João 10

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI

Sair da comparação
AAI TUR GEWASIN O BAIBASIT BOUBUN
1 Lalu Yesus berkata kepada mereka semua yang ada di situ, “Aku menegaskan kepadamu bahwa perkataan-Ku ini benar: Setiap orang yang mau masuk ke dalam kandang domba harus melewati pintu. Kalau dia masuk dengan memanjat pagar malam hari, tentulah dia seorang perampok atau pencuri domba.
1 “Turobe a tur ao’owen, bobaituw hai fur ana etawanamaim orot men imaim narun, baise nakayam ef ta’ane narun, nati orot i bainowan mowan.
2 Tetapi gembala domba pasti masuk melalui pintu.
2 Orot yait etawanamaim erur, i bobaituw kaifenayan.
3 Lalu penjaga kandang akan membuka pintu baginya. Dan ketika gembala itu memanggil nama setiap dombanya, domba-domba itu akan mengenal suaranya dan mengikutinya ketika dia menuntun domba-dombanya keluar.
3 Orot fur kaifenayan boro etawan isan nabotawiy naatu bobaituw boro orot fanan hina’inan naatu ana bobaituw ta’ita’imon wabih naso’oben na’afih hinanowar naatu nabotaitih ufun hinatit.
4 Ketika dia mengeluarkan domba-domba itu, dia selalu berjalan di depan. Domba-dombanya mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
4 I ebotaitih ufun tetitit anamaramaim, i wan ebi’iyon, naatu ana bobaituw ti’ufunun bairi tenan anayabin i fanan hiso’ob.
5 Tetapi domba-domba itu tidak akan mengikuti orang lain, bahkan akan lari dari orang itu karena tidak mengenal suaranya.”
5 Baise fanan ta boro men hini’ufunun, anayabin i fanan men hi’inan imih boro hinabihir.”
6 Sesudah Yesus menceritakan kiasan itu, kami semua yang mendengarkan Dia tidak mengerti apa maksudnya.
6 Jesu iti kawen turamaim eo, baise tur ana naniyan i men hibaimih abistan isan eo’o.
7 Jadi, Yesus berkata lagi, “Aku menegaskan kepadamu bahwa perkataan-Ku ini benar: Akulah pintu masuk ke kandang domba.
7 Imih Jesu tur ibanak eo maiye, “Turobe a tur ao’owen, Ayu i etawan bobaituw isah.
8 Setiap orang yang datang sebelum Aku dan mengaku sebagai gembala, mereka adalah pencuri dan perampok. Tetapi domba-domba itu tidak mengikuti mereka.
8 Sabuw afa wan hinan i bainowah naatu bokwanekwaneyah, baise bobaituw men tainih isah hirub fanah hinowaramih.
9 Ya, Akulah pintu. Setiap orang yang masuk melalui Aku akan selamat. Dan Aku akan menjaga mereka supaya bisa keluar masuk kandang dengan aman serta mendapat makanan.
9 Ayu i etawan, yait ayu wanawana’umaim run enan boro yawas nab, boro hinarun hinatit fotan gewasin hinagatur.
10 Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Tetapi Aku sudah datang ke dunia ini untuk memberi hidup, yaitu hidup yang penuh berkat.
10 Bainowan tenan i bain, asbunin naatu gurusin akisin hinot tenan; Ayu anan i boro yawas gewasin hinab hinama boro men abistan ta isan hiniyababan.”
11 “Akulah gembala yang setia. Seorang gembala yang setia akan menyerahkan nyawanya untuk menyelamatkan domba-dombanya.
11 “Ayu i bobaituw gewasu. Bobaituw Kaifenayan gewasin ana bobaituw isah ana yawas ebi’inuw.
12 Tetapi pekerja upahan tidak akan mau berkorban seperti gembala pemilik domba-domba itu. Ketika seorang pekerja melihat serigala datang, dia akan kabur meninggalkan domba-dombanya. Lalu serigala akan menangkap salah satu domba, dan yang lain akan lari tercerai-berai.
12 Bobaituw kaifenayan orot ta men karam bobaituw nakaifen naatu i men nowan. Imih anamaramaim haru tuwetuwenih nan na’i’itin, i boro bobaituw nihamiyih nabihir. Naatu haru tuwenituwenih boro bobaituw bairi hiniyow naatu hina’abargiyih nanabin hinabihir.
