João 20
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI
1 Dua hari kemudian, masih pagi-pagi buta pada hari Minggu, Maria yang berasal dari desa Magdala pergi ke kuburan Yesus. Sesampainya di sana, dia melihat batu besar penutup kuburan itu sudah dipindahkan.
1 Fur an bubusuruf, maraumanika Mary Magdalin eregugumin auman in hubemaim tit, nuwanuw hub awan kabay hifururuw tit inu’in itin. |alt="women see stone rolled away" src="cn01850B.tif" size="col" loc="Jhn 20.1" copy="©1978 David C. Cook Publishing Co." ref="John 20.1"
2 Lalu dia berlari menemui Petrus yang juga disebut Simon, dan juga saya, yaitu murid yang sangat dikasihi Yesus. Maria berkata kepada kami, “Orang-orang sudah mengambil mayat Tuhan dari kuburan-Nya, dan kita tidak tahu di mana mereka menaruhnya!”
2 Imih i matabir erenunuw in Simon Peter biyan naatu bai’ufununayan orot ta Jesu biyabuw i hairi biyah tit naatu eo, “Sabuw hina Regah biyan hubemaim hibosair naatu i menamaim hiya’iy, it men taso’ob.”
3 Mendengar itu, kami berdua cepat-cepat pergi ke kuburan Yesus.
3 Imih Peter naatu bai’ufununayan orot ta hairi hub itinamih hin.
4 Kami sama-sama berlari, tetapi saya lebih cepat daripada Petrus sehingga sampai lebih dulu.
4 Naatu hairi erenununuw hin, baise bai’ufununayan orot ta Peter i gegesair i wan in hubemaim tit.
5 Lalu saya menunduk dan melihat ke dalam kuburan itu, tetapi yang tampak hanyalah kain pembungkus mayat Yesus. Saat itu saya tidak masuk ke dalam.
5 Naatu i kwafure nuwariy waifuw Jesu hisumisum inu’in itin baise men runamih.
6 Begitu Petrus tiba, dia masuk ke dalam dan melihat tempat kain itu ditaruh.
6 Naatu Simon Peter, uf nunuw na tit naatu in hub wanawanan run, waifuw Jesu hisum inu’in itin.
7 Dia juga melihat bahwa sehelai kain lain, yang dipakai untuk membungkus kepala Yesus, sudah terlipat dan ditaruh terpisah dari kain panjang pembungkus tubuh-Nya.
7 naatu murubih tesumasum ana faifuw Jesu nukwarin himetan auman inu’in itin. Nati waifuw i taiyuwinawat nu nabin in, men Jesu biyan hisumisum aumanamih.
8 Kemudian saya masuk dan melihat semuanya itu. Saat itulah saya mulai percaya bahwa Yesus sudah hidup kembali dari kematian.
8 Naatu bai’ufunenayan orot ta wan na hubamaim titit, i auman run. Itin itumatum.
9 (Pada waktu itu, kami belum mengerti bahwa Kristus sudah ditetapkan untuk hidup kembali dari kematian sesuai dengan yang tertulis dalam Kitab Suci.)
9 Naatu Buk Atamaninamaim eo i men hiso’ob, Jesu i boro morobone namisir.
10 Lalu kami berdua kembali ke tempat tinggal kami.
10 Naatu bai’ufnunenayah himatabir hai ubar hin.
11 Tetapi Maria masih berdiri menangis di luar kuburan. Sambil menangis, dia menunduk dan melihat ke dalam kuburan.
11 baise Mary hub ufunane bat rererey. Rerey auman kwafure hub wanawanan nuwariy
12 Lalu dia melihat dua malaikat berpakaian putih sedang duduk di tempat bekas mayat Yesus ditaruh, yang satu di bagian kepala, yang lain di bagian kaki.
12 naatu tounamatar rou’ab hai waifuw kwes Jesu inu’in ana efanamaim hima’am, ta nukwarinane ta anane.
