Êxodo 2
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs NTLH
1 Ada seorang laki-laki dari suku Lewi yang menikahi seorang perempuan dari suku yang sama.
1 Um homem e uma mulher da tribo de Levi casaram.
2 Pada waktu raja Mesir sudah memberikan perintah tadi, perempuan itu melahirkan bayi laki-laki. Karena dilihatnya bahwa bayinya tampan, dia menyembunyikan bayi itu selama tiga bulan.
2 A mulher ficou grávida e deu à luz um filho. Ela viu que o menino era muito bonito e então o escondeu durante três meses.
3 Ketika dia tidak bisa menyembunyikannya lebih lama lagi, perempuan itu pun mengambil sebuah keranjang, lalu melapisinya dengan ter dan getah tanaman supaya bisa terapung. Kemudian dia membaringkan anaknya di dalam keranjang itu dan menyembunyikannya di antara alang-alang air yang tinggi di tepi sungai Nil.
3 Como não podia escondê-lo por mais tempo, ela pegou uma cesta de junco , tapou os buracos com betume e piche, pôs nela o menino e deixou a cesta entre os juncos, na beira do rio.
4 Kakak perempuan bayi itu mengawasi adiknya dari kejauhan.
4 A irmã do menino ficou de longe, para ver o que ia acontecer com ele.
5 Lalu datanglah putri raja untuk mandi di sungai Nil, sementara para pelayan perempuannya berjalan-jalan di tepian sungai. Saat itulah putri raja melihat keranjang tadi di antara alang-alang air yang tinggi. Dia menyuruh salah satu pelayannya untuk mengambil keranjang itu.
5 A filha do rei do Egito foi até o rio e estava tomando banho enquanto as suas empregadas passeavam ali pela margem. De repente, ela viu a cesta no meio da moita de juncos e mandou que uma das suas escravas fosse buscá-la.
6 Ketika dia membukanya, dia melihat bayi itu sedang menangis. Putri raja merasa kasihan terhadapnya dan berkata, “Pastilah ini bayi orang Israel.”
6 A princesa abriu a cesta e viu um bebê chorando. Ela ficou com muita pena dele e disse: — Este é um menino israelita.
7 Kemudian kakak bayi itu mendekati putri raja dan bertanya, “Bolehkah saya mencarikan perempuan Israel yang dapat menyusui bayi ini bagi Tuan Putri?”
7 Então a irmã da criança perguntou à princesa: — Quer que eu vá chamar uma mulher israelita para amamentar e criar esta criança para a senhora?
8 Jawab putri raja, “Baiklah.” Maka gadis itu pergi dan memanggil ibu bayi itu sendiri.
8 — Vá — respondeu a princesa. Então a moça foi e trouxe a própria mãe do menino.
9 Putri raja berkata kepada ibu itu, “Bawalah bayi ini dan rawatlah dia bagi saya. Saya akan membayar kamu untuk itu.” Jadi sang ibu membawa bayinya dan merawat dia.
9 Aí a princesa lhe disse: — Leve este menino e o crie para mim, que eu pagarei pelo seu trabalho. A mulher levou o menino e o criou.
10 Ketika anak itu sudah disapih, ibunya membawa dia kembali kepada putri raja. Lalu putri raja mengangkat anak itu menjadi anaknya sendiri dan menamai dia Musa, dengan berkata, “Aku sudah mengangkatnya dari air.”
10 Quando ele já estava grande, ela o levou à filha do rei, que o adotou como filho. Ela pôs nele o nome de Moisés e disse: — Eu o tirei da água.
11 Pada suatu hari, ketika Musa sudah dewasa, dia pergi keluar mengunjungi orang-orang sebangsanya, dan melihat betapa beratnya kerja paksa mereka. Dia juga melihat seorang Mesir sedang memukuli seorang Israel, saudara sebangsanya.
11 Moisés já era homem feito. Um dia ele saiu para visitar o seu povo e viu como os israelitas eram obrigados a fazer trabalhos pesados. Viu também um egípcio batendo num israelita, um patrício seu.
12 Musa menoleh ke kiri kanan untuk memastikan tidak ada seorang pun yang melihatnya. Lalu dia membunuh orang Mesir itu dan cepat-cepat menyembunyikan mayatnya di dalam pasir.
