Atos 23
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI
1 Paulus menatap para anggota sidang Mahkamah Agama itu lekat-lekat, lalu berkata, “Saudara-saudara, sampai hari ini saya selalu hidup baik di mata Allah tanpa rasa bersalah dalam hati.”
1 Paul nuw Kaniser itihkikin naatu eo, “Taituwau ayu au yawas tutufin etei God matanamaim men kafa’imo erekasiy auman ama na iti boun titamih.” Paul Jerusalem kanisel nahimaimbat tibibabatiy|alt="Paul speaking to council in Jerusalem" src="cn01975B.tif" size="col" loc="Act 23.1" copy="©1978 David C. Cook Publishing Co." ref="23.1-6"
2 Lalu Imam Besar Ananias menyuruh salah seorang yang berdiri di samping Paulus menampar mulutnya.
2 Iti na’at eo basit Firis Gagamin wabin Ananias orot iyab Paul sisibinamaim hibatabat awan roufoforamih iuwih.
3 Tetapi Paulus berkata kepada Ananias, “Allah akan menampar engkau, hai orang munafik! Engkau duduk di situ untuk mengadili saya menurut hukum Taurat, padahal engkau sendiri melanggar hukum Taurat dengan menyuruh orang menampar saya.”
3 Baise Paul iu, “God o awa boro narufofoforen, yumat rah ana sis! O baibabatiyenayan orot wai, aisim o taiyuw ofafar ibai awau roufoforenamih sabuw kubiyunih!”
4 Lalu mereka yang berdiri di dekat Paulus berkata, “Berani sekali kamu menghina imam besar, hamba Allah!”
4 Orot Paul sisibin hibatabat hio, “O God ana Firis Gagamin isan men tur kakafih inao’omih!”
5 Jawab Paulus, “Saudara-saudara, saya tidak tahu bahwa dia imam besar. Seandainya saya tahu, tentu saya tidak akan berkata begitu, karena memang ada tertulis, ‘Jangan menghina pemimpin bangsamu.’”
5 Paul iyafutih eo, “Teutuwau ayu men aso’ob i Firis Gagamin. Buk Atamaninamaim eo, ‘O men tur kakafin a sabuw hai bonawiyenayan isan inao’omih.’”
6 Paulus sudah mengetahui bahwa anggota sidang itu sebagian adalah kelompok Saduki dan sebagian lainnya kelompok Farisi. Jadi dia berseru, “Saudara-saudara, saya adalah orang Farisi, dan bapak saya juga seorang Farisi! Hari ini saya diadili karena keyakinan saya, yaitu bahwa orang-orang yang sudah mati akan dihidupkan kembali!”
6 Imaibo nati ana maramain Kaniser sabuw Paul inanih, sabuw nati’imaim hiruru’ay afa i Sadducee afa i Pharisee, naatu Paul Kaniser sabuw isah fanan aumetawat eaf eo, “Teituwou! Ayu i Pharisee, naatu Pharisee orot natun. Ayu iti baibatiyen efanamaim abatabat anayabin abitumatum morobone misir maiye ana nuhufot abai ama’am isan!”
7 Sesudah Paulus berkata begitu, kelompok Farisi langsung gempar menolak Paulus disidang, sampai terjadilah perselisihan besar antara kelompok Farisi dan kelompok Saduki di situ.
7 Iti na’atube eo ana maramaim, Pharisee naatu Sadducee bairi hitarayouw higam naatu kou’ay hikusib.
8 (Hal itu terjadi karena kelompok Saduki mengajarkan bahwa sesudah manusia mati tidak akan ada kehidupan kembali, dan mereka tidak percaya adanya malaikat atau roh. Sedangkan orang Farisi mempercayai adanya semua itu.)
8 Anayabin Sadducee tibitumatum sabuw moroboyah boro men hinamisir maiye, naatu tounamatar men tema’am naatu afiy auman en. Baise Pharisee it sawar tounu etei isah tibitumatum.
9 Di antara mereka timbul keributan besar. Lalu beberapa ahli Taurat yang juga anggota kelompok Farisi berdiri dan memprotes dengan keras. Kata mereka, “Menurut kami, orang ini sama sekali tidak bersalah! Mungkin benar ada malaikat atau roh yang berbicara kepadanya. Jangan sampai kita melawan Allah!”
9 Naatu gamin gagamin na’in matar, Ofafar bai’obaiyenayah iyab Pharisee ana kou’ay himisir fanah sib higam hio, “Paul i men abisa ta kakafin sinafumih, men taso’ob afiy o tounamatar ta na hairi hio.”
10 Akhirnya perdebatan itu menjadi semakin panas dan berbahaya sehingga komandan batalion takut kalau Paulus akan dikeroyok oleh mereka. Jadi dia menyuruh tentaranya mengamankan Paulus dari tengah-tengah mereka dan membawanya ke markas.
