Gênesis 4

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs NVT

Sair da comparação
NVT Nova Versão Transformadora
1 Adam dan Hawa pun hidup bersama sebagai suami-istri. Lalu Hawa mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Pada waktu anak itu lahir, Hawa berkata, “TUHAN sudah menolongku untuk memperoleh seorang anak laki-laki.” Maka dia menamai anak itu Kain.
1 Adão teve relações com Eva, sua mulher, que engravidou. Quando deu à luz Caim, ela disse: “Com a ajuda do S enhor , tive um filho!”.
2 Beberapa waktu kemudian, Hawa melahirkan seorang anak laki-laki lagi, dan menamai dia Habel.
2 Tempos depois, deu à luz o irmão de Caim e o chamou de Abel. Quando os meninos cresceram, Abel se tornou pastor de ovelhas, e Caim cultivava o solo.
3 Suatu hari, Kain memanen hasil kebunnya lalu mempersembahkan sebagian kepada TUHAN.
3 No tempo da colheita, Caim apresentou parte de sua produção como oferta ao S enhor .
4 Habel juga mengambil beberapa ekor anak domba yang sulung dari kawanan ternaknya, lalu mempersembahkan bagian-bagian terbaik dari daging domba-domba itu kepada TUHAN. TUHAN senang kepada Habel dan persembahannya,
4 Abel, por sua vez, ofertou as melhores porções dos cordeiros dentre as primeiras crias de seu rebanho. O S enhor aceitou Abel e sua oferta,
5 tetapi tidak kepada Kain dan persembahannya. Karena itu, Kain sangat sakit hati, dan mukanya kelihatan masam.
5 mas não aceitou Caim e sua oferta. Caim se enfureceu e ficou transtornado.
6 Maka TUHAN berkata kepada Kain, “Tidak usah marah! Janganlah mukamu masam!
6 “Por que você está tão furioso?”, o S enhor perguntou a Caim. “Por que está tão transtornado?
7 Kalau kamu melakukan yang benar, tentu Aku akan menerima persembahan-persembahanmu. Tetapi kalau kamu terus melakukan yang tidak benar, kuasa dosa— yang bagaikan binatang buas— sudah siap menerkam dan menguasaimu. Kamu harus mampu mengalahkannya.”
7 Se você fizer o que é certo, será aceito. Mas, se não o fizer, tome cuidado! O pecado está à porta, à sua espera, e deseja controlá-lo, mas é você quem deve dominá-lo.”
8 Meski begitu, suatu hari Kain berkata kepada adiknya, “Habel, ayo kita ke ladang.” Setibanya mereka di ladang, tiba-tiba Kain menyerang dan membunuh Habel.
8 Caim sugeriu a seu irmão: “Vamos ao campo”. E, enquanto estavam lá, Caim atacou seu irmão Abel e o matou.
9 Kemudian TUHAN bertanya kepada Kain, “Di manakah Habel adikmu?”
9 Então o S enhor perguntou a Caim: “Onde está seu irmão? Onde está Abel?”. “Não sei”, respondeu Caim. “Por acaso sou responsável por meu irmão?”
10 Maka berkatalah TUHAN kepadanya, “Kamu sudah melakukan dosa besar! Dalam pandangan-Ku, darah adikmu yang sudah meresap ke tanah bagaikan suara Habel yang berseru-seru meminta pembalasan.
10 Então Deus disse: “O que você fez? Ouça! O sangue de seu irmão clama a mim da terra!
11 Karena kamu sudah membunuh adikmu sendiri, Aku mengusir kamu dari tanah yang sudah tercemar oleh darah adikmu ini. Sebagai kutukan bagimu, biarlah tanah di bumi tidak lagi memberi hasil yang baik untukmu, meskipun kamu berusaha keras menggarapnya!
11 O próprio solo, que bebeu o sangue de seu irmão, sangue que você derramou, amaldiçoa você.
12 Sebelumnya, tanah sangat subur bagimu. Tetapi mulai sekarang, apabila kamu menggarap dan menanam, tanah tidak akan memberi hasil yang baik lagi kepadamu, sehingga kamu terpaksa hidup berpindah-pindah.”
12 O solo não lhe dará boas colheitas, por mais que você se esforce! E, de agora em diante, você não terá um lar e andará sem rumo pela terra”.