13 Pekerja itu kabur karena dia hanya bekerja sebagai seorang upahan dan tidak peduli pada domba-domba itu.
13 Orot boro nabihir anayabin i orot ta hibai na ma ekakaifen, imih bobaituw isah i men enotanot gagamin.
14 — ausente —
14 Ayu i bobaituw kaifenayan gewasu. Au bobaituw asu’ubih naatu i ayu hisu’ubu.
15 — ausente —
15 Tamai ayu susu’ubu na’atube, ayu Tamai asu’ub naatu au yawas bobaituw isah ai’inuw.
16 Aku juga mempunyai domba-domba lain yang belum tergabung ke dalam kawanan ini. Jadi Aku akan memanggil mereka, dan mereka akan mengikuti suara-Ku. Aku akan memimpin seluruh domba-Ku supaya semuanya bergabung menjadi satu kawanan besar dengan satu gembala, yaitu Aku.
16 Bobaituw afa ayu nowau i men iti fur wanawanan tema’am. I auman anabuwih hinan hinarun. I auman ayu fanau hinanowar, nati’imaim i boro bobaituw ta’imon naatu kaifenayan ta’imon.
17 Itulah sebabnya Bapa mengasihi Aku: Karena Aku sudah bersedia menyerahkan nyawa-Ku untuk menyelamatkan mereka. Tetapi setelah mati, Aku akan hidup lagi.
17 Tamai ebiyabuwu anayabin ayu au yawas ani’inuw, saise yawasu anama maiye.
18 Kematian-Ku bukan karena siapa-siapa. Sebaliknya, Aku sendiri yang menyerahkan nyawa-Ku. Sebab hanya Aku sendiri yang berhak atas nyawa-Ku, baik untuk menentukan waktu kematian-Ku maupun waktu Aku hidup kembali. Ini semua sesuai dengan perintah Bapa kepada-Ku.”
18 Men yait ta ayu au yawas nabosair, baise ayu taiyuwu au kokomaim au yawas anayara’iy. Ayu au fair ema’am anayara’iy naatu au fair ema’am anabora’ah maiye. Iti obaiyunen i Tamai biyanane abai.”
19 Ketika orang Yahudi mendengar Yesus mengajar seperti itu, mereka mulai bertengkar satu sama lain.
19 Iti tur hinonowar anamaramaim Jew sabuw tarsibih maiye.
20 Banyak di antara mereka yang mengatakan, “Dia gila karena dikuasai setan. Tidak usah dengarkan dia!”
20 Sabuw moumurih maiyow hi’o, “I demon hitounbubur ema’am naatu ebikoko’aw. Aisim ana tur kwanonowar.”
21 Tetapi yang lain berkata, “Apa yang baru saja dia katakan itu bukan seperti perkataan orang yang dikuasai setan! Orang yang dikuasai setan tidak mungkin menyembuhkan mata orang buta.”
21 Baise sabuw afa hi’o, “Tur iti na’atube men karam orot demon hinatounbubur ema’am nao’omih. Mi’itube demon orot matan fim nabotawiy?
22 Tidak lama kemudian Yesus berada di Yerusalem pada waktu perayaan untuk memperingati peresmian rumah Allah. Waktu itu musim dingin,
22 Nati rarabkokou wanawanan Tafaror Bar ana hiyuw wabin Koksouwen i Jerusalemamaim hibogaigiwas.
23 dan Yesus sedang berjalan-jalan di Teras Salomo di rumah Allah.
23 Naatu Jesu Solomon ana efan awan ta Tafaror Bar wanawanan imaim bat reremor.
24 Kemudian para pemimpin Yahudi datang berkumpul mengelilingi Yesus dan berkata kepada-Nya, “Sudah begitu lama kami menunggu kamu berterus terang tentang siapa dirimu sebenarnya! Kalau kamu memang Kristus, katakanlah!”
24 Jew hai ukwarih hiru’ay hi’arbebera’uh hi’u, “Mar bai’ab boro inabotani anama anakaifi? O Keriso na’at, bebeyanamaim ku’o anowar.”
25 Lalu jawab-Nya, “Aku sudah memberitahukan, tetapi kalian tidak percaya. Aku sudah melakukan banyak keajaiban dalam nama Bapa-Ku. Semuanya itu membuktikan jabatan-Ku.
25 Jesu iyafutih eo, “Ayu kwa a tur aowen, baise kwa men kwaitumatum. Ina’inanen ayu Tamai wabinamaim asisinaf i ayu isou eo’orereb.
26 Tetapi kalian tidak percaya karena kalian bukan domba-domba-Ku.
26 Baise kwa men kwabitumatum anayabin kwa men ayu au bobaituw.
27 Domba-domba-Ku pasti mendengarkan suara-Ku. Aku mengenal mereka, dan mereka selalu mengikut Aku.
27 Ayu au bobaituw asu’ubih imih fanau hinowar tebi’ufnunu.
28 Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka. Jadi domba-domba-Ku tidak akan mati selamanya, dan tidak ada yang bisa merampas mereka dari tangan-Ku.
28 Ayu yawas wanatowan abitih; naatu boro men ta nakasiy; men ta ayu umou’umaim nabosair.
29 Yang sudah memberikan domba-domba itu kepada-Ku adalah Bapa-Ku. Dia lebih berkuasa dari semua yang ada, dan tiada yang dapat merampas mereka dari tangan Kami.
