Colossenses 2

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI

Sair da comparação
AAI TUR GEWASIN O BAIBASIT BOUBUN
1 Saudara-saudari, saya ingin kalian tahu bahwa saya berjuang keras untuk menolong kalian yang di Kolose, juga saudara-saudari kita di Laodikia dan semua pengikut Kristus yang belum pernah bertemu dengan saya.
1 Ayu bowabow fokarin maiyow kwa isa, naatu Laodicea ekaleisia isah abowabow, i akokok anao kwananowar, naatu sabuw afa ayu men hisusu’ubu auman isah abowabow i anao kwanaso’ob.
2 Perjuangan saya ini adalah untuk mendorong kalian semua agar semakin percaya kepada Yesus dan saling mengasihi lebih sungguh-sungguh, sehingga kalian semakin bersatu. Dengan demikian kalian akan lebih mengerti dan yakin bahwa rencana keselamatan yang Allah nyatakan kepada kita adalah berkat yang sangat luar biasa! Inti dari rencana-Nya itu adalah untuk memperkenalkan kita semua kepada Raja kita sendiri, Kristus Yesus!
2 Ayu au kok gagamin iti sabuw dogoroh i kaufair awan nakaratan, naatu yabowamaim naku’ayih saise so’ob tutufin enan naniyan hinab naatu God ana kirikirifot Keriso wanawananamaim hinaso’ob.
3 Dia ibarat kunci yang membuka pikiran kita terhadap semua hal yang dulu dirahasiakan dari manusia, yaitu kebijaksanaan Allah yang sangat indah tentang rencana keselamatan-Nya.
3 Keriso akisin maiyow i ata ukwar rerekab isan ana so’ob an, naatu so’ob gewasih etei nugunug na’atube awan ma’afut ma’atan ema’am.
4 Saya mengatakan itu supaya kalian jangan sampai mengikuti ajaran sesat, walaupun ajaran itu disampaikan dengan cara yang kelihatannya bijaksana.
4 A tur ao’owen, orot babin men ta veya kwanitin a natain nifufuwimih, ana tur nayare hamehamen mumunin nao men kwananowar.
5 Meskipun saya tidak bersama kalian, tetapi hati dan pikiran saya bersama kalian. Saya akan selalu senang ketika mendengar bahwa kalian hidup dengan teratur dan tetap bertahan dalam keyakinanmu kepada Kristus.
5 Basit ayu biyau’umaim i kwaboyouwu baise ayubu’umaim i bairit tama’am. Kwa a baitumatum Keriso wanawananamaim kwafatum badowan kwabatabat isan, ayu i abiyasisir yawas tutufin Keriso’omaim.
6 Karena kalian masing-masing sudah menerima Kristus Yesus sebagai Penguasamu, teruslah hidup bersatu dengan Dia.
6 Keriso kwaibasit a Regahamih kwabai, imih Jesu wanawanan kwanarun i ana kokomaim kwanama.
7 Jadikanlah Dia dasar hidupmu seperti pohon berakar kuat di dalam tanah. Teruslah percaya penuh kepada-Nya tanpa goyah, seperti yang diajarkan kepada kalian. Dan ingatlah untuk selalu bersyukur kepada Allah.
7 A wairoroh Jesu wanawanan na’of barur, a yawas i tafanamaim kwanawowab naatu a baitumatum nara’at fair nab hibi’obaiyi na’atube. Naatu dogor merarayow awan nakaratan.
8 Berjaga-jagalah supaya kalian tidak terpengaruh oleh siapa pun untuk mengikuti ajaran sesat. Berhati-hatilah terhadap orang yang hendak memikatmu dengan ajaran yang kedengarannya mendalam, padahal sebenarnya hanya hasil pikiran manusia. Jangan tertipu oleh mereka, sebab ajaran mereka berasal dari roh-roh penguasa gelap yang memerintah di dunia ini, bukan dari Kristus.