13 Jawab Kain kepada TUHAN, “Hukuman itu terlalu berat! Aku tidak sanggup menanggungnya.
13 Caim disse ao S enhor : “Meu castigo é pesado demais. Não posso aguentá-lo!
14 Engkau mengusir aku dari tanah ini dan menjauhkan aku dari hadapan-Mu. Aku terpaksa hidup berpindah-pindah, dan siapa saja yang melihatku akan membunuhku!”
14 Tu me expulsaste da terra e de tua presença e me transformaste num andarilho sem lar. Qualquer um que me encontrar me matará!”.
15 Tetapi TUHAN berkata kepadanya, “Tidak. Hal itu tidak akan terjadi. Aku akan memberi tanda di tubuhmu supaya orang tahu bahwa kamu tidak boleh dibunuh. Kalau kamu dibunuh, maka tujuh orang lain harus dibunuh sebagai pembalasan atas pembunuhanmu.” Lalu TUHAN memberi tanda pada dahi Kain.
15 O S enhor respondeu: “Eu castigarei sete vezes mais quem matar você”. Então o S enhor pôs em Caim um sinal para alertar qualquer um que tentasse matá-lo.
16 Kemudian Kain pergi dari hadapan TUHAN dan tinggal di tanah yang disebut Nod, letaknya di sebelah timur Taman Eden.
16 Caim saiu da presença do S enhor e se estabeleceu na terra de Node, a leste do Éden.
17 Kain menikah, lalu istrinya mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Henok. Pada waktu Kain membangun sebuah kota, dia menamai kota itu Henok, seperti nama anaknya.
17 Caim teve relações com sua mulher, que engravidou e deu à luz Enoque. Então Caim fundou uma cidade, à qual deu o nome de Enoque, como seu filho.
18 Selanjutnya, anak Henok adalah Irad. Anak Irad adalah Mehuyael. Anak Mehuyael adalah Metusael. Dan anak Metusael adalah Lamek.
18 Enoque teve um filho chamado Irade. Irade gerou Meujael; Meujael gerou Metusael; Metusael gerou Lameque.
19 Lamek menikahi dua perempuan, yaitu Adah dan Zilah.
19 Lameque se casou com duas mulheres. A primeira se chamava Ada, e a segunda, Zilá.
20 — ausente —
20 Ada deu à luz Jabal; ele foi o precursor dos que criam rebanhos e moram em tendas.
21 — ausente —
21 Seu irmão se chamava Jubal, o precursor dos que tocam harpa e flauta.
22 Zilah melahirkan seorang anak yang diberi nama Tubal Kain. Dialah orang pertama yang menjadi tukang tembaga dan besi. Tubal Kain mempunyai seorang adik perempuan bernama Naama.
22 Zilá, a outra mulher de Lameque, deu à luz um filho chamado Tubalcaim, que se tornou mestre em criar ferramentas de bronze e ferro. Tubalcaim teve uma irmã chamada Naamá.
23 Suatu hari, Lamek berkata kepada kedua istrinya,
23 Certo dia, Lameque disse a suas mulheres: “Ada e Zilá, ouçam minha voz; escutem o que vou dizer, mulheres de Lameque. Matei um homem que me atacou, um rapaz que me feriu.
24 Mengingat pembalasan bagi Kain,
24 Se aquele que matar Caim será castigado sete vezes, quem me matar será castigado setenta e sete vezes!”.
25 Kemudian Hawa mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki lagi. Hawa berkata, “TUHAN sudah memberiku seorang anak sebagai pengganti Habel, yang sudah dibunuh oleh Kain.” Maka dia menamai anak itu Set.
25 Adão teve relações com sua mulher novamente, e ela deu à luz outro filho. Chamou-o de Sete, pois disse: “Deus me concedeu outro filho no lugar de Abel, a quem Caim matou”.
26 Selanjutnya, Set mempunyai anak bernama Enos. Pada zaman Enos inilah orang-orang mulai menyembah TUHAN.
26 Quando Sete chegou à idade adulta, teve um filho e o chamou de Enos. Nessa época, as pessoas começaram a invocar o nome do S enhor .

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Gênesis 4, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.