Naatu Jesu isan hi’o, “Bai’obaiyenayan, iti babin i turan aawan hairi hi’inu’in atita’ur.
5 Menurut hukum Taurat, orang seperti ini harus dilempari batu sampai mati. Tetapi menurutmu bagaimana?”
5 Ofafaramaim Moses aki iti na’atube eobaiyuni, babin yait ta iti na’atube nasisinaf boro kabayamaim anarab namorob. O a not ta ema’am boro inao.”
6 Mereka bertanya seperti itu karena mereka sudah sepakat kalau jawaban Yesus tidak sesuai dengan hukum Taurat, mereka berencana untuk menyalahkan Dia. Tetapi Yesus hanya menunduk dan menulis dengan jari-Nya di tanah seolah-olah tidak mempedulikan mereka.
6 Iti baibat hibai hititit i mi’itube Jesu hitikubibiruw, saise abitur ta’o na’at imaim hitabat ubar hititin isan.
7 Ketika para pemimpin masih terus mendesak-Nya untuk memberi jawaban, Yesus mengangkat kepala dan berkata kepada mereka, “Siapa di antara kalian yang merasa dirinya tidak pernah berbuat dosa, biarlah dia yang lebih dulu melempari perempuan ini dengan batu.”
7 Hi’u hibibabatiy anamaramaim, Jesu nakwetan tara’ah naatu isah eo, “O yait aur bowabow kakafin men nama’am na’at, o wan kabay kubai babin isan kurouw.”
8 Kemudian Dia menunduk lagi dan menulis di tanah.
8 Naatu i kwafure maiye me yan ma kubebebeyan.
9 Mendengar jawaban Yesus itu, mereka pergi satu per satu mulai dari yang paling tua, sampai akhirnya tinggal Yesus sendiri di situ bersama perempuan itu. Dan perempuan itu masih berdiri di tempatnya.
9 Iti tur hinonowar anamaramaim ta’ita’imon hitabartaitit hin, oro’orot atamanih wan hi’iyon hibusuruf hitit. Babin akisinamo hihamiy Jesu nanamaim bat
10 Yesus berdiri dan bertanya kepadanya, “Di manakah orang-orang yang menuduh engkau tadi? Apakah tidak ada yang mau menghukummu?”
10 Jesu totofar misir babin itin basit isan eo, “Babin iti sabuw menika hin? Naatu yait ta o isa rouw’ouri ai en?”
11 Perempuan itu menjawab, “Tidak ada, Tuan.”
11 Babin eo, “Regah men yait ta ema’am.” Naatu Jesu eo, “Basit gewasin! Ayu auman men karam boro anibatiyi. Kwen, iti boun inabubusuruf bowabow kakafih men inasinaf maiye.”
12 Sesudah itu Yesus kembali berbicara kepada orang banyak. Dia berkata, “Akulah terang dunia. Setiap orang yang mengikut Aku tidak akan hidup dalam kegelapan. Karena terang-Ku akan menerangi dia dan membawanya kepada hidup yang kekal.”
12 Jesu sabuw isah eo maiye, “Ayu i tafaram ana marakaw. Yait ayu ebi’ufnunu i boro men guguminamaim naremor, baise i boro yawas ana marakaw nab.”
13 Lalu orang-orang Farisi berkata kepada-Nya, “Tetapi tidak ada saksi yang mendukung pengakuanmu itu! Jadi kami tidak bisa percaya pada perkataanmu!”
13 Pharisee Jesu isan hi’o, “Iti tur ku’o’o i o taiyuw isa ku’o’orerereb naatu abistan o ku’o’orerereb i men turobe.”
14 Jawab Yesus kepada mereka, “Walaupun hanya Aku sendiri yang menjadi saksi atas pengakuan-Ku, tetapi yang Aku sampaikan itu tetap benar. Karena Aku tahu dari mana Aku datang dan ke mana Aku akan pergi, sedangkan kalian tidak tahu apa-apa tentang Aku.
14 Jesu iyafutih eo, “Ayu taiyuwu isou ana’orerereb na’at, ayu ao’orereb i turobe, anayabin ayu aso’ob menane ana naatu menamaim ananan. Baise ayu menane ana naatu menamaim ananan kwa i men kwa so’ob.