12 Moisés olhou para os lados e, vendo que não havia ninguém ali, matou o egípcio e escondeu o corpo na areia.
13 Keesokan harinya, Musa keluar lagi dan melihat dua orang Israel sedang berkelahi. Lalu dia bertanya kepada orang yang bersalah, “Mengapa kamu memukuli sesamamu orang Israel?”
13 No dia seguinte voltou e viu dois israelitas brigando. Então perguntou ao que maltratava o outro: — Por que você está batendo no seu patrício?
14 Jawab orang itu, “Apa urusanmu! Kamu bukan pemimpin ataupun hakim kami! Apakah kamu mau membunuh saya juga, seperti kamu membunuh orang Mesir itu kemarin?!”
14 O homem respondeu: — Quem pôs você como nosso chefe ou nosso juiz? Você está querendo me matar como matou o egípcio? Então Moisés ficou com medo e pensou: “Já descobriram o que eu fiz.” Jetro , o sacerdote de Midiã, tinha sete filhas. Certo dia, quando Moisés estava sentado perto de um poço, elas vieram tirar água e encheram os bebedouros para dar de beber às ovelhas e às cabras do seu pai.
17 Beberapa gembala datang dan mengusir mereka, tetapi Musa membela mereka dari gembala-gembala itu, lalu membantu memberikan air kepada kawanan domba dan kambing mereka.
17 Então chegaram alguns pastores e começaram a enxotar as moças dali. Porém Moisés se levantou, e as defendeu, e deu água aos animais.
18 Ketika para perempuan itu pulang ke rumah, Rehuel bertanya, “Bagaimana kalian bisa pulang begitu cepat hari ini?”
18 Quando elas voltaram ao lugar onde o seu pai estava, ele perguntou: — Por que é que vocês voltaram tão cedo hoje?
19 Jawab mereka, “Ada orang Mesir yang membela kami dari gembala-gembala yang sering mengganggu kami. Dia bahkan membantu memberi minum kawanan hewan kita.”
19 Elas responderam: — Um egípcio nos defendeu dos pastores, tirou água para nós e ainda deu água para os nossos animais.
20 Lalu Rehuel bertanya lagi kepada anak-anaknya, “Di manakah orang itu? Mengapa tidak kalian ajak kemari! Pergilah dan undanglah dia untuk makan bersama kita.”
20 — E onde está ele? — perguntou Jetro. — Por que vocês o deixaram lá? Vão chamá-lo para que venha jantar com a gente.
21 Karena undangan itu, Musa kemudian setuju untuk tinggal dengan mereka. Dan Rehuel memberikan anaknya, Sipora, untuk menjadi istri Musa.
21 Depois Jetro convidou Moisés para ficar morando ali, e ele aceitou. Então Jetro lhe deu a sua filha Zípora em casamento.
22 Sipora melahirkan anak laki-laki dan Musa menamainya Gersom, karena dia berkata, “Aku sudah menjadi pendatang di negeri asing.”
22 Quando ela teve um filho, Moisés pôs nele o nome de Gérson e disse: — Sou hóspede em terra estrangeira.
23 Waktu pun berlalu, dan raja Mesir itu meninggal dunia. Namun, di bawah pemerintahan raja baru, bangsa Israel tetap saja sengsara dan ditindas sebagai budak. Mereka berseru meminta tolong karena perbudakan itu, dan seruan mereka sampai kepada Allah.
23 Alguns anos depois o rei do Egito morreu, mas os israelitas continuaram gemendo por causa da sua escravidão. Eles gritavam pedindo socorro, e os seus pedidos chegaram até Deus.
24 Allah mendengar semua keluhan mereka dan mengingat perjanjian-Nya dengan Abraham, Isak, dan Yakub.
24 Deus ouviu os gemidos deles e lembrou da aliança que havia feito com Abraão, com Isaque e com Jacó.
25 Allah melihat penderitaan bangsa Israel dan Dia mempedulikan mereka.
25 Deus viu a escravidão dos israelitas e ficou preocupado com eles.
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Êxodo 2, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.