29 Tamai ayu bow bitu i ra’at etei natabirih, imih ayu Tamai umanamaim men yait ta nabosairen.
30 Bapa dan Aku adalah satu.”
30 Tamai naatu Ayu airi i ta’imon.
31 Mendengar perkataan itu, sekali lagi para pemimpin Yahudi mengambil batu dan mau melempari Yesus sampai mati.
31 Ibanak maiye Jew sabuw kabay hibow hitarabimih,
32 Tetapi Dia berkata kepada mereka, “Sesuai perintah Bapa-Ku, Aku sudah mengerjakan banyak keajaiban yang membawa kebaikan di tengah-tengah kalian. Apakah ada keajaiban yang salah, sehingga kalian hendak melempari Aku dengan batu?”
32 baise Jesu sabuw isah eo, “Ayu Tamai biyanane ina’inan gagamih moumurih maiyow ai’obaiyi. Anayabin iti isan ayu kabayamaim kwanarabu.”
33 Jawab mereka, “Bukan! Kami mau membunuhmu bukan karena keajaiban yang kamu lakukan, tetapi karena kamu menghina Allah! Kamu itu manusia biasa, tetapi kamu menyamakan dirimu dengan Allah.”
33 Jew hiya’afut hi’o, “Aki men nati isan kabayamaim anarabi, baise o God kubi’i’iyab, anayabin o i orot maiyow, naatu taiyuw God kurarouw.”
34 Lalu Yesus menjawab, “Kalian sudah tahu bahwa dalam Firman-Nya Allah berkata,
34 Jesu iyafutih eo, “Kwa a Buk Atamaninamaim iti na’atube hikirum ema’am, ayu ao’o kwa etei i god?
35 Tentu Firman TUHAN selalu benar. Jadi kalau Allah sendiri menyebut orang-orang itu anak-anak-Nya, yaitu mereka yang sudah menerima Firman Allah,
35 I etei god narouw na’a’afih na’at, tur God i menane na naatu Buk Atamaninamaim hikikirum men hina’astu’ub.
36 maka janganlah kalian berpikir bahwa Aku menghina Allah karena Aku berkata, ‘Aku adalah Anak Allah.’ Dialah yang mengkhususkan dan mengutus Aku ke dalam dunia ini.
36 Ayu Tamai yasairu i nowanamih amatar naatu irubinu naatu iyafaru ana iti tafaramaim atitit i boro mi’itube? Mi’itube ayu God bai’i’iyabin kwarouw kwa’o’o, anayabin ayu God Natun arouw ao’omih?
37 Kalau Aku tidak melakukan keajaiban-keajaiban yang memuliakan Bapa-Ku, kalian tidak usah mempercayai ajaran-Ku.
37 Ayu Tamai sisinafube men ana sisinaf bibaitutumu.
38 Tetapi kalau Aku memang melakukan banyak keajaiban yang memuliakan Bapa-Ku, dan kalian tetap tidak mau percaya kepada-Ku, setidaknya percayalah bahwa hal-hal yang Aku lakukan itu berasal dari Bapa. Dengan begitu kalian akan tahu dan mengerti bahwa Bapa sudah bersatu dengan Aku, dan Aku bersatu dengan Dia.”
38 Baise ayu ata sinaf kwa men kwatabitutumu na’at, karam nati ina’inanen kwata’itah kwataso’ob imaim kwatitumatum, ayu i Tamai wanawanan, naatu Tamai i ayu wanawanau.”
39 Sekali lagi mereka mencoba menangkap Yesus, tetapi ada sesuatu yang menghalangi orang-orang itu sehingga Dia terlepas dari tangan mereka.
39 Ibanak maiye bain rabinamih hiwa’an, baise i umahine soratait tit.
40 Kemudian Yesus pergi ke seberang sungai Yordan tempat Yohanes dulu membaptis orang, lalu tinggal di sana.
40 Naatu Jesu ibanak matabir maiye Jordan rabon rounane, marasika John sabuw imaim bapataito bitih efan imaim tit naatu Jesu imaim ma.
41 Banyak orang berdatangan kepada-Nya. Mereka berkata, “Yohanes memang tidak pernah melakukan satu pun keajaiban, tetapi semua yang dia katakan tentang Yesus adalah benar.”
41 Naatu sabuw moumurin maiyow hina biyan hitit, naatu hi’o, “John ina’inan men ta sinaf a’itin, baise John iti orot isan eo’o i turobe.”
42 Dan di situ banyak orang menjadi percaya bahwa Yesus adalah Kristus.
42 Efan nati’imaim sabuw moumurin maiyow Jesu hitumitum.

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar João 10, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.