15 Kalian menyalahkan Aku menurut penilaian manusia duniawi, tetapi Aku datang ke dunia ini bukan untuk menjatuhkan hukuman kepada manusia.
15 Kwa sabuw hai itininamaim kwa’itih kwabibabatiyih. Ayu men yait ta ana itininamaim aitin abibabatiyimih.
16 Kalau Aku mengadili orang, Aku akan mengadilinya dengan adil, sebab Aku tidak mengadili sendirian, tetapi bersama-sama dengan Bapa-Ku yang sudah mengutus Aku.
16 Baise ayu anabibatiyi na’at, ayu au baibatiyen i turobe. Anayabin ayu i men akisu. Ayu Tamai iyunu anan i airi ama’am.
17 Dalam kitab Taurat, Musa sudah memberikan peraturan bahwa ketika mengadili orang, paling sedikit harus ada dua orang saksi mata yang mengatakan hal yang sama, sebelum hakim dapat membenarkan atau mempersalahkan orang yang dituduh.
17 Kwa taiyuw a’ofafaramaim iti na’atube hikirum, anamaramaim sifroubonayan orot rou’ab te’orereb tebibasit nati i turobe.
18 Nah, yang memberi kesaksian tentang diri-Ku ada dua: Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, dan Bapa yang mengutus Aku juga bersaksi tentang Aku.”
18 Ayu i orot ta taiyuwu isou ao’orereb; Tamai ayu iyunu anan ayu au sifroubounayan ta.”
19 Lalu mereka bertanya kepada-Nya, “Di mana bapamu itu?”
19 Naatu sabuw hibatiy, “O Tamat i menamaim ema’am?” Jesu iyafutih eo, “Kwa ayu men kwaso’ob na’atube Tamai auman men kwaso’ob. Kwa ayu kwatasusu’ubu na’at Tamai auman boro kwatasu’ub.”
20 Yesus mengatakan semua itu ketika Dia mengajar di teras rumah Allah, di mana terdapat beberapa kotak untuk menaruh sumbangan uang. Walaupun Dia mengajar di depan umum di tempat itu, tidak ada yang berusaha untuk menangkap-Nya karena belum tiba waktunya Dia ditangkap.
20 Iti tur i tafaroror bar wanawanan kabay teya’ay ana efan sisibinamaim Jesu ma i’obaibiyih. Men yait ta bai fatumimih, anayabin i ana veya men baimih.
21 Yesus berkata lagi kepada orang banyak itu, “Aku akan pergi meninggalkan kamu. Lalu kamu akan mencari Aku, dan kamu akan mati tanpa pengampunan atas dosa-dosamu. Kamu tidak bisa datang ke tempat Aku pergi.”
21 Jesu ibanak isah eo maiye, “Ayu boro kwa anihamiyi anan, naatu kwa boro ayu isou kwananuwet naatu kwa a kakafih wanawanahimaim boro kwanamorob. Ayu menamaim ananan kwa boro men imaim kwanan.”
22 Lalu para pemimpin Yahudi bertanya satu sama lain, “Apakah dia mau bunuh diri? Mungkin itu sebabnya dia berkata, ‘Kamu tidak bisa datang ke tempat Aku pergi.’”
22 Naatu Jew hai ukwarih hi’o, “I eo, ayu menamaim anan kwa men karam kwanan. Iti eo anayabin i boro taiyuwin na’asabun?”
23 Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Kalian berasal dari bawah sini, sedangkan Aku berasal dari atas sana. Kalian berasal dari dunia ini, tetapi Aku bukan dari dunia ini.
23 Baise Jesu eo maiye in, “Kwa i babe ma’ani, Ayu i yate ma’anu. Kwa i tafaram nowan, baise ayu i men tafaram nowan.
24 Itu sebabnya Aku berkata kepada kalian bahwa kamu masing-masing akan mati tanpa pengampunan atas dosa-dosamu. Ya, seperti itulah yang akan terjadi kepada kamu semua kalau kalian tidak percaya bahwa Akulah Dia yang kalian nanti-nantikan.”
24 Ayu ao kwanowaraka, ayu men kwanasu’ubu kwanabitutumu na’at, kwa boro anababatun a kakafih wanawanahimaim kwanamorob. Ayu’uban tur iti ao’o.”
