Apocalipse 19

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs BKJ

Sair da comparação
1 Sesudah itu saya mendengar suara orang yang sangat banyak berseru-seru di surga,
1 E depois destas coisas, eu ouvi uma grande voz de uma numerosa multidão no céu, dizendo: Aleluia! Salvação, e glória, e honra, e poder ao Senhor nosso Deus.
2 Karena Dia selalu menghakimi dengan adil dan benar.
2 Porque verdadeiros e justos são os seus juízos; porque ele julgou a grande prostituta, que corrompeu a terra com a sua fornicação, e vingou o sangue dos seus servos que estava na mão dela.
3 Sekali lagi orang banyak tadi berseru,
3 E novamente eles disseram: Aleluia! E a sua fumaça subiu para sempre e sempre.
4 Maka kedua puluh empat pemimpin dan keempat makhluk hidup langsung tersungkur menyembah Allah yang duduk di atas takhta sambil berseru,
4 E os vinte e quatro anciãos, e os quatro animais, prostraram-se e adoraram a Deus, assentado sobre o trono, dizendo: Amém! Aleluia!
5 Lalu terdengarlah suara dari dekat takhta Allah yang berkata,
5 E uma voz saiu do trono, dizendo: Louvai o nosso Deus, todos vós, seus servos, e vós que o temeis, tanto pequenos quanto grandes.
6 Kemudian saya mendengar suara orang yang sangat banyak dan suara para malaikat. Bunyinya seperti air terjun raksasa atau bunyi guntur yang hebat ketika mereka bersorak-sorai,
6 E eu ouvi como se fosse a voz de uma grande multidão, e como a voz de muitas águas, e como a voz de poderosos trovões, dizendo: Aleluia; porque o Senhor Deus onipotente reina.
7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai!
7 Alegremo-nos e regozijemo-nos, e demos honra a ele; porque as bodas do Cordeiro chegou, e sua esposa já se preparou.
8 Kepada pengantin-Nya sudah diberikan jubah dari kain linen yang putih bersih dan mengkilap.”
8 E foi-lhe concedido que se vestisse de linho fino, puro e resplandecente porque o linho fino é a justiça dos santos.
9 Kemudian malaikat yang menunjukkan semua hal itu menyuruh saya, “Tuliskanlah ini: Sungguh diberkati Allah semua orang yang diundang ke pesta pernikahan Anak Domba!” Lagi katanya kepada saya, “Itulah perkataan yang benar dari Allah!”
9 E ele disse-me, escreve: Abençoados são aqueles que são chamados à ceia das bodas do Cordeiro. E disse-me: Estas são as verdadeiras palavras de Deus.
10 Lalu saya langsung tersungkur untuk menyembah malaikat itu. Tetapi dia berkata kepada saya, “Jangan lakukan itu! Saya hanyalah hamba Allah sama seperti kamu dan saudara-saudari seimanmu, yaitu semua orang yang setia bersaksi tentang Yesus. Sembahlah Allah! Karena semua orang yang mengabarkan berita keselamatan tentang Yesus menjalankan pekerjaan Roh Kudus, sama seperti bernubuat.”
10 E caí a seus pés para o adorar; e ele me disse: Atenta para que tu não faças isso; eu sou o teu conservo, e de teus irmãos, que têm o testemunho de Jesus. Adora a Deus; porque o testemunho de Jesus é o espírito de profecia.
11 Kemudian saya melihat surga terbuka dan seekor kuda putih muncul beserta Penunggangnya, yaitu Dia yang bergelar ‘Yang Setia’ dan ‘Yang Benar’, karena Dia selalu adil dalam menghakimi manusia dan dalam berperang melawan musuh-musuh-Nya.
11 E eu vi o céu aberto, e eis um cavalo branco; e o que estava assentado sobre ele era chamado de Fiel e Verdadeiro; e com justiça julga e guerreia.
12 Mata-Nya bersinar seperti nyala api dan Dia memakai banyak mahkota. Di dahi-Nya tertulis suatu nama yang tidak diketahui oleh siapa pun selain Dia sendiri. Pada tiap mahkota tertulis gelar-gelar-Nya.
12 Seus olhos eram como chamas de fogo; e sobre a sua cabeça havia muitas coroas; e ele tem um nome escrito, que nenhum homem conhecia, senão ele mesmo.
