João 1

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs NAA

Sair da comparação
NAA Nova Almeida Atualizada 2017
1 Pada permulaan segala sesuatu,
1 No princípio era o Verbo, e o Verbo estava com Deus, e o Verbo era Deus.
2 Sejak permulaan, Dia sudah ada bersama Allah.
2 Ele estava no princípio com Deus.
3 Allah menciptakan segala sesuatu melalui Dia.
3 Todas as coisas foram feitas por ele, e, sem ele, nada do que foi feito se fez.
4 Di dalam diri Firman itu ada kuasa
4 A vida estava nele e a vida era a luz dos homens.
5 Jadi Firman itu juga disebut Terang Dunia.
5 A luz resplandece nas trevas, e as trevas não prevaleceram contra ela.
6 Kemudian, pada waktu yang sudah ditetapkan-Nya, Allah mengutus seorang bernama Yohanes.
6 Houve um homem enviado por Deus, e o nome dele era João.
7 Yohanes diutus untuk mengabarkan tentang Sang Firman itu, supaya setiap orang bisa mendapat kesempatan untuk percaya kepada Dia yang menerangi hati manusia.
7 Este veio como testemunha para testificar a respeito da luz, para que todos viessem a crer por meio dele.
8 Yohanes sendiri bukanlah Terang Dunia, tetapi dia diutus untuk memberitakan kabar tentang Terang itu.
8 Ele não era a luz, mas veio para dar testemunho da luz,
9 Pada waktu itu Terang yang sesungguhnya sedang datang ke dunia ini. Dia adalah terang yang benar-benar bisa menerangi setiap hati manusia.
9 a verdadeira luz, que, vinda ao mundo, ilumina toda a humanidade.
10 Dari mulanya, Dia yang disebut Firman sudah berada di dalam dunia ini. Dunia ini diciptakan oleh Dia, tetapi orang-orang yang ada di dunia ini tidak mengenal Dia.
10 O Verbo estava no mundo, o mundo foi feito por meio dele, mas o mundo não o conheceu.
11 Dia datang kepada bangsa yang sudah dipilih-Nya, tetapi sebagian besar dari mereka tidak mau percaya kepada-Nya.
11 Veio para o que era seu, e os seus não o receberam.
12 Namun kepada setiap orang yang menerima-Nya, Dia memberikan hak untuk menjadi anak-anak Allah. Yang dimaksud ‘menerima Dia’ adalah percaya kepada-Nya.
12 Mas, a todos quantos o receberam, deu-lhes o poder de serem feitos filhos de Deus, a saber, aos que creem no seu nome,
13 Mereka menjadi anak-anak Allah bukan karena dilahirkan melalui kelahiran jasmani, melainkan kelahiran rohani. Dan hal itu bukan karena keinginan atau rencana manusia, tetapi Allah sendiri yang menjadikan mereka sebagai anak-anak-Nya.
13 os quais não nasceram do sangue, nem da vontade da carne, nem da vontade do homem, mas de Deus.
14 Sang Firman menjadi manusia dan tinggal bersama-sama dengan kita. Sebagian dari kita sudah menyaksikan kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan sebagai Anak satu-satunya dari Bapa. Kita mengenal semua kebaikan hati Allah kepada kita melalui Firman itu, dan Dia sangat layak untuk dipercaya.
14 E o Verbo se fez carne e habitou entre nós, cheio de graça e de verdade, e vimos a sua glória, glória como do unigênito do Pai.
15 Waktu Yohanes memberi kesaksian tentang Firman itu, dia berkata dengan suara keras, “Inilah Dia yang saya maksudkan waktu saya berkata, ‘Dia yang datang sesudah saya jauh lebih penting daripada saya, sebab jauh sebelum saya dilahirkan, Dia sudah ada.’”
15 João dá testemunho a respeito dele e exclama: — Este é aquele de quem eu dizia: “Ele vem depois de mim, mas é mais importante do que eu, pois já existia antes de mim.”
16 Benar sekali, Firman itu sangat layak untuk dipercaya, dan melalui Dia kita terus-menerus menerima bukti kebaikan hati Allah kepada kita.
16 Porque todos nós temos recebido da sua plenitude e graça sobre graça.
17 Memang Allah memberikan hukum Taurat kepada kita melalui Nabi Musa, tetapi kita sudah menerima bukti kebaikan hati-Nya dan ajaran benar yang pantas kita percaya melalui Yesus, yang adalah Kristus.
17 Porque a lei foi dada por meio de Moisés; a graça e a verdade vieram por meio de Jesus Cristo.
18 Tidak ada seorang pun yang pernah melihat Allah, kecuali Dia yang adalah Anak satu-satunya dari Bapa. Dialah yang dapat memperkenalkan Allah kepada kita, karena Dia bersatu dengan Allah Bapa.
