Atos 26
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI
1 Lalu Agripa berkata kepada Paulus, “Kamu boleh berbicara untuk membela diri.”
1 Agripa iu, “O i baibasit abit taiyuw isa inao.” Paul uman bora’ah naatu taiyuwin wasfafar eo,
2 “Yang Mulia Raja Agripa, saya senang sekali karena hari ini saya diperkenankan berdiri di hadapan Tuan untuk membela diri dari semua tuduhan yang disampaikan oleh orang Yahudi,
2 “Aiwob Agripa, ayu i abiyasisir anayabin boun o namaim Jew sabuw abisa isan ayu ubar hibitu i boro ana wasfafaru anao inanowar. Paul aiwob Agripa isah ibibinan|alt="Paul speaking to crowd" src="cn01993b.tif" size="col" loc="Act 26.2" copy="©1978 David C. Cook Publishing Co." ref="26.1-2"
3 terutama karena Tuan mengetahui sedalam-dalamnya tentang semua adat istiadat Yahudi dan hal-hal yang menimbulkan perbedaan pendapat di antara mereka. Karena itu, saya mohon Tuan mendengarkan saya dengan sabar.
3 Iti ao i turobe, anayabin o i Jew sabuw hai binanakwar naatu hai ofafar iso’ob kwanekwan, imih o abifefeyani yatenanub inama ana’o inanowar.
4 “Semua orang Yahudi tahu pendidikan dan cara hidup saya sebagai orang Yahudi, karena sejak masih muda saya tinggal di antara mereka, pertama di kota kelahiran saya Tarsus, kemudian di Yerusalem.
4 Jew sabuw etei ayu kek ana veya mi’itube ama’am i hiso’ob, ayu au yawas no aneika au tafaramamaim mi’itube ama’am ana Jerusalem atit ama’ama etei i hiso’ob.
5 Mereka sudah lama mengenal saya, dan kalau mereka mau bersaksi, mereka bisa mengatakan bahwa saya sudah hidup dengan baik sebagai anggota kelompok Farisi, yaitu kelompok yang paling ketat didikannya dalam agama kami.
5 Ayu i manin maiyow bairi ama, imih ayu i hisu’ubu kwanekwan. Hinakokok na’at hina’orereb. Anaika ayu i Pharisee orot, kwafiren ana ofafar fokarin wanawanan i ayu ama, naatu men kafa’imo ofafar ta astu’ub.
6 Dan sekarang, di sini saya berdiri untuk diadili justru karena keyakinan saya, yaitu bahwa Allah akan memenuhi salah satu janji penting yang dulu Dia janjikan kepada nenek moyang kami.
6 Naatu boun ayu iti ubar tibitu anayabin God ana’omatanen ai a’agir bitih imaim ayu nuhufot ama’am isan, ubar hitu bairi tao.
7 Kedua belas suku bangsa kami juga masih menanti-nantikan janji itu ditepati. Oleh karena itulah mereka sungguh-sungguh beribadah kepada Allah siang dan malam. Tetapi justru karena pengharapan yang sama itulah, ya Raja Agripa, saya dituduh oleh bangsa saya!
7 Iti omatanen i aki ai big etei 12 hibitumitum mi’itube hita’itin titurobe, imih fai mar dogoroh tutufin etei God hikwakwafir, naatu anayabin iti baitumatum isan. Aiwobomon, Jew sabuw ayu ubar hitu iti tao.
8 Jadi saya bertanya kepada kalian semua: Kenapa kalian susah sekali percaya bahwa Allah berkuasa menghidupkan kembali orang-orang mati?
8 Kwa Jew sabuw iyab iti kwabatabat aisim God sabuw murumurubih ibiyawasih baitutumin isan kwa isa efofokar?
9 “Sebenarnya dulu saya juga berpikir bahwa semua orang Yahudi wajib bertindak keras melawan segala sesuatu yang dilakukan atas nama Yesus, orang Nazaret itu.
9 Ayu auman mat i na’atube anot, sawar moumurih na’in ata sinaf Jesu Nazareth mowan wabin ati’ib isan.
10 Hal itu jugalah yang pernah saya lakukan di Yerusalem. Dengan kuasa yang saya dapat dari imam-imam kepala, saya sudah memasukkan banyak sekali umat Kristus ke dalam penjara. Dan saat mereka diadili oleh Mahkamah Agama, saya juga ikut memberikan suara agar mereka dihukum mati.
10 Naatu nati na’atube Jerusalemamaim asinaf. Firis ukwarih biyahine fair abai God ana sabuw moumurih maiyow abow dibur aya. Naatu rouw morobomih teo ana veya ayu auman aibasit terouw temomorob.
11 Bahkan sering kali saya juga menyiksa mereka di rumah-rumah pertemuan dan berusaha memaksa mereka untuk menghina Yesus. Kemarahan sangat menguasai diri saya, sehingga saya mengejar mereka sampai ke kota-kota lain.”