13 Kedua malaikat itu bertanya kepadanya, “Ibu, kenapa menangis?”
13 I babin hibatiy, “O aisim kurererey?” Babin eo, “Au Regah hibosair hibai hin menamaim hiyai, naatu ayu men aso’ob.”
14 Sesudah berkata begitu, dia berbalik. Lalu tampaklah Yesus sedang berdiri di hadapannya, tetapi Maria tidak mengenali-Nya.
14 Iti na’atube eo ana veya tatatabir Jesu nati’imaim batabat itin, baise i men so’ob nati i Jesu.
15 Yesus berkata kepadanya, “Ibu, kenapa menangis? Ibu cari siapa?”
15 Jesu eo, “Babin, o aisim kurererey? O i yait kununuwih” Babin notanot i masaw bowayan ta, imih i eo, “O inab inanan na’at, kuo anowar menamaim iyai saise ayu anan anab.”
16 Lalu Yesus berkata kepadanya, “Maria!”
16 Jesu babin isan eo, “Mary” Naatu Mary tatabir Jesu isan rerey Aramaic turamaim eo, “Rabboni.” Anayabin i Bai’obaiyenayan.
17 Kemudian kata Yesus kepadanya, “Janganlah menahan Aku, karena Aku belum kembali kepada Bapa-Ku. Tetapi pergilah kepada sahabat-sahabat-Ku dan beritahukanlah bahwa Aku sudah berangkat kepada Bapa-Ku yang juga Bapamu, yaitu Allah-Ku dan Allahmu.”
17 Jesu eo, “Biyau men inabutubun, anayabin ayu men amatabir an Tamai biyan atitamih. baise kwen taitu hai tur ku’owen. Ayu amamatabir Tamai isan na’atube kwa Tamat, ayu au God kwa auman a God.”
18 Lalu Maria pergi menemui kami murid-murid Yesus dan memberitahukan, “Saya sudah melihat Tuhan!” Dia juga menyampaikan apa yang sudah dikatakan Yesus kepadanya.
18 Mary Magdalin tur bai matabir in bai’ufnunenayah biyah tit, eo, “Ayu Regah aitin.” Naatu Jesu abistanawat eo nonowar i hai tur eowen.
19 Malamnya, masih pada hari Minggu itu, kami murid-murid Yesus dan beberapa pengikut yang lain berkumpul di satu rumah. Semua pintu sudah kami kunci, karena kami takut kepada para pemimpin Yahudi. Tiba-tiba Yesus muncul dan berdiri di tengah-tengah kami lalu memberi salam dengan berkata, “Biarlah kalian merasa tenang di hati!”
19 Fur antoro’ot bubusuruf ana rabirab, bai’ufununayah etei’imak hiru’ay bar wanawanan etawan hitufabon hima’am, anayabin Jew hai ukwarih isah hibir. Jesu na hai founamaim bat naatu eo, “Tufuw isa nama.”
20 Sesudah berkata begitu, Dia menunjukkan kedua tangan dan bekas luka di perut-Nya kepada kami semua yang ada di situ. Saat itu juga kami sangat bersukacita melihat Tuhan kami.
20 Iti na’atube eo’o ufunamaim, i uman naatu sisibin i’obaiyih. Anamaramaim Regah hi’i’itin, bai’ufununayah yasisir dogoroh awan karatan.
21 Lalu Yesus berkata lagi kepada kami, “Biarlah ada ketenangan di hati kalian. Sama seperti Bapa sudah mengutus Aku, begitu jugalah sekarang Aku mengutus kalian.”