8 Kwana’itin gewas men yait ta orot ana so’obamaim nifufuwi nanawiyi dibur kwanarunamih, iti bai’obaiyen, i orot hiyabunibun re enan naatu iti tafaram ana sabuw hai ofafar hio hikikirum, i hiyabunibun enan men Keriso biyanane enan.
9 Ingatlah bahwa Yesus sendiri adalah Allah sepenuhnya, bahkan ketika Dia hidup di dunia ini dengan tubuh manusia biasa.
9 Anayabin Keriso biyan i God biyan tutufin etei nati’imaim ema’am.
10 Dan ingatlah bahwa kalian yang bersatu dengan Yesus sudah dilengkapi oleh Dia, yang adalah Raja atas semua penguasa duniawi dan rohani.
10 Imih o Keriso inabaib ana veya yawas tutufin etei boro inab naatu o biya tutufin etei God boro niwani. Anayabin o Keriso ana kou’ayomaim kuma’am, i ana aiwob i auyomtoro’ot, yoyom bonawiyenayah naatu roubabaruwen hai aiwob etei hai fair tafahimaim.
11 Karena kita bersatu dengan Kristus, maka kita semua sudah mengalami sunat yang sejati, yaitu sunat rohani dan bukan sunat badani. Arti dari sunat rohani adalah bahwa kita sudah dibebaskan dari perbudakan dosa dan keinginan-keinginan badani kita yang jahat.
11 Kwa kwana Keriso nowan kwamamatar i men orot hai a’afuw hibimatarimaim kwa a’ar hi’afuw kwana Keriso nowan kwa mataramih. Baise Keriso taiyuwin ana a’afuwamaim dogor a kakafin e’afuw bosair.
12 Persatuan kita dengan Yesus itu ditunjukkan ketika kita dibaptis. Baptisan melambangkan bahwa hidup kita yang lama sudah mati, dan kita seolah dikuburkan bersama Yesus. Lalu secara rohani kita dihidupkan kembali bersama Dia. Hidup baru yang kita alami ini terjadi karena kita percaya bahwa Allah, yang sudah menghidupkan Yesus kembali dari kematian, juga berkuasa menghidupkan kita kembali.
12 Anayabin bapataito kwabaib ana veya’amaim, kwa i Keriso bairi hubemaim hitouni; naatu God ana fairamaim Jesu morobone biyawas ana maramaim, kwa auman abaitumatumamaim God yawas it kwamisir maiye.
13 — ausente —
13 Kwa ayubimaim i kwamorob, anayabin a bowabow kakafinamaim naatu Ufun Sabuw aur ofafar en. Baise Keriso wanawananamaim God kwa yawas it, naatu ata kakafih etei notawiyen.
14 — ausente —
14 Ata kakafih etei sasamen, abisa ofafar eo men tabi’ufunun ana bit tabaib. Naatu ata kakafih etei fefemaim hikirumen hi’inu’in bai in Jesu onaf afe’en hio’onaf ana veya’amaim gurus.
15 Jadi melalui salib Kristus, secara terbuka Allah sudah mengalahkan semua penguasa gelap dan menghancurkan kuasa mereka.
15 Naatu onaf afe’en Keriso taiyuwin afiy hai bonawiyenayan ana fair rufam tit bebeyan i’obaiyit kakafin wasatan.
16 Karena itu, jangan percaya pada orang yang mengajarkan hal-hal seperti, “Allah akan menghukummu kalau kamu tidak ikut merayakan hari besar ini dan itu, atau perayaan bulan baru, atau hari Sabat, dan berbagai upacara Yahudi yang lain.” Orang seperti itu juga memaksa kita untuk berpuasa dan mengikuti peraturan lain tentang makanan dan minuman.
16 Imih o a bay ku’aa o a harew kutomatom men yait ta nao fafarimih, na’atube veya gagamih, o sumar bebegawan ana hiyuw, o Baiyarir ana veya men kwanabi’ufunun isan sabuw men hina’uwimih.
