Atos 14
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI
1 Ketika tiba di Ikonium, Paulus dan Barnabas pergi ke rumah pertemuan orang Yahudi dan mengajar tentang Yesus di sana, sama seperti yang mereka lakukan di Antiokia. Mereka mengajar dengan penuh kuasa sehingga banyak yang menjadi percaya kepada Yesus, baik orang Yahudi maupun bangsa lain.
1 Matanfufur tisisinaf na’atube Ikonium bar meraramaim Paul, Barnabas hairi hin Kou’ay bar hirun hai tur hio’omaim Jew sabuw naatu Greek sabuw moumurih maiyow hibotabirih hina baitumatumayah himatar.
2 Tetapi sebagian orang Yahudi yang tidak percaya menghasut warga yang bukan Yahudi supaya mereka membenci orang-orang yang percaya.
2 Baise Jew sabuw iyab baitumatum hikwakwahir, himisir Ufun Sabuw yah hiyi hikura’ara’ahih inan himisir baitumatumayah sabuw isah yah so’ar.
3 Meski begitu Paulus dan Barnabas tinggal lama di sana dan mengajar dengan berani tentang kebaikan hati TUHAN. Dan TUHAN menguatkan kesaksian mereka dengan memberi mereka kuasa untuk melakukan banyak keajaiban.
3 Tur Abarayah nati’imaim manin maiyow hima, Regah ana tur men kafai birumaim hi’omih, baise tur fokarin maiyow hio hibinan. Hai tur baiturobe isan Regah fair itih ina’inan gagamih himamataren, saise sabuw hitaso’ob nati tur i Regah biyanane nan.
4 Lama kelamaan, penduduk kota itu terbagi menjadi dua kelompok. Sebagian berpihak kepada orang-orang Yahudi, sementara yang lainnya berpihak kepada kedua rasul itu.
4 Sabuw nati bar merar gagamin wanawanan hima’am hikusib rou’ab matar, sabuw turin Jew isah hin, turin Tur Abarayah isah hin.
5 Kemudian sebagian orang Yahudi dan yang bukan Yahudi bersama para pemimpin kota itu bersepakat untuk menyiksa dan melempari Paulus dan Barnabas dengan batu.
5 Imaibo Ufun Sabuw naatu Jew sabuw hai ukwarih bairi awah ta’imon hibasit Tur Abarayah kabayamaim rouw bai’a’afiyih isan hio.
6 Tetapi waktu keduanya mengetahui rencana itu, mereka menyingkir ke daerah lain di provinsi Likaonia, yaitu ke kota Listra, Derbe, dan sekitarnya.
6 Tur Abarayah tur hinonowar ana veya hibihir hin tafaram Laikonia wanawanan bar merar gagamih rou’ab, Lystra naatu Derbe imaim hitit hima. Naatu bar merar afa
7 Di sana mereka terus menyampaikan Kabar Baik tentang Yesus.
7 nati’imaim hirun hibusuruf Tur Gewasin hibinan hiremor.
8 Di Listra ada seorang yang lumpuh sejak lahir dan belum pernah bisa berjalan.
8 Lystra wanawananamaim i orot ta an murubin ma’am. Iti orot i tutufuwaka an kakafin auman tufuw naatu men kafai reremoramih.
9 Ketika orang itu sedang mendengarkan Paulus berbicara, Paulus memandang dia dan menyadari bahwa orang itu percaya pada berita keselamatan dalam Yesus sehingga dia bisa disembuhkan.
9 Paul eo orot nati’imaim ma nonowar, basit Paul orot ana baitumatum itin karam boro nayawas, imih Paul mutufor nuw orot itin
10 Maka dengan suara keras Paulus berkata, “Berdirilah di atas kakimu!” Dan orang lumpuh itu langsung berdiri dan mulai berjalan-jalan.
10 naatu fanan aumetawat eaf eo, “Kumisir mutufor a yan kubat!” Orot ma’am fasi’iwa’an misir an yan bat busuruf remor.
11 Waktu orang banyak melihat apa yang sudah dilakukan Paulus, mereka berteriak-teriak dalam bahasa Likaonia, “Dewa-dewa kita sudah turun ke antara kita dalam wujud manusia!”