21 Jesu ibanak eo maiye, “Tufuw isa nama! Tamat ayu iyunu ana, na’atube ayu kwa abiyuni.”
22 Sesudah berkata begitu, Dia meniupkan nafas kepada kami dan berkata, “Terimalah Roh Kudus.
22 Naatu earatit tafahimaim yen naatu eo, “Anun Kakafiyin kwabai.
23 Dengan tuntunan-Nya, kalian akan menyampaikan berita pengampunan kepada orang-orang lain. Dan Roh Kudus akan menuntun untuk mengetahui dosa-dosa yang tidak diampuni.”
23 O yait ta tura ana kakafin inanonotawiy na’at, i i notawiy, o men hai kakafih inanonotawiyen na’at, God men nanotawiyihimih.”
24 Tetapi Tomas (yang biasa dijuluki ‘si Anak Kembar’), salah satu dari kami dua belas murid Yesus tidak ada bersama kami ketika Yesus memperlihatkan diri-Nya kepada kami.
24 Thomas, wabin ta Kikifukek, bai’ufununayah nah 12 i orot ta, i men bairi hima’am Jesu natitamih.
25 Sewaktu Tomas datang, kami memberitahu dia, “Kami sudah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas menjawab, “Aku tidak akan percaya sebelum melihat bekas luka paku di kedua tangan-Nya dan memasukkan jariku ke dalam bekas luka paku-paku besar itu, dan memasukkan tanganku ke dalam bekas luka tombak di perut-Nya.”
25 Bai’ufnunenayah afa ana tur hi’owen, “Aki Regah a’itin.”
26 Sesudah lewat satu minggu, kami berkumpul lagi di rumah itu. Tomas juga ada bersama kami. Seperti sebelumnya, walaupun pintu-pintu terkunci, Yesus tiba-tiba muncul dan berdiri di tengah-tengah kami. Lalu Dia berkata, “Biarlah ada ketenangan di hati kalian!”
26 Fur nati ufunamaim ana baitumatumayah ibanak hiru’ay maiye bar wanawanan hima’am, naatu Thomas i nati’imaim bairi etawan hitufabon hima’am, Jesu na hai founamaim bat naatu eo, “Tufuw isa nama!”
27 Lalu Dia berkata kepada Tomas, “Mari, lihatlah tangan-Ku dan taruhlah jarimu di sini. Masukkanlah tanganmu ke dalam bekas luka tikaman di perut-Ku. Jangan ragu-ragu lagi, tetapi percayalah sungguh-sungguh.”
27 Naatu Thomas isan eo, “Uma kim iti’imaim kuyai, umu kwi’itah. Uma ku’ut ena au fit kubutubun. Kasiy kwihamiy naatu kwitumatum.”
28 Seketika itu juga Tomas menjawab, “Ya, Engkau Penguasaku dan Allahku!”
28 Thomas Jesu isan eo, “Ayu au Regah, au God.”
29 Lalu Yesus berkata kepadanya, “Sekarang baru kamu percaya karena sudah melihat Aku, tetapi Allah akan sangat memberkati setiap orang yang percaya kepada-Ku walaupun belum melihat Aku.”
29 Naatu Jesu Thomas iu, “Anayabin o ayu i’itu imih kubitumatum; iyab men ayu ti’i’itu baise tebitumatum i baigegewasin tebaib.”
30 Sebenarnya banyak keajaiban lain yang Yesus lakukan di hadapan kami, tetapi tidak dituliskan dalam buku ini.
30 Jesu ina’inanen afa gewagewasih moumurih maiyow sinafen ana bai’ufununayah matahimaim, nati afa men bukamaim hikirumen ti’inu’in.
31 Namun semua yang sudah saya tulis ini bertujuan supaya kalian percaya bahwa Yesus adalah Kristus dan Anak Allah, sebab dengan percaya, kalian menjadi satu dengan Yesus dan mendapatkan hidup yang kekal.
31 Baise iti afa i hikirumen ti’inu’in saise imaim kwana’itin kwanitumatum Jesu Keriso, i God Natun, naatu i wabinamaim kwanabitumitum kwa boro yawas kwanab.
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar João 20, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.