Apocalipse 1
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI
1 Saya, Yohanes, hamba Kristus, menuliskan penyataan dari Allah tentang peristiwa-peristiwa yang sudah ditetapkan-Nya untuk segera terjadi. Allah pertama-tama menyatakannya kepada Kristus Yesus, lalu Kristus mengutus seorang malaikat untuk menunjukkannya melalui penglihatan kepada saya, supaya segala hal yang dinyatakan itu dapat diberitakan kepada semua hamba-Nya yang lain.
1 Iti sawar abisa boro’omo hinamamatar isan God Jesu Keriso i’obaiy, saise Jesu ta’orereb ana’akir wairafin John taso’ob. Imih Keriso tounamatar iyafar tur bai na John biyan tit ana tur eowen.
2 Inilah kesaksian saya tentang segala hal yang saya lihat sendiri, yakni semua pesan Allah yang disampaikan kepada saya oleh Kristus Yesus.
2 Naatu John sawar etei i’itah i eorereb bukamaim kirum. Nati sawar i God ana tur naatu tur anababatun Jesu Keriso ana orereb tur.
3 Diberkatilah setiap orang yang membacakan penyataan ini. Diberkatilah juga setiap orang yang mendengarkan dan merenungkan semua yang tertulis di sini. Karena waktu yang ditetapkan Allah untuk peristiwa-peristiwa itu sudah dekat.
3 Orot yait iti tur ebiyab boro baigegewasin nab, naatu yait dinabamon ana tur nowar naatu abisa hikikirum bai ebi’ufunun boro baigegewasin nab, anayabin sawar matar isan ana veya i na kabom.
4 Salam sejahtera dari saya, Yohanes, kepada Saudara-saudari seiman di ketujuh jemaat di provinsi Asia. Kiranya Allah selalu berbaik hati kepada kalian masing-masing dan menjagamu sehingga hidupmu tenang dalam perlindungan-Nya. Karena segala berkat yang kita terima berasal
4 Kwa ekaleisia a kou’ay etei seven Asia wanawanan kwama’am, ayu John kwa a fef akikirum, ayoyoban God wanatowanin, marasika ma’am, boun ema’ama, naatu boro nama’am, manaw kabeber tufuw nit. Na’atube wagabur gewasih etei seven ana urama’ama nanamaim tebatabat auman hinigegewasini.
5 — ausente —
5 Naatu Jesu Keriso kourerebayan gewasin, morobone misir maiye ana etawan botawiyinayan, tafaram hai bonawiyenayan etei hai aiwob ukwarin auman nigegewasini.
6 — ausente —
6 aiwob na’atube tamatar tabi’aiwob naatu botaitit firis tamatar i ana God naatu Tamah isan tabowabow. Isan imih marakaw, fair, bora’ara’aten etei Jesu Keriso tanitin wanatowan, wanatowan. Amen.
7 Lihatlah, Yesus datang di antara awan-awan! Semua orang akan menyaksikan kedatangan-Nya, termasuk mereka yang sudah menikam Dia. Lalu semua bangsa di bumi akan meratap dengan nyaring karena mereka tahu bahwa Dia datang untuk mengadili mereka. Benar, itulah yang akan terjadi! Amin!
7 Kwanuw! Sakuk tafanamaim enan kwa’itin!
8 TUHAN Allah berkata, “Akulah Yang Pertama dan Yang Terakhir, Allah yang hidup, yang sudah ada sebelum penciptaan sampai sekarang, dan yang akan terus ada selama-lamanya. Akulah Sang Mahakuasa.”
8 “Ayu i An naatu Yomanin,” Regah God Fairin eo, “Ayu i marasika, boun, naatu mar boro nanan ana God.”
9 Saya, Yohanes, adalah saudara seiman kalian yang juga sering mengalami penganiayaan seperti yang sedang kalian alami karena mengikut Kristus Yesus. Sebagai saudara senasib sepenanggungan, kita sama-sama berjuang untuk bertahan dalam keyakinan kita kepada-Nya dan bersabar menantikan saatnya Allah memerintah sebagai Raja di dunia ini dengan nyata. Sekarang saya sedang diasingkan ke pulau Patmos karena saya memberitakan Firman Allah dan bersaksi tentang Kristus Yesus.
9 Kwa iyab ana aiwobomaim kwarur, ayu tuwat John bairit taituwbonen yatenubamaim biyat ebababan naatu bairi tafafaram. Ayu Patmos nuwamaim hiyara’iyu ama’am. Anayabin God ana tur naatu turobe ana kirikirifot Jesu kwib ao’orereb isan.
10 Pada suatu Hari Tuhan (hari Minggu), tiba-tiba saya dikuasai Roh Kudus. Lalu tidak jauh di belakang saya terdengarlah suara sedahsyat bunyi terompet yang memekakkan telinga.
10 Regah ana Veya’amaim, ayu wagabur gewasin targabuwu tainu tayowan naatu ufu’une nidun ta tour na’atube hibababin anowar eo.