18 Ninguém jamais viu Deus; o Deus unigênito, que está junto do Pai, é quem o revelou.
19 Ketika Yohanes sedang bersaksi tentang Kristus, para pemimpin Yahudi dari Yerusalem menyuruh beberapa imam dan pelayan-pelayan dari keturunan Lewi untuk bertanya kepadanya, “Kamu melayani dengan jabatan apa?”
19 Este foi o testemunho de João, quando os judeus lhe enviaram de Jerusalém sacerdotes e levitas para perguntar: “Quem é você?”
20 Dengan terus terang Yohanes mengaku, “Saya bukan Kristus.”
20 Ele confessou e não negou; confessou: — Eu não sou o Cristo.
21 Lalu mereka bertanya kepadanya, “Kalau begitu, bagaimana? Apakah kamu pengganti Nabi Elia yang dinubuatkan itu?”
21 Diante disso, lhe perguntaram: — Quem é você, então? Você é Elias? Ele disse: — Não sou. Então perguntaram: — Você é o profeta? Ele respondeu: — Não, não sou.
22 Lalu mereka bertanya lagi kepada dia, “Jadi sebenarnya tugasmu sebagai apa? Tolong jawab, supaya kami bisa menyampaikan jawabanmu kepada mereka yang menyuruh kami datang kepadamu. Mohon berikan penjelasan tentang dirimu.”
22 Disseram-lhe, então: — Diga quem é você, para podermos dar uma resposta àqueles que nos enviaram. O que é que você diz a respeito de si mesmo?
23 Jawab Yohanes, “Saya inilah orang yang dimaksud Nabi Yesaya waktu dia bernubuat,
23 Então ele respondeu: — Eu sou “a voz do que clama no deserto: Endireitem o caminho do Senhor”, como disse o profeta Isaías.
24 Sebagian dari orang yang disuruh datang menemui Yohanes itu adalah anggota kelompok agama Yahudi yang disebut Farisi.
24 Ora, os que haviam sido enviados eram do grupo dos fariseus.
25 Lalu mereka berkata kepada Yohanes, “Jadi, kalau kamu bukan Kristus, bukan pengganti Elia, dan bukan nabi yang dinubuatkan Musa, kenapa kamu membaptis orang?”
25 E perguntaram a João: — Então por que você batiza, se não é o Cristo, nem Elias, nem o profeta?
26 Jawab Yohanes, “Saya membaptis dengan air, tetapi di tengah-tengah kalian ada Seorang yang belum kalian kenal.
26 João respondeu: — Eu batizo com água, mas no meio de vocês está alguém que vocês não conhecem.
27 Dialah yang datang sesudah saya, dan kedudukan-Nya lebih tinggi daripada saya. Saya tidak layak melayani Dia, sekalipun hanya membukakan tali sandal-Nya.”
27 Ele vem depois de mim, mas não sou digno de desamarrar as correias das suas sandálias.
28 Semua itu terjadi di dekat desa Betania, tempat Yohanes membaptis. (Tempat itu terletak di sebelah timur sungai Yordan.)
28 Essas coisas aconteceram em Betânia, do outro lado do Jordão, onde João estava batizando.
29 Pada hari berikutnya, Yohanes melihat Yesus datang kepadanya. Lalu Yohanes berkata kepada orang-orang yang ada di situ, “Lihat! Dia itulah Anak Domba Allah! Dialah yang akan menghapuskan dosa manusia di dunia.
29 No dia seguinte, vendo que Jesus vinha em sua direção, João disse: — Eis o Cordeiro de Deus, que tira o pecado do mundo!
30 Dialah yang saya maksudkan waktu saya berkata, ‘Seseorang yang datang sesudah saya jauh lebih tinggi kedudukan-Nya daripada saya, karena Dia sudah ada lama sebelum saya dilahirkan.’
30 Este é aquele a respeito de quem eu falava, quando disse: “Depois de mim vem um homem que é mais importante do que eu, porque já existia antes de mim.”
31 Dulu saya sendiri pun tidak mengenal Dia. Tetapi Allah mengutus saya untuk membaptis orang-orang Israel dengan air supaya mereka bisa mengenal Dia, bahwa Dia adalah Kristus.”
31 Eu mesmo não o conhecia, mas vim batizando com água a fim de que ele fosse manifestado a Israel.
32 — ausente —
32 E João testemunhou, dizendo: — Vi o Espírito descer do céu como pomba e pousar sobre ele.
33 — ausente —
33 Eu não o conhecia; aquele, porém, que me enviou a batizar com água me disse: “Aquele sobre quem você vir descer e pousar o Espírito, esse é o que batiza com o Espírito Santo.”