13 Dia memakai jubah yang sudah dicelupkan dalam darah. Dan Dia mempunyai nama lain, yaitu “Firman Allah.”
13 E ele estava vestido com veste banhada em sangue; e o seu nome é chamado de: A Palavra de Deus.
14 Dia disertai oleh para tentara surga, masing-masing juga menunggangi kuda putih, dan jubah mereka pun dari kain linen yang putih bersih.
14 E os exércitos que estavam no céu seguiam-no sobre cavalos brancos, vestidos de linho fino, branco e limpo.
15 Dari mulut-Nya keluar pedang yang tajam kedua sisinya, gambaran perkataan-Nya yang berkuasa. Dengan kekuatan itulah Dia akan mengalahkan bangsa-bangsa yang melawan-Nya. Ketika Dia memerintah sebagai Raja, Dia akan “menjatuhkan hukuman berat atas kesalahan dan kejahatan mereka.” Kuasa-Nya untuk menghukum bagaikan “tongkat besi yang dengan mudah menghancurkan bejana keramik.” Dialah yang akan menjatuhkan hukuman atas bangsa-bangsa sesuai dengan murka Allah Yang Mahakuasa. Mereka dibinasakan seperti buah anggur yang diinjak-injak untuk memeras airnya.
15 E de sua boca sai uma espada afiada, para que com ela castigue as nações; e ele as governará com cetro de ferro; e ele pisa o lagar do vinho da fúria e da ira do Deus Todo-Poderoso.
16 Pada bagian jubah yang menutupi paha Penunggang kuda putih tadi, tertulis gelar lain untuk-Nya, yaitu
16 E ele tem sobre a sua veste e sobre a sua coxa um nome escrito: REI DOS REIS, E ­SENHOR DOS ­SENHORES.
17 Di langit, saya melihat malaikat berdiri menginjak matahari sambil berseru-seru, “Hai semua burung yang terbang di langit, marilah ke sini! Datanglah dan makanlah dalam pesta kemenangan besar yang disediakan Allah bagi kalian!
17 E eu vi um anjo que estava de pé no sol, e ele gritou com alta voz, dizendo a todas as aves que voam pelo meio do céu: Vinde, e ajuntai-vos à ceia do grande Deus;
18 Mari makan daging
18 para que possais comer a carne de reis, e a carne de capitães, e a carne de homens poderosos, e a carne de cavalos e dos que neles se assentam; e a carne de todos os homens, tanto livres quanto escravos, tanto pequenos quanto grandes.
19 Kemudian saya melihat binatang yang pertama tadi dan segala raja di bumi bersama para tentara mereka yang sudah berkumpul untuk melawan Penunggang kuda putih itu dan para tentara-Nya.
19 E eu vi a besta, e os reis da terra, e os seus exércitos reunidos, para guerrearem contra aquele que está assentado sobre o cavalo, e contra o seu exército.
20 Lalu binatang pertama itu ditangkap, juga binatang kedua. Dialah yang bekerja sebagai nabi palsu untuk menyesatkan manusia dengan mengadakan berbagai keajaiban dengan kuasa binatang yang pertama. Dengan demikian dia menipu semua orang yang menerima tanda penyembah, yaitu lambang nama binatang pertama. Kedua binatang itu dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api bercampur belerang.
20 E a besta foi tomada e com ele o falso profeta que operava milagres diante dele com os quais enganava os que receberam a marca da besta, e os que adoraram a sua imagem. Estes dois foram lançados vivos no lago de fogo, queimando com enxofre.
21 Tuhan yang menunggang kuda putih itu membunuh para tentara mereka dengan kekuatan perkataan-Nya saja. Lalu kenyanglah semua burung karena memakan daging mereka.
21 E os remanescentes foram mortos com a espada daquele que está assentado sobre o cavalo, espada que saía da sua boca; e todas as aves se fartaram com a carne deles.

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar Apocalipse 19, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.