25 Kemudian mereka berkata, “Tidak mungkin! Kamu pikir siapa dirimu sampai berani berkata begitu?!”
25 Hibatiy hio, “O i yait?” Jesu iyafutih eo, “Tabubusurufika kwa a tur aowen taremor tana.
26 Sebenarnya masih ada banyak hal yang bisa Aku sampaikan untuk menyatakan dosa-dosa kalian. Tetapi Aku hanya menyampaikan sesuai dengan apa yang Aku dengar dari Bapa yang mengutus-Ku. Dia menyampaikan yang benar saja, dan itu jugalah yang Aku sampaikan kepada kalian di dunia ini.”
26 Kwa isa ayu boro tur moumurika anao anibabatiyi. Baise yait ayu iyunu anan i turobe? Naatu abistan i eo anonowar ayu sabuw hai tur ao’owen.”
27 Tetapi mereka tidak mengerti bahwa Yesus berbicara tentang Bapa-Nya yang ada di surga, bukan yang di dunia ini.
27 Jesu Tamah isan sabuw hai tur eo’eowen naniyan men hibai.
28 Karena itu, Yesus berkata kepada mereka, “Pada waktu kalian menaikkan dan menggantung Aku, saat itulah kalian akan tahu: Sesungguhnya, Akulah Sang Anak Adam yang kalian nanti-nantikan itu. Dan kalian akan menyadari bahwa semua yang Aku lakukan dan ajarkan sama sekali bukan dari pikiran-Ku sendiri, melainkan hanya berdasarkan apa yang sudah diajarkan oleh Bapa-Ku.
28 Imih Jesu eo, “Orot Natun kwanabobora’ah anamaramaim, kwa boro kwanaso’ob; Ayu i Yait; naatu ayu men taiyuwu au kokomaim asisinafumih, baise Tamai abistan tur mutufor bi’obaiyu’umaim ao’o.
29 Bapa yang mengutus-Ku selalu bersama dengan-Ku. Dia tidak pernah meninggalkan Aku, karena Aku selalu melakukan apa yang menyenangkan hati-Nya.”
29 Naatu yait ayu iyunu anan airi ama’am i men ihamiyu, anayabin mar etei i ana kokomaim asisinaf isan ebiyasisir.”
30 Mendengar Yesus berbicara seperti itu, banyak orang menjadi percaya kepada-Nya.
30 Nati eo’omaim sabuw moumurih maiyow hitumitum.
31 Lalu Yesus berkata kepada orang Yahudi yang sudah percaya kepada-Nya, “Kalau kalian tetap mengikuti ajaran-Ku, berarti kalian benar-benar pengikut-Ku.
31 Imih Jesu Jew sabuw iyab i hibitumatum isah eo, “Ayu au bai’obaiyen kwanabubukikin na’at, kwa i anababatun ayu au bai’ufununayah,
32 Kalian akan menerima ajaran-ajaran yang benar, dan ajaran benar itulah yang akan membebaskan kalian.”
32 naatu kwa boro turobe kwanaso’ob naatu turobe boro imaim narufami kwanatit.”
33 Kemudian ada yang berkata kepada-Nya, “Kami adalah keturunan Abraham! Kami tidak pernah menjadi budak bangsa lain. Mengapa kamu berkata bahwa kami akan dibebaskan?”
33 Sabuw hiya’afut hi’o, “Aki Abraham ana a’agir. Naatu aki men yait ta ana akir wairafin. Mi’itube inarufami anatit isan kuo’o?”
34 Jawab Yesus kepada mereka, “Aku menegaskan kepadamu bahwa perkataan-Ku ini benar: Setiap orang yang berbuat dosa sudah menjadi budak dari dosa yang dia perbuat.
34 Jesu sabuw isah eo, “Turobe a tur ao’owen, o yait ta bowabow kakafin kukusisinaf i bowabow kakafin ana akir wairafin imatar.
35 — ausente —
35 Akir wairafin taitin tuwahinah wanawanahimaim i boro namarorore, baise Natun i ana efan wanatowan.
36 — ausente —
36 Imih Natun kwa narurufami, kwa i anababatun narufami,
37 — ausente —
37 Ayu aso’ob kwa i Abraham ana a’agir, baise kwa i ef kwanunuwet ayu kwana’asbunu. Anayabin kwa dogor wanawanan, ayu au tur ana efan i men ema’am.
