2 Reis 6

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs BKJ

Sair da comparação
1 Suatu hari, beberapa orang dari perkumpulan para nabi mengusulkan kepada Elisa, “Tuan tahu bahwa tempat kita ini terlalu kecil.
1 E os filhos dos profetas disseram a Eliseu: Eis que, agora, o lugar onde habitamos contigo é demasiadamente apertado para nós.
2 Karena itu izinkanlah kami pergi ke sungai Yordan menebang beberapa pohon di sana. Jika masing-masing menebang satu saja, maka balok kayu yang terkumpul akan cukup untuk membangun tempat baru bagi kita.”
2 Vamos, nós te rogamos, até ao Jordão, e de lá tome cada homem uma viga, e façamos ali um lugar onde nós possamos habitar. E ele respondeu: Ide vós.
3 Salah seorang dari mereka berkata, “Ikutlah dengan kami.”
3 E um disse: Sê contente, rogo-te, e vai com os teus servos. E ele respondeu: Eu irei.
4 Maka pergilah Elisa bersama mereka. Sesampainya di tepi sungai Yordan, mereka mulai menebang.
4 Assim, ele foi com eles. E, quando eles chegaram até o Jordão, cortaram madeira.
5 