2 Samuel 14
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs BKJ
1 Yoab menyadari bahwa raja Daud sangat sedih karena kehilangan Absalom.
1 Ora, Joabe, filho de Zeruia, percebeu que o coração do rei estava inclinado a Absalão.
2 Oleh sebab itu, Yoab menyusun rencana untuk menyelesaikan persoalan raja. Dia menyuruh utusan ke kota Tekoa untuk menjemput seorang perempuan yang dikenal cerdik. Waktu dia datang, Yoab berkata kepadanya, “Saya minta Ibu berpura-pura seperti sedang berduka. Kenakanlah pakaian berkabung dan jangan memakai minyak wangi. Bersikaplah seakan-akan Ibu sudah lama berkabung atas kematian anggota keluargamu.
2 E enviou Joabe a Tecoa, e trouxe de lá uma mulher sábia, e disse a ela: Rogo-te, finge-te ser uma pranteadora, e veste-te da tua indumentária de prantos, e não te unjas com azeite, mas sê como uma mulher que há muito pranteia pelo morto;
3 Lalu pergilah menghadap raja dan katakan kepadanya seperti yang kuajarkan ini.” Yoab pun memberitahukan apa yang harus dikatakan ibu itu.
3 e achega-te ao rei, e fala-lhe deste modo. Assim, Joabe colocou as palavras na boca da mulher.
4 Saat perempuan yang cerdik itu menghadap raja, dia bersujud untuk menghormatinya, lalu berkata, “Tuanku Raja, mohon tolonglah hamba!”
4 E quando a mulher de Tecoa falou ao rei, ela caiu sobre a sua face no chão, e fez reverência, e disse: Socorro, ó rei!
5 Raja bertanya, “Apa masalahmu?”
5 E o rei disse a ela: O que te aflige? E ela respondeu: Na verdade sou viúva e o meu marido está morto.
6 Saya memiliki dua anak laki-laki. Suatu hari, mereka berkelahi di ladang. Karena tidak ada yang menghentikan perkelahian mereka, maka kakaknya memukuli adiknya sampai mati.
6 E a tua criada tinha dois filhos, e os dois lutaram entre si no campo, e não houve ninguém para apartá-los, mas um feriu o outro, e o matou.
7 Sekarang seluruh anggota keluarga kami sedang menuntut agar saya menyerahkan kakaknya, supaya dia dihukum mati untuk membalas kematian adiknya. Tetapi kalau dia dibunuh, tidak akan ada lagi ahli waris dari almarhum suami saya. Dengan begitu padamlah satu-satunya harapan saya untuk meninggalkan keturunan atas nama suami saya di muka bumi ini.”
7 E eis que a família toda se levantou contra a tua criada, e disseram: Entrega aquele que matou o seu irmão, para que possamos matá-lo, pela vida do seu irmão a quem ele matou; e destruiremos também o herdeiro; e assim eles extinguirão o meu carvão que restou, e não deixarão para o meu marido nem nome, nem remanescente sobre a terra.
8 Jawab raja kepadanya, “Baik. Silakan pulang. Saya akan mengeluarkan perintah supaya anakmu itu tidak dihukum mati akibat peristiwa yang sudah terjadi.”
8 E o rei disse à mulher: Vai para a tua casa, e darei ordem acerca de ti.
9 Wanita itu kemudian berkata, “Tuanku, kalau ada yang merasa keputusan Tuan tidak adil, biar saya dan keluarga ayah saya yang menanggung tuduhan bersalah. Tuan dan kerajaan Tuan tidak akan dianggap bersalah dalam keputusan ini.”
9 E a mulher de Tecoa disse ao rei: Meu senhor, ó rei, a iniquidade seja sobre mim, e sobre a casa de meu pai; e seja inocente o rei e o seu trono.
10 Kata raja, “Jika ada anggota keluarga yang masih menuntut kematian anakmu, bawalah dia ke hadapan saya, dan saya jamin bahwa dia tidak akan mengganggumu lagi.”
10 E o rei disse: Qualquer um que disser qualquer coisa para ti, traz-mo a mim, e ele não tocará mais em ti.
11 Jawabnya, “Ya Tuanku Raja, berjanjilah di hadapan TUHAN Allahmu, supaya anggota keluarga yang hendak menuntut kematian anakku itu tidak membunuhnya. Jangan sampai ada penumpahan darah lagi.”
11 Então, ela disse: Rogo-te, que o rei se lembre do SENHOR teu Deus, para que não toleres que os vingadores do sangue destruam mais, para que não destruam o meu filho. E ele disse: Como o SENHOR vive, não há de cair nem sequer um cabelo do teu filho ao chão.