10 Gamin ra’at sasa, naatu baiyowayah hai orot ukwarin bir eo, Paul boro hinarab hinatensisib, naatu baiyowayah iuwih hire hin kou’ay wanawanan hirun Paul umahine hiba’aruwih hibai hina hai bar hiyari’ay.
11 Malam itu, Tuhan Yesus menampakkan diri di samping Paulus dan berkata, “Jangan takut, Paulus. Sebagaimana kamu sudah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, begitu jugalah kamu akan bersaksi tentang Aku di Roma.”
11 Nati gugumin Regah na Paul sisibinamaim bat eo “Koufair inab! Jerusalemamaim ayu isou i’orereb na’atube inan Rome imaim ef ta’imon inasinaf inaorerereb.”
12 Besok paginya orang Yahudi berkumpul diam-diam untuk mengatur rencana membunuh Paulus. Mereka masing-masing juga bersumpah, “Saya tidak akan makan atau minum apa pun sebelum berhasil menghabisi Paulus! Biar Allah menghukum saya kalau saya melanggarnya.”
12 Marto, marauman Jew sabuw afa hina hita’imon hiyakitifuw naatu omatanen hiwa’an harew o bay men hinaa hinatom hinama’am Paul hinarab namorobabo.
13 Ada lebih dari empat puluh orang yang terlibat dalam persekongkolan itu.
13 Sabuw iyab Paul asabunin isan hiyayakitifuw nah etei i 40 na’atube tafanamaim auman.
14 Lalu mereka pergi kepada imam-imam kepala dan para pemimpin Yahudi untuk memberitahukan, “Kami sudah bersumpah di hadapan Allah bahwa kami tidak akan makan dan minum apa-apa sebelum berhasil membunuh Paulus.
14 Imaibo hin firis ukwarih naatu regaregah ai’in biyah hitit hio, “Aki etei omatanen fokarin a’obaifaro bay boro men anaa anama nan Paul ana’asabun imaibo boro bay anaa.
15 Jadi kalian atas nama sidang Mahkamah Agama, mintalah kepada komandan batalion supaya Paulus dibawa lagi kepada kalian besok, seolah-olah kalian mau memeriksa perkaranya lebih teliti. Kami akan membunuhnya sewaktu dia dalam perjalanan ke sini.”
15 Isan imih boun aki akokok kwa naatu Kaniser bairi tur kwaniyafar Rome Baiyowayan isan Paul nab kwa isa nare nan. Kwanifuw taiyuwin biyanamaim nuwet gewas kwanarouw kwanao nare nan. Baise aki boro efamaim anawa’ir anama’am nanan ana’asabun.”
16 Tetapi keponakan laki-laki Paulus mendengar tentang rencana itu. (Dia adalah anak dari saudara perempuan Paulus.) Dia pun pergi ke markas dan memberitahukan hal itu kepada Paulus.
16 Baise Paul rubin babin natun hiyayanuw nowar basit na barik bar tit run Paul ana tur eowen.
17 Lalu Paulus memanggil salah satu komandan kompi dan berkata, “Tolong bawa pemuda ini kepada komandan batalion, karena dia mau menyampaikan sesuatu kepadanya.”
17 Naatu Paul sorodiy orot ta isan eaf na iu, “Iti monokai kwabai kwan baiyowayan ukwarin biyan, i tur ta boro ana tur na’owen.”
18 Maka komandan kompi itu membawanya kepada komandan batalion dan berkata, “Paulus, tahanan itu, memanggil dan meminta saya mengantarkan pemuda ini kepadamu. Dia mau menyampaikan sesuatu.”
18 Baiyowayah hai orot gagamin monokai bai in baiyowayan ukwarin biyan tit eo, “Dibur orot Paul eaf arun orot iti abai o isa anan anayabin i boro tur ta nao inanowar.”
19 Lalu komandan batalion menarik tangan pemuda itu dan membawanya sedikit menjauh serta bertanya, “Apa yang mau kamu katakan kepada saya?”
19 Baiyow hai ukwarin orot uman bai nawiy nabin akisihimo hin naatu ibatiy, “O abisa kukokok boro inao ananowar?”
20 Pemuda itu menjawab, “Orang-orang Yahudi sudah membuat rencana untuk meminta Tuan membawa Paulus ke Mahkamah Agama besok pagi. Mereka akan berpura-pura hendak memeriksa perkaranya lebih teliti.
20 Orot iya’afut eo, “Jew orot gagagamih etei hibasit maras boro o hinifefeyani Paul inab inare Kaniser hai kou’ayomaim ana yare hinanuwetamih, baise nati i hai baifuwen.