11 Mar moumurih maiyow Kou’ay Bar efan tata’amaim abow biyababan aitih, naatu hai baitumatum baihamiyin isan a’okikimih. Na’atube hai baitumatum baigigimin isan a’okimih, naatu atit an menah tatabirih hai bar hai meraramaim bai akir kakafin maiyow aitih.
12 “Dalam rangka itulah saya pergi ke Damsik dengan surat izin dan kuasa penuh dari imam-imam kepala.
12 Ana’an iti isan ayu firis ukwarih biyahine fair hitu hiyunu an Damaskas atit.
13 Tetapi Yang Mulia, kira-kira tengah hari dalam perjalanan itu, suatu cahaya dari langit— yang lebih terang dari matahari— menyinari saya dan juga orang-orang yang berjalan dengan saya.
13 Baise efamaim anan bi’auyit auman, Aiwobomon, marakaw no marane, mamarakaw men veya na’atube, marakaw kwanekwan re ayu au sabuw bairi anan tarbebera’uhi.
14 Kami semua jatuh ke tanah, lalu saya mendengar suara yang berkata kepada saya dalam bahasa Ibrani, ‘Saulus, Saulus, mengapa kamu menganiaya Aku? Kamu seperti sapi yang terus menendang tongkat tajam gembalanya. Sebab dengan melawan kehendak-Ku, kamu menyusahkan dirimu sendiri.’
14 Aki etei’imak me yan are, naatu ayu orot fanan anowar Hebrew turamaim iuwu eo, ‘Saul! Saul! aisim ayu irabu kubia’akiru? Ayu kubi’a’akiru i o taiyuw biya irab kubi’a’afiy.’
15 “Lalu saya bertanya, ‘Siapakah Engkau, Tuhan?’
15 Ayu aibatiy ao, ‘O yait Regah?’ Naatu Regah eo, ‘Ayu i Jesu, o irabu kubia’akiru.
16 Tetapi sekarang, berdirilah! Aku memperlihatkan diri kepadamu karena Aku sudah memilih kamu untuk melayani-Ku. Dan kamu akan memberitakan kesaksianmu tentang apa yang sudah kamu lihat dan apa yang akan Aku tunjukkan kepadamu nanti.
16 Baise kumisir kubat, ayu o isa abirerereb ana rubini isou inabow naatu boun abisa isa mamatar sabuw afa hai tur ina’owen. Naatu abisa isa namamatar boro ani’obaiyi.
17 Aku akan menyelamatkan kamu dari orang-orang yang memusuhimu, baik orang Yahudi maupun yang bukan Yahudi. Dan sekarang Aku mengutusmu kepada orang yang bukan Yahudi,
17 Ayu o a sabuw Jew umahine naatu Ufun Sabuw umahine boro anatafafari. Ayu abiyafari nati sabuw wanawanahimaim inan,
18 supaya kamu membuat mereka sadar sehingga tidak lagi hidup dalam kegelapan, tetapi hidup dalam terang. Juga supaya mereka tidak lagi dikuasai Satanas, tetapi dikuasai oleh Allah. Dengan begitu, dosa mereka akan diampuni, dan mereka akan ikut mendapat bagian bersama orang-orang yang disucikan karena percaya penuh kepada-Ku.’”
18 matah inabotawiy naatu guguminane inanawiyih hinatit marakawamaim hinarun. Naatu Satan umane inabow God initin, saise bowabow kakafihine notawiyen hinab, naatu God ana rourubin sabuw wanawanahimaim hai efan hinab hinamare.’
19 “Karena itu, ya Raja Agripa, saya berusaha untuk tetap taat kepada penglihatan dari surga itu.
19 Nati isan Aiwobomon Agripa, ayu abisa marane re ai’itin men ai fanasair.
20 Lalu saya mulai mengajarkan berita keselamatan, pertama-tama kepada orang-orang di Damsik, kemudian di Yerusalem, lalu di seluruh provinsi Yudea, juga di daerah-daerah orang yang bukan Yahudi. Saya memberitakan bahwa mereka harus bertobat dari dosa-dosa mereka dan berbalik kepada TUHAN, serta melakukan hal-hal yang menunjukkan bahwa mereka memang sudah bertobat.
20 Bowabow wantoro’ot i Damaskas imaim abusuruf naatu ana sabuw iyab Jerusalem hima’am isah atit, Judea wanawanan etei abinan naatu Eteni Sabuw wanawanahimaim auman a binan. Abibinan anayabin sabuw bowabow kakafihine God isan hitatatabir naatu hai bowabowamaim titurobe i dogor baikitabir hibai.