11 Suara itu berkata, “Tuliskanlah semua hal yang akan diperlihatkan kepadamu, lalu kirimkanlah kepada ketujuh jemaat di provinsi Asia, yaitu di kota Efesus, Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis, Filadelfia, dan Laodikia.”
11 “Abisa kui’itah i buk firorowamaim inakirum naatu iniyafar nan ekaleisia hai kou’ay Asia wanawanan etei seven isah, wabih iti: Ephesus, Simena, Pergamum, Taiyatira, Sardis, Piladelfia naatu Laodicea.”
12 Saya menoleh ke belakang untuk melihat siapa yang berbicara kepada saya. Kemudian saya melihat ada tujuh tiang pelita bercabang, dan semuanya terbuat dari emas.
12 Ayu orot fanan anonowar ana yumat itinamih atatabir, baise atatatabir ana veya ramef hai batabat etei seven gold amaim hitar hirouwen hibatabat aitah.
13 Di antara ketujuh tiang pelita itu ada Seseorang yang kelihatannya seperti Sang Anak Adam. Dia memakai jubah yang panjangnya sampai ke kaki dan ikat pinggang emas yang sangat lebar hingga sampai ke dada.
13 Ramef hai batabat wanawanahimaim orot ta ana itinin i orot natun na’atube faifuw manin ius re aneika tit, dogoronamaim gold gerogeror auman.
14 Rambut-Nya putih seperti bulu domba, atau seputih salju. Mata-Nya bersinar seperti nyala api.
14 Aribun bikwes ana itinin i sakusakuk na’atube naatu aribun ana kwes i kobekob na’atube, matan ana itinin i wairaf ebitakir na’atube.
15 Kaki-Nya kelihatan seperti pijaran tembaga saat dimurnikan di dalam api yang sangat panas. Suara-Nya keras seperti bunyi air terjun raksasa.
15 An ana itinin i bronze wairafamaim te’afun biyan tesafam ekukusisiaribe, naatu fanan ana nowarin i harew siku ere eniniduw na’atube.
16 Tangan kanan-Nya memegang tujuh bintang. Lidah-Nya seperti pedang yang kedua sisinya tajam, menggambarkan bahwa semua perkataan-Nya sangat berkuasa. Dan wajah-Nya bersinar terang seperti cahaya matahari pada puncak teriknya.
16 Uman ana asukwafune daman etei seven bow, naatu baibiyow kaiy wan rororon so’arin awanane tit, yumatan ana itinin i rarasib anababatun, veya anafora’abin auyit erararan na’atube.
17 Ketika melihat Dia, saya langsung tersungkur di hadapan-Nya dan merasa seluruh kekuatan saya hilang, seperti mati mendadak. Lalu tangan kanan-Nya menyentuh saya dan Dia berkata, “Jangan takut! Akulah Yang Pertama dan Yang Terakhir, sebab Aku selalu ada. Aku sudah ada sebelum penciptaan dan akan terus ada sekalipun semuanya hilang lenyap.
17 Ayu ana yumat ai’itin ana veya anamaim ai mamayay are ain. Baise uman asukwafune eofere butubunu eo, “Men inabir, ayu i Busurufinayan naatu Baisawarinayan.
18 Akulah sumber kehidupan. Meskipun Aku pernah mati, tetapi lihatlah! Aku hidup sekarang, dan hidup sampai selama-selamanya! Amin. Aku memegang kunci Syeol dan berkuasa atas kematian. Jadi, Akulah yang berwenang menentukan kapan setiap orang mati, dan Aku juga berkuasa menghidupkan kembali.
18 Ayu i ma’ama wanatowanin, Ayu amorob baise boun ina’itu, yawasu ama’am wanatowan, wanatowan. Naatu morob ana tufatan na’atube Murumurubih Hai Efan ana tufatan auman abobotan.
19 Oleh karena itu, tuliskanlah semua hal yang akan diperlihatkan kepadamu, sebab semua penglihatan ini menggambarkan keadaan yang terjadi sekarang dan peristiwa yang akan datang.
19 Isan imih abisa i’itah, boun kui’itah naatu abisa boro hinamamatar ina’i’itah etei bukamaim inakirum.
20 Inilah arti dari kedua penglihatan tadi: Tujuh bintang yang kamu lihat di tangan kanan-Ku menggambarkan tujuh pelayan Tuhan yang mewakili ketujuh jemaat di kota-kota tersebut, sedangkan tujuh tiang pelita emas menggambarkan ketujuh jemaat itu.”
20 Daman seven umau asukwafune i’itah naatu ramef hai batabat etei seven gold amaim hitar hibatabat i’itah hai kirikirifot i iti. Daman seven i ekaleisia ana kou’ay etei seven hai tounamatar, naatu ramef hai batabat seven i ekaleisia ana kou’ay etei seven.”
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Apocalipse 1, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.