34 — ausente —
34 Pois eu mesmo vi e dou testemunho de que ele é o Filho de Deus.
35 Keesokan harinya, Yohanes Pembaptis berdiri lagi di tempat itu bersama kami, dua orang dari murid-muridnya.
35 No dia seguinte, João estava outra vez na companhia de dois dos seus discípulos
36 Waktu dia melihat Yesus sedang lewat, dia berkata, “Lihat, itulah Dia— Anak Domba Allah!”
36 e, vendo Jesus passar, disse: — Eis o Cordeiro de Deus!
37 Mendengar ucapannya itu, kami berdua langsung mengikuti Yesus dari belakang.
37 Os dois discípulos, ouvindo-o dizer isso, seguiram Jesus.
38 Ketika Yesus berbalik dan melihat kami sedang mengikuti-Nya, Dia bertanya, “Kalian mencari apa?”
38 E Jesus, voltando-se e vendo que o seguiam, disse-lhes: Eles disseram: — Rabi, onde o senhor mora? (“Rabi” quer dizer “Mestre”.)
39 Lalu jawab Yesus, “Mari ikutlah, nanti kalian akan melihatnya.” Maka kami mengikuti Dia dan melihat di mana Dia tinggal. Mulai hari itu, kira-kira jam empat sore, kami tinggal bersama-sama dengan-Nya.
39 Jesus respondeu: Então eles foram, viram onde Jesus estava morando e ficaram com ele aquele dia. Eram mais ou menos quatro horas da tarde.
40 — ausente —
40 André, o irmão de Simão Pedro, era um dos dois que tinham ouvido o testemunho de João e seguido Jesus.
41 — ausente —
41 Ele encontrou primeiro o seu próprio irmão, Simão, a quem disse: — Achamos o Messias! (“Messias” quer dizer “Cristo”.)
42 — ausente —
42 E o levou a Jesus. Jesus olhou para ele e disse:
43 Hari berikutnya, Yesus memutuskan untuk berangkat ke daerah Galilea. Dalam perjalanan, Dia bertemu dengan Filipus lalu berkata kepadanya, “Mari, ikutlah Aku!”
43 No dia seguinte, Jesus resolveu ir para a Galileia e encontrou Filipe, a quem disse:
44 Filipus berasal dari kota Betsaida, sama seperti Andreas dan Petrus.
44 Esse Filipe era de Betsaida, cidade de André e de Pedro.
45 Sesudah itu, Filipus mencari Natanael dan berkata kepadanya, “Kami sudah menemukan orang yang dinubuatkan Musa dalam Kitab hukum Taurat dan yang dinubuatkan oleh para nabi juga. Dia adalah Yesus anak Yusuf, dari kampung Nazaret.”
45 Filipe encontrou Natanael e lhe disse: — Achamos aquele de quem Moisés escreveu na Lei, e a quem se referiram os profetas: Jesus, o Nazareno, filho de José.
46 Tetapi jawab Natanael kepada Filipus, “Nazaret?! Tidak mungkin ada orang baik berasal dari sana!”
46 Então Natanael perguntou: — De Nazaré pode sair alguma coisa boa? Filipe respondeu: — Venha ver!
47 Waktu Yesus melihat Natanael datang, Dia berkata tentang Natanael kepada kami, “Lihat, dia itu orang Israel sejati yang tidak mungkin menipu.”
47 Jesus viu Natanael se aproximar e disse a respeito dele:
48 Natanael bertanya, “Bagaimana Bapak bisa tahu tentang saya?”
48 Natanael perguntou a Jesus: — De onde o senhor me conhece? Jesus respondeu:
49 Lalu Natanael berkata kepada Yesus, “Guru, Engkau adalah Anak Allah! Raja orang Israel!”
49 Então Natanael exclamou: — Mestre, o senhor é o Filho de Deus! O senhor é o Rei de Israel!
50 Dan Yesus menjawab dia, “Apakah kamu percaya hanya karena Aku mengatakan kepadamu bahwa Aku sudah melihatmu duduk di bawah pohon ara? Nanti kamu akan melihat hal-hal yang jauh lebih ajaib daripada itu.”
50 Ao que Jesus lhe respondeu:
51 Lalu Yesus berkata lagi kepada Natanael dan kami semua yang ada di situ, “Aku menegaskan kepadamu bahwa perkataan-Ku ini benar: Kalian akan melihat langit terbuka dan ‘malaikat-malaikat naik turun’ melalui Aku, Sang Anak Adam.”
51 E acrescentou:

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar João 1, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.