11 Sabuw rou’ay gagamin na’in hima’am abisa Paul sinaf hi’i’itin basit Laikonia turamaim fanah sib hio, “Anababatun god orotobe himatar isat hina hitit!”
12 Lalu mereka mulai memanggil Barnabas dengan nama Zeus, dan Paulus dengan nama Hermes, karena dia yang banyak berbicara.
12 Naatu Barnabas wabin Zeus hiwab naatu Paul wabin Hermes hiwab anayabin Paul tur bi’ukwarin.
13 Kebetulan rumah ibadah untuk dewa Zeus dekat sekali dengan kota itu. Karena mendengar bahwa kedua dewa mereka sudah turun, imam yang bekerja di rumah ibadah itu datang untuk mempersembahkan kurban kepada Paulus dan Barnabas. Mereka membawa sapi-sapi jantan dan rangkaian bunga.
13 Zeus ana firis, i ana Tafaror Bar gagamin i bar merar ufunane batabat, firis naatu sabuw bairi hikokok i Tur Abarayah hai sibor hitayai. Imih firis cow naatu beran bow na bar merar ana fur awanamaim tit.
14 Tetapi waktu Paulus dan Barnabas mendengar rencana imam itu, mereka merobek-robek jubah mereka sebagai tanda sangat tidak setuju. Lalu mereka berlari ke antara orang banyak itu sambil berseru,
14 Baise Barnabas, Paul hairi sabuw abisa hibiwa’an hi’itih hairi hai faifuw hiseb naatu hinunuw sabuw hai founamaim hirun hio,
15 “Teman-teman, jangan lakukan itu! Kami hanya manusia biasa, sama seperti kalian. Kami datang ke sini untuk mengajar kalian tentang berita keselamatan supaya kalian berhenti menyembah dewa-dewa. Tidak ada gunanya menyembah dewa. Berbaliklah dan sembahlah Allah yang benar, yaitu Dia yang sudah menciptakan langit, bumi, laut, dan beserta segala isinya.
15 “Kwa aisim iti kwasisinaf? aki i orot maiyow orot babin kwa na’atube. Aki iti’imaim anan aiyabin i Tur Gewasin ana binan, sawar iti hai yabin en kwanihamiyen, naatu God ma’ama wanatowan yait iti mar tafaram riy naatu sawar wanawanahimaim tema’am bimataren isan kwanamatabir.
16 Di masa lalu, Allah membiarkan semua manusia melakukan apa pun yang mereka anggap benar.
16 Marasika tafaram ta ta sabuw hai kok abisa hisisinaf i men rufutih,
17 Tetapi Allah memberi berkat-berkat kepada kalian untuk menunjukkan bahwa Dia memang ada. Misalnya Dia menurunkan hujan dari langit, membuat tanamanmu subur, serta memberimu makanan yang cukup dan hati yang gembira.”
17 baise mar etei sawar gewasih esisinaf imaim ekukubuna i turobe. Anayabin gagub marane iwa’an ere bay ana veya’amaim ematar bay ebit naatu dogor wanawanan yasisir awan ekakaratan.”
18 Namun, meski Paulus dan Barnabas sudah bicara seperti itu, keduanya hampir tidak berhasil mencegah orang banyak itu untuk mempersembahkan kurban bagi mereka berdua. Tetapi akhirnya persembahan itu tidak jadi diadakan.
18 Paul, Barnabas hairi iti turamaim hisinaftobon sabuw rou’ay gagamin na’in hai siwar siboromih hibow hinan hio’otanih towa rufufurih.
19 Beberapa waktu kemudian, sejumlah orang Yahudi dari Antiokia dan Ikonium datang ke situ. Mereka mempengaruhi warga Listra supaya memihak kepada mereka. Lalu orang banyak itu melempari Paulus dengan batu dan menyeretnya ke luar kota, karena mereka menyangka dia sudah mati.
19 Imaibo Jew sabuw hai ukwarih afa Antioch naatu Ikoniumane hinan sabuw hiora’ahih himisir Paul higam hiu, naatu kabayamaim hirab hitain hitit hin bar merar ufunane hihamiy, hinotanot i morob hirouw.