38 Yang Aku ajarkan adalah hal-hal yang sudah dinyatakan Bapa kepada-Ku. Tetapi kalian hanya melakukan apa yang kalian pelajari dari bapak kalian.”
38 Ayu Tamai ana taragub wanawanan abistan i’obaiyu ai’itin i a tur ao’owen, naatu kwabo tamat demon hi’o kwanonowar na’at kwasisinaf.”
39 Mereka menjawab, “Kami adalah keturunan Abraham.”
39 Sabuw hiya’afut hi’o, “Abraham i aki tamai.” Jesu eo maiye, “Kwa Abraham natunatun na’at kwa boro i sisinafube kwatasinaf.
40 Aku menyampaikan kepada kalian ajaran benar yang Aku dengar dari Allah, tetapi kalian berusaha membunuh-Ku! Abraham tidak pernah berbuat begitu!
40 Itinin i iti. God anababatun au tur eowen ao kwanonowar isan kwa a not kwabobaifufun ayu asabunu’umih. Abraham iti na’atube men sinaf.
41 Jadi sudah jelas bahwa kalian bukan keturunan Abraham, karena kalian mengikuti contoh bapak lain.”
41 Kwa tamatanah mi’itube hisisinaf na’atube kwasisinaf.” Sabuw hiya’afut hi’o, “Aki Tamai i ta’imon God akisinamo, aki i men ometakek aki i natunatun anababatun.”
42 Lalu Yesus berkata lagi kepada mereka, “Kalau benar Allah itu Bapa kalian, pasti kalian akan mengasihi Aku, sebab Aku datang dari Allah. Aku datang bukan karena kemauan-Ku sendiri, tetapi Dialah yang mengutus Aku ke dunia ini.
42 Jesu sabuw isah eo, “God kwa Tamat na’at ayu boro kwatiyabuwu, anayabin ayu Godane ana naatu boun iti bairit tama’am. Ayu men taiyuwu au kokomaim anamih, baise i ayu iyunu ana.
43 Dan inilah sebabnya kalian tidak bisa mengerti kata-kata-Ku: Karena kalian menolak menerima ajaran-Ku.
43 Aisimamih ayu tur ao’o naniyan men kwabaib? Abistan ayu ao men kwananonowar anayabin kwa tain i gugurih.
44 Bapa kalian adalah iblis! Itulah sebabnya kalian senang melakukan kemauannya. Dari permulaan, iblis adalah pembunuh, dan dia selalu melawan ajaran benar karena dia membenci semua hal yang benar. Dia suka menipu karena memang itulah sifat aslinya. Dia adalah penipu dan bapa dari semua penipu.
44 Kwa i tamat demon mowan natunatun, naatu kwa a kok i tamat esisinafube kwani’ufunun. Aneika i asbunubunuwenayan, i men turobe’emaim batamih, anayabin i wanawanan turobe en. Baifufuwen nati i ana tur, anayabin i baifufuwenayan naatu baifufuwenayah etei tamah.
45 “Sedangkan ajaran-Ku adalah benar. Karena itulah kalian tidak mungkin percaya kepada-Ku!
45 Baise ayu tur anababatun ao’o, kwa i men kwabitutumu.
46 Kalian sama sekali tidak dapat membuktikan bahwa Aku pernah berbuat dosa. Jadi kalau Aku mengajarkan ajaran yang benar, kenapa kalian tidak percaya Aku?
46 O yait ta karam ayu au kakafin inaorerereb? Ayu turobe ana’o na’at, aisim men kwabitutumu?
47 Setiap orang yang dimiliki Allah pasti akan mendengarkan ajaran Allah. Ternyata kalian tidak mau mendengarkan ajaran-Nya! Berarti, sudah terbukti bahwa kalian bukan milik Allah.”
47 Yait Godamaim ema’am naatu ana tur enonowar i i God nowan. Kwa tur men kwanonowar anayabin Kwa i men God nowan.”
48 Lalu para pemimpin Yahudi itu langsung menghina Dia, “Kamu adalah orang Samaria yang sudah gila dan kerasukan setan!”
48 Jew sabuw Jesu hiya’afut hi’o, “Aki’ima turobe ao’o, oma Samaria mowan naatu demon hitounbuburi kuma’am.”
49 Yesus menjawab, “Aku tidak kerasukan. Aku bekerja untuk memuliakan Bapa-Ku, tetapi kalian menghina Aku.
49 Jesu iya’afutih eo, “Ayu men demon hitounbuburu ama’am. Ayu Tamai akisinamo akakakafiy, baise kwa ayu men kwakakafiyu.