17 Acara dan peraturan lama seperti itu merupakan syarat agama yang sementara, yang hanya diwajibkan pada zaman sebelum Kristus datang. Semua itu hanyalah lambang dari hubungan yang sudah kita terima karena bersatu dengan Kristus.
17 Iti sawar etei i ina’inan na’atube, uwatanah no marasika hima’am imaim i’obaiyih God hikwakwafir, abisa boro uf tamamatar isan. Baise Keriso i na sawar hai yabih anababatun sinaf himatar, imih nati sawar atamanih i sawar.
18 Waspadalah! Jangan sampai kalian mengikuti orang yang mengajakmu untuk tunduk dan menyembah malaikat-malaikat, seperti yang mereka lakukan. Mereka juga mengaku mendapat penglihatan lalu mengajakmu percaya kepada hal-hal itu. Percuma saja mereka menyombongkan diri, karena agama mereka hanyalah hasil pemikiran manusia belaka.
18 Men yait ta taiyuwin ufunane ana itinin nigewasin nayara’iy nao, ayu i ina’inan afa aitah, tounamatar hai kwafirinamaim tanakwafir. Nati sabuw isah men kwanibasit hina’uwi, sabuw bai’o’orotoyah hai not moumurih.
19 Orang-orang seperti itu tidak lagi bergantung pada Kristus sebagai kepala. Kita yang bersatu dengan Dia merupakan anggota tubuh-Nya di dunia ini. Hubungan itu diumpamakan seperti tubuh manusia. Anggota-anggota tubuh kita bisa bersatu dan bergerak bersama karena hubungan antara tulang dan otot. Begitu juga kita sebagai anggota tubuh Kristus: Sebagai kepala, Dia mengatur bagian-bagian tubuh-Nya dan memberikan segala sesuatu yang kita perlukan, supaya kita saling bersatu dan bertumbuh bersama sesuai kemauan Allah.
19 Nati sabuw Keriso biyanamaim hai murab i turu’um. Keriso i ukwarin. Naatu it etei i biyan turin, yabin it etei i ana murab fokarinamaim irarit, naatu God ana kokomaim tara’at ata not etataseseb.
20 Ingatlah bahwa setelah bersatu dengan Kristus, diri kita yang dulu sudah mati disalibkan bersama Dia. Artinya kita juga sudah dibebaskan dari hal-hal duniawi, termasuk semua ikatan roh-roh jahat yang berkuasa di dunia ini. Kalau begitu kenapa cara hidup kalian seolah masih terikat oleh hal-hal duniawi?!
20 Kwa i Keriso bairi kwamorob naatu iti tafaram ana afiy hai bonawiyenane rufami. Baise aisim kwama’am ana itinin i iti tafaram nowanabe? Aisim sawar iti na’atube kwabi’ufunun?
21 Buktinya kalian masih mempercayai ajaran seperti,
21 Iti bay men kwana’aan, nati men kwanakartubun, iti men kwanabutubun,
22 Aturan-aturan seperti itu tidaklah penting karena hanya berkaitan dengan hal-hal yang sementara di dunia ini. Makanan, misalnya, tidak akan ada lagi setelah dimakan. Semua aturan seperti itu hanyalah perintah dan ajaran manusia.
22 sawar iti etei i orot hai bai’obaiyen, bay i anin isan matar imih etei tanaa.
23 Orang-orang yang mengajarkannya mungkin kelihatan bijaksana, karena mereka menganut peraturan yang merendahkan diri dengan menyiksa diri sendiri. Tetapi ajaran agama seperti itu hanyalah buatan manusia. Dan mengikuti aturan-aturan itu tidak akan dapat menolong kita untuk mengendalikan berbagai macam keinginan jahat yang berasal dari tubuh dan hati kita sendiri.
23 Iti sawar etei i gewasih, anayabin boro nibaisit tanayoyoban gewas, tanayohar gewas, naatu taiyuwit boro tana yara’iyit tanakakaf, baise boro men nanunuw gewas. Anayabin orot babin ana not kakafin sinaf isan not ekukura’ara’ah boro men karam tanahirimih.

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Colossenses 2, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.