12 Lalu kata ibu itu, “Tuanku, mohon izinkan saya berbicara kepada Tuan tentang masalah lain.”
12 Então, a mulher disse: Permite que a tua criada, rogo-te, fale uma palavra ao meu senhor, o rei. E ele disse: Prossegue.
13 Wanita itu pun berkata, “Dengan keputusan Tuan tadi, maka tampaklah bahwa Tuan melakukan kesalahan yang merugikan umat Allah, karena Tuan belum memanggil kembali anak Tuan yang ada di tempat pengasingan.
13 E a mulher disse: Por que, então, pensaste tal coisa contra o povo de Deus? Porque o rei fala, de fato, tal coisa como alguém que é culpado, posto que o rei não recolhe novamente à casa o seu banido.
14 Tuan, kita semua pasti akan mati. Dan siapa yang sudah mati tidak bisa hidup lagi, sama seperti air yang sudah tumpah ke tanah tidak dapat dikumpulkan kembali. Tetapi Allah tidak mengambil nyawa orang. Sebaliknya, Dia selalu membuka jalan bagi orang yang sudah jauh dari-Nya supaya dapat kembali. Demikian juga yang seharusnya kita lakukan terhadap anak kita.
14 Porquanto havemos de morrer, e somos como água derramada no chão, a qual não pode mais ser recolhida; nem Deus respeita pessoa alguma; mas elabora meios para que o seu banido não seja expulso dele.
15 “Tuanku, ketika ada anggota keluarga saya yang mengancam, saya datang berbicara kepada Tuan sebab saya pikir, ‘Mungkin raja akan mengabulkan permintaan hambanya ini.’
15 Portanto, agora que vim falar desta coisa ao meu senhor, o rei, é porque o povo me fez temerosa; e a tua criada disse: Quero falar agora com o rei; pode ser que o rei atenda a petição da sua criada.
16 Ternyata benar! Raja sudah mendengarkan dan melepaskan saya dari tangan orang yang hendak membunuh saya dan anak saya. Kalau anak saya terbunuh, kami akan kehilangan tanah warisan yang sudah diberikan Allah!
16 Porque o rei ouvirá, para livrar a sua criada da mão do homem que destruiria a mim e o meu filho conjuntamente, retirando-nos da herança de Deus.
17 Tetapi sekarang hati saya merasa tenang karena saya yakin bahwa keputusan Tuan akan memberkati saya dan seluruh umat Allah. Tuan berhikmat seperti malaikat, karena selalu tahu membedakan antara hal yang baik dan yang jahat. Kiranya TUHAN Allah senantiasa menyertai Tuan!”
17 Então, a tua criada disse: A palavra do meu senhor, o rei, agora será consoladora; porque como um anjo de Deus, assim é o meu senhor, o rei, para discernir o bem do mal; portanto o SENHOR teu Deus será contigo.
18 Lalu raja berkata kepada wanita itu, “Sekarang saya akan bertanya kepadamu. Jangan sembunyikan apa pun dari saya!”
18 Então, o rei respondeu e disse à mulher: Não ocultes de mim, rogo-te, a coisa que te perguntarei. E a mulher disse: Que o meu senhor, o rei, agora fale.
19 Tanya raja, “Apakah Yoab yang menyuruhmu melakukan semua ini?”
19 E o rei disse: Não está a mão de Joabe contigo em tudo isto? E a mulher respondeu, e disse: Como vive a tua alma, meu senhor, o rei, ninguém pode virar à direita ou à esquerda daquilo que o meu senhor, o rei, fala; porque o teu servo Joabe, ele me mandou, e colocou todas estas palavras na boca da tua criada;
20 Hambamu Yoab melakukannya supaya Raja dapat melihat masalah antara Tuan dan Absalom dari sudut pandang lain. Tuan memang berhikmat seperti malaikat. Itulah sebabnya Tuan mengetahui segala sesuatu yang sedang terjadi di negeri ini.”
20 para ter esta forma de conversa o teu servo Joabe fez esta coisa; e o meu senhor é sábio, segundo a sabedoria de um anjo de Deus, para conhecer todas as coisas que estão na terra.
21 Lalu raja berkata kepada Yoab, “Baiklah! Saya setuju melakukan apa yang kamu inginkan. Bawalah Absalom kembali ke sini!”
21 E o rei disse a Joabe: Eis que, agora, fiz esta coisa; vai, portanto, traz-me de volta o jovem Absalão.
22 Maka Yoab bersujud dan berterima kasih kepada Daud, “Hari ini hambamu tahu bahwa Tuanku Raja berkenan kepada hamba, karena Tuan sudah mengabulkan permintaan hambamu ini!”