21 Tetapi Tuan, jangan dengarkan mereka, karena lebih dari empat puluh orang sudah mengatur rencana untuk menyerang Paulus dalam perjalanan. Mereka sudah bersumpah untuk tidak makan dan minum sebelum berhasil membunuh Paulus. Sekarang mereka sudah siap dan hanya menunggu keputusan dari Tuan.”
21 Imih hai tur men inanowar, anayabin orot etei 40 tafanamaim auman boro efamaim hinawa’ir hinama hinakaif. Iti oro’orot i omatanen fokarin hio baifaro bay harew hairi boro men hinaa, hinama’am Paul hina’asabunibo bay hinaa harew hinatom. Etei i sinafumih hiyabuna sawar o anot abisa inao’o i hima tekakaif.”
22 Maka komandan itu menyuruh dia pulang dengan berpesan, “Jangan katakan kepada siapa pun bahwa kamu sudah memberitahukan hal ini kepada saya.”
22 Baiyowayan ukwarin eo, “Men yait ta ana tur ina’owen abisa io anonowar.” Naatu orot iyafar tit in.
23 — ausente —
23 Baiyowayah hai orot gagamih rou’ab eafih hina iuwih eo, “Baiyowayah 200 kwanabow, horse ana orot etei 70, naatu 200 ahay bowayah, kwanabobuna boun gugumin nine korok iti tafaram kwanihamiy kwanan Caesarea kwanatit.
24 — ausente —
24 Horse ta Paul kwanitin afe’en namare naatu kwanatafafar gewas kwanab kwanan Gawan Felix biyan kwanatit kwanitubar.”
25 Lalu komandan batalion menulis surat yang isinya,
25 Imaibo baiyowayah hai ukwarin mare fef kirum eo.
26 “Kepada yang mulia dan terhormat Gubernur Feliks: Salam dari Klaudius Lisias.
26 “Ayu Claudius Lysias, O Felix gawan orot gewas
27 Bersama surat ini saya mengirim satu orang tahanan bernama Paulus. Dia sudah ditangkap oleh orang-orang Yahudi, dan mereka bermaksud membunuhnya. Tetapi saya datang dengan tentara saya untuk menyelamatkan dia, karena saya mendengar bahwa dia adalah warga negara Romawi.
27 Iti orot i Jew sabuw hibai kafa’imo
28 Saya ingin mengetahui mengapa mereka menuduh orang ini, jadi saya membawanya ke sidang Mahkamah Agama mereka.
28 Ayu akok i ataso’ob yabin
29 Ternyata mereka menuntut dia karena beberapa persoalan hukum Taurat mereka, tetapi dia tidak bersalah atas sesuatu yang pantas dijatuhi hukuman mati atau hukuman penjara.
29 Anunuwet men abisa kakafin iwa’an
30 Ketika saya diberitahu bahwa orang Yahudi sudah mengatur rencana untuk membunuhnya, saya langsung mengirim dia kepada Tuan. Saya juga sudah menyuruh mereka yang menuduh dia untuk memperkarakan hal itu di hadapan Tuan. Sekian pemberitahuan dari saya. Salam hormat.”
30 Naatu
31 Maka tentara-tentara itu membawa Paulus ke kota Antipatris pada malam hari, sesuai perintah yang mereka terima.
31 Baiyowayah hai bowabow hibitih na’atube hisinaf, Paul hibai gugumin wanawanan hinawiy hin kakafih hai wawa’ir ana sou Antipatris imaim hitubar.
32 Hari berikutnya, pasukan berkuda meneruskan perjalanan dengan Paulus, sedangkan empat ratus tentara yang lain kembali ke markas.
32 Naatu marto baiyowayah ahiwat himatabir maiye hina yarir bar hitit, baise horse hai orot i Paul hinawiy bairi hin.
33 Ketika tujuh puluh penunggang kuda itu bersama Paulus tiba di Kaisarea, mereka menyerahkan Paulus beserta surat itu kepada gubernur.
33 Hinawiy hina Caesarea hitit fef gawan hitin naatu Paul auman hibai hirun umanamaim hiyai.
34 Sesudah gubernur membaca surat itu, dia bertanya kepada Paulus, “Kamu berasal dari provinsi mana?” Paulus menjawab bahwa dia dari provinsi Kilikia,
34 Gawan fef iyab naatu Paul ibatiy ana tafaram menane na, naatu Paul ana tafaram Silisia’ane rouw eo nonowar ana maramaim
35 lalu berkatalah gubernur, “Saya akan mendengar perkaramu waktu orang-orang yang menuduh kamu sudah tiba di sini.” Kemudian dia memberi perintah supaya Paulus ditahan di dalam gedung pemerintah yang dibangun Raja Herodes.
35 eo, “Ayu boro a kamabiy sabuw hinanabo inao anowar.” Imaibo iuwih hibai hin gawan ana bar gagaminamaim dibur bar hiyari’y.
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Atos 23, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.