50 Aku tidak mencari pujian untuk diri-Ku sendiri. Tetapi ada Satu yang menginginkan agar Aku dihormati. Dialah juga yang sedang membela Aku.
50 Ayu men taiyuwu wabu bora’ara’ahin isan anunuwet, baise orot ta i ayu isou akisinamo nanuwet naatu i boro ayu nibabatiyu.
51 Aku menegaskan kepadamu bahwa perkataan-Ku ini benar: Semua orang yang mengikut ajaran-Ku tidak akan mengalami kematian yang selama-lamanya.”
51 Tur anababatun au’uwi, yait ayu au tur ebobosiyasiyar boro men namorob.”
52 Lalu orang Yahudi itu berkata lagi kepada-Nya, “Sekarang sudah jelas bahwa kamu ini gila dan kerasukan setan! Abraham sudah mati, nabi-nabi juga sudah mati, tetapi kamu berkata, ‘Semua orang yang mengikut ajaranku tidak akan mati untuk selama-lamanya.’
52 Jew sabuw Jesu isan hi’o, “Aki bounabo aso’ob o i demon hitoububuni kuma’am! Abraham morob naatu dinab oro’orot himorob, baise o ku’o’o yait ta ayu au tur nabobosiyasiyar boro men namorob.
53 Keterlaluan sekali kamu! Jadi kamu merasa dirimu lebih hebat daripada Abraham, bapa kita yang sudah mati. Semua nabi juga sudah mati. Kamu pikir kamu ini siapa?!”
53 Aki tamai Abraham i morob o men taiyuw inabora’ahi Abraham inanatabir? Naatu God ana dinab auman himorob. O kunotanot o i yait?”
54 Lalu Yesus menjawab, “Kalau Aku bekerja mencari hormat untuk diri-Ku sendiri, kalian tidak usah percaya Aku. Tetapi Yang menghormati-Ku adalah Bapa-Ku, yaitu Dia yang kalian sebut sebagai Allahmu.
54 Jesu iya’afutih eo, “Ayu taiyuwu anabobora’ahu na’at ayu au bora’ara’aten anayabin en. Ayu Tamai kwa a God kwarouw kwa’o’o i akisinamo ayu ebobora’ara’ahu.
55 Tetapi kalian belum mengenal Dia. Akulah yang mengenal Dia. Kalau Aku mengatakan bahwa Aku tidak mengenal Dia, berarti Aku sudah menjadi penipu sama seperti kalian. Tetapi Aku mengenal Dia, dan Aku selalu menaati perintah-Nya.
55 Kwa i men kafa’imo kwasu’ub, baise ayu asu’ub. Ayu men su’ubin anarouw ana’o na’at, ayu boro baifuwenayan kwa ana karam, baise ayu i asu’ub naatu i ana tur abobosiyasiyar.
56 Nenek moyang kalian Abraham menyaksikan saat Aku datang ke dunia ini, dan dia sangat bersukacita.”
56 Kwa tamat Abraham ayu au na ana veya nuw i’itin i iyasisir naatu veya na titit isan i kawasa.”
57 Maka kata mereka kepada Yesus, “Apa?! Umurmu belum sampai lima puluh tahun, dan kamu mengaku sudah melihat Abraham!”
57 Jew sabuw Jesu isan hi’o, “O a kwamur i men 50 baimih naatu mi’itube Abraham i’itin.”
58 Yesus menjawab mereka, “Aku menegaskan kepadamu bahwa sebenarnya, sebelum Abraham lahir, Aku sudah ada.”
58 Jesu iyafutih eo, “Anababatun a tur ao’owen, ayu wan ama’abo Abraham tufuw.”
59 Mendengar perkataan Yesus itu, mereka langsung mengambil batu untuk melempari Dia sampai mati. Tetapi tiba-tiba Yesus membuat diri-Nya tidak terlihat, lalu pergi meninggalkan rumah Allah dengan melewati mereka begitu saja.
59 Nati isan sabuw kabay hi’o’on Tafaror Bar wanawanan hitarabimih baise Jesu sabuw umah aren sorabon ufun tit.
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar João 8, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.