21 Karena alasan itulah orang Yahudi menangkap saya di rumah Allah dan berusaha membunuh saya.
21 Ana’an nati isan Jew sabuw ayu Tafaror Bar wanawanan ana sebosebomaim hibuwu hifatumu rabu morobomih hiwa’an.
22 Tetapi Allah selalu melindungi saya, sehingga sampai hari ini saya masih bisa bersaksi kepada semua orang, baik yang berkedudukan rendah maupun tinggi. Dan saya hanya memberitakan apa yang sudah dinubuatkan oleh para nabi dan Musa,
22 Baise God tafafaru yawasu ama ana it boun atit, imih o namaim abat orot babin kikimin yen in orot babin gagamin etei matahimaim abisa isou mamatar i ao’orerereb. Ayu au tur ao i dinab oro’orot naatu Moses sawar abisa mataramih hi’o inu’in mamatar imaim ao.
23 yaitu bahwa Kristus harus menderita dan mati sesuai dengan ketetapan Allah, lalu dihidupkan kembali sehingga Dia menjadi Orang pertama yang bangkit dari kematian. Dan berita kebangkitan-Nya itu akan menjadi seperti cahaya penunjuk jalan keselamatan yang menerangi semua bangsa, baik Yahudi maupun bukan Yahudi.”
23 Roubininenayan boro biyan nababan ni’akir naatu morobone, moroboyah wanawanahimaim i boro wan namisir marakaw ana yawas Jew sabuw naatu Ufun Sabuw isah nakurereb.”
24 Sementara Paulus sedang mengucapkan pembelaannya itu, Festus berbicara keras-keras, “Paulus, kamu sudah gila! Kamu terlalu banyak belajar tentang agama sampai menjadi gila!”
24 Paul iti na’atube taiyuwin wasfafar eo inan auman Festus Paul isan iwow eo, “O i kubikoko’aw so’obamaim nawiyi in kubikoko’aw!”
25 Tetapi Paulus menjawab, “Saya tidak gila, Festus Yang Mulia! Apa yang saya katakan itu benar dan masuk akal.
25 Paul iya’afut eo, “Ayu i men abikoko’aw, au Aiwobomon! Tur abisa ao i turobe hai yabih auman.
26 Yang mulia Raja Agripa juga sudah tahu tentang hal-hal itu, maka saya bisa berbicara dengan terus terang kepadanya. Dan saya yakin bahwa beliau bukan orang yang baru saja mendengar tentang hal-hal ini, karena semua ini sudah sangat diketahui oleh umum.
26 Aiwob Agripa, ayu o namaim men erebir auman ao’omih, anayabin iti sawar etei o iso’ob, naatu sawar iti himamatar boro men karam nuhinaburumih. Anayabin iti sawar men ta umasusunamaim mataramih.
27 Nah, Raja Agripa, apakah engkau percaya apa yang sudah dinubuatkan oleh nabi-nabi? Saya yakin bahwa engkau percaya!”
27 Aiwob Agripa o dinab orot kubitutumih? Ayu aso’ob o kubitumatum!”
28 Jawab Agripa kepada Paulus, “Wah, wah, kamu pikir kamu bisa semudah itu membujuk saya menjadi Kristen?!”
28 Aiwob Agripa Paul iya’afut eo, “O kunotanot iti veya ta’imon o boro ayu dogorou inikitabir anan Kirisiyan anamatar?”
29 Dan Paulus berkata, “Saya berdoa kepada Allah supaya, cepat atau lambat, bukan hanya engkau, tetapi semua yang mendengarkan saya hari ini bisa menjadi sama seperti saya— tetapi bukan dalam hal diikat rantai besi begini.”
29 Paul iya’afut eo, “Veya kabumin o veya manin ayu au yoyoban God isan i men o akis baise kwa iyab iti boun ao kwanonowar i mi’itube kwatan ayu ama’am na’atube kwatamatar. Baise men akokok hinafatum dibur hinayariyi kwanama.”
30 Sesudah Paulus berkata begitu, Raja Agripa berdiri dan mulai berjalan ke luar. Lalu Gubernur Festus, Bernike, dan semua orang yang duduk bersama mereka juga meninggalkan ruangan itu.
30 Naatu Aiwob orot, gawan orot Bernis, naatu sabuw afa hima’am etei himisir.
31 Di luar, mereka berbicara satu sama lain, “Orang itu tidak melakukan kejahatan yang membuat dia harus dihukum mati atau dimasukkan ke dalam penjara.”
31 Efan hima tur hinonowar hihamiy hitit, naatu taiyuwih turahinah bairi hibidudur hio, “Iti orot i men abisa ta kakafin sinaf boro namorob o dibur narun.”
32 Lalu Raja Agripa berkata kepada Festus, “Seandainya orang itu tidak meminta perkaranya diadili oleh baginda raja, sebenarnya dia sudah bisa dibebaskan.”
32 Naatu Aiwob Agripa Festus isan eo, “Iti orot Caesar isan baifefeyanina’e tama’am, iti boun boro ata botait.”
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Atos 26, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.