20 Tetapi waktu orang-orang yang sudah percaya Yesus berdiri mengelilingi Paulus, dia berdiri dan masuk lagi ke dalam kota. Besoknya dia berangkat ke Derbe bersama Barnabas.
20 Baise bai’ufununayah hiru’ay hi’ar bebera’uh hibatabat inu’in misir matabir in bar merar tit, mar to i Barnabas hairi hin Derbe hitit.
21 Di kota Derbe, Paulus dan Barnabas memberitakan kabar keselamatan dan banyak orang menjadi percaya kepada Yesus. Sesudah itu, mereka kembali lagi ke Listra, Ikonium, dan kota Antiokia yang di provinsi Pisidia.
21 Paul, Barnabas hairi Tur Gewasin Derbe wanawanan hibinan naatu bai’ufununayah moumurih na’in hibow. Imaibo himatabir maiye hin Lystra, Ikonium naatu Antioch hitit Syria wanawanan.
22 Di kota-kota itu, mereka berdua menguatkan hati para pengikut Kristus untuk tetap memegang keyakinan mereka kepada-Nya. Para rasul itu berkata, “Kita harus melalui banyak penderitaan sebelum masuk ke dalam kerajaan Allah.”
22 Nati’imaim bai’ufununayah hibaisih naatu koufair hitih hi’uwih hio. “A baitumatum kwabaib imaim kwaniturobe kwanama, yababan moumurih maiyow boro tanabow, imaibo tanan God ana aiwobomaim tanarun.”
23 Mereka juga memilih beberapa orang untuk memimpin setiap jemaat. Sesudah mereka semua berdoa dan berpuasa, Paulus dan Barnabas menyerahkan para pemimpin itu ke dalam tangan Yesus, yaitu Tuhan yang sudah mereka percayai.
23 Ekaleisia hai kou’ay tata wanawanahimaim Paul Barnabas hairi orot ukwarih hirubinih, hibow naatu hiyohar isah hiyoyoban sawar, imaibo Regah i hai baitumatum ana’an umanamaim hiya.
24 Sesudah itu, mereka berdua berjalan kembali melewati provinsi Pisidia, lalu tiba di provinsi Pamfilia.
24 Tafaram Pisidia wanawanan hi’afuw hirabon rounane hire’er ufunamaim hina Pamfilia hitit.
25 Keduanya mengajarkan berita keselamatan sekali lagi di kota Perga, lalu turun ke pelabuhan Atalia.
25 Naatu Perga imaim hibibinan ufunamaim hire hina Atalia hitit.
26 Dari situ mereka naik kapal menyeberang ke kota Antiokia yang di provinsi Siria, yaitu tempat di mana dulu jemaat mendoakan dan mengutus mereka pergi dalam perlindungan Allah sesuai dengan kebaikan hati-Nya. Dengan demikian mereka berdua sudah menyelesaikan tugas yang dipercayakan kepada mereka.
26 Wa imaim hibai himatabir maiye hin Antioch hitit, efan nati’imaim God ana tafafar naatu ana manaw ana kabeber hibai bowabow hibusuruf hibowabow yomanin himatabir hina nati’imaim hi’asa’ub.
27 Waktu Paulus dan Barnabas tiba di Antiokia, mereka mengumpulkan jemaat dan menceritakan semua yang sudah Allah lakukan melalui mereka berdua. Mereka juga berkata, “Allah benar-benar sudah membuka pintu kesempatan supaya bangsa-bangsa lain yang bukan Yahudi percaya kepada Yesus.”
27 Imih hina Antioch hititit ana maramaim ekaleisia sabuw etei hi’af ayuwih hai tur hiowen mi’itube God i wanawanahimaim sinaf baitumatum ana etawan botawiy Ufun Sabuw auman isah.
28 Lalu mereka tinggal dengan saudara-saudari seiman di kota itu dalam waktu lama.
28 Naatu bai’ufununayah bairi nati Antioch imaim bairi manin maiyow hima.
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Atos 14, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.