22 E Joabe caiu ao chão sobre a sua face, e se curvou, e agradeceu ao rei; e Joabe disse: Hoje o teu servo sabe que tenho achado graça à tua vista, meu senhor, ó rei, por ter o rei atendido à petição do seu servo.
23 Kemudian Yoab berangkat ke kota Gesur untuk membawa Absalom kembali ke Yerusalem.
23 Então Joabe se levantou e foi até Gesur, e trouxe Absalão a Jerusalém.
24 Tetapi Daud berpesan, “Absalom hanya boleh kembali ke rumahnya sendiri. Jangan sampai dia mendatangi saya.” Jadi Absalom pulang ke rumahnya dan tidak datang kepada raja.
24 E o rei disse: Que ele torne à sua própria casa, e que não veja a minha face. Assim, Absalão retornou à sua própria casa, e não viu a face do rei.
25 Di seluruh Israel, Absalom dipuji karena ketampanannya. Dari ujung rambut sampai ujung kaki, dia tidak bercela.
25 Porém, em todo o Israel não havia nenhum a ser tão elogiado como Absalão pela sua beleza; desde a sola do pé até a coroa da sua cabeça não havia mácula alguma nele.
26 Setahun sekali, Absalom mencukur rambutnya ketika dia merasa sudah terlalu berat. Berat rambut yang dipotong bisa mencapai dua setengah kilogram.
26 E quando ele raspava a sua cabeça, (porquanto, a cada fim de ano ele a raspava; e como o cabelo lhe pesava, por isso ele o cortava), ele pesava os cabelos da sua cabeça como duzentos shekels segundo o peso do rei.
27 Absalom mempunyai tiga anak laki-laki dan seorang anak perempuan yang sangat cantik, namanya Tamar.
27 E a Absalão nasceram três filhos, e uma filha, cujo nome era Tamar; ela era uma mulher de formosa aparência.
28 Sudah dua tahun berlalu sejak Absalom tinggal di Yerusalem tanpa diizinkan menghadap raja.
28 Assim, Absalão habitou dois anos completos em Jerusalém, e não viu a face do rei.
29 Pada suatu hari, Absalom menyuruh orang memanggil Yoab. Dia hendak mengutusnya menghadap raja untuk memintakan izin bertemu. Namun, Yoab tidak datang. Untuk kedua kalinya, Absalom memanggil Yoab, tetapi dia masih tidak datang.
29 Portanto, Absalão enviou a Joabe, para enviá-lo ao rei; mas ele não quis vir até ele; e, quando ele enviou, novamente, pela segunda vez, ele não quis vir.
30 Maka Absalom berkata kepada para pegawainya, “Yoab memiliki ladang yang bersebelahan dengan ladang saya. Ada tanaman jelai yang siap dipanen di situ. Bakarlah ladangnya itu!” Jadi para pegawai Absalom membakar ladang Yoab.
30 Portanto, ele disse aos seus servos: Vede, o campo de Joabe fica perto do meu, ele tem ali cevada; ide e ateai-lhe fogo. E os servos de Absalão atearam fogo ao campo.
31 Lalu Yoab datang ke rumah Absalom dan memprotes, “Mengapa para pegawaimu membakar ladang saya?!”
31 Então Joabe se levantou e veio a Absalão, até a sua casa, e lhe disse: Por que os teus servos atearam fogo ao meu campo?
32 Jawab Absalom, “Karena aku sudah memanggilmu, tetapi kamu tidak mau datang. Aku bermaksud meminta kamu menghadap raja dan bertanya, ‘Untuk apa Ayah menyuruh aku pulang dari Gesur kalau tidak mau bertemu denganku? Lebih baik aku tetap di sana. Izinkanlah aku datang menghadap Ayah. Jika memang aku bersalah, aku bersedia dihukum mati!’”
32 E Absalão respondeu a Joabe: Eis que enviei a ti, dizendo: Vem aqui para que eu possa te enviar ao rei para dizer: Por que vim de Gesur? Teria sido bom para mim ter permanecido lá; agora, portanto, deixa que eu veja a face do rei; e se houver alguma iniquidade em mim, que ele me mate.
33 Yoab pun menemui raja dan menyampaikan pesan itu kepadanya. Kemudian raja memanggil Absalom. Absalom datang dan bersujud di hadapannya. Lalu Daud memeluk anaknya itu.
33 Então Joabe veio até o rei e lhe disse: E quando ele chamou Absalão, ele veio ao rei, e se curvou com sua face até o chão perante o rei; e o rei beijou Absalão.
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar 2 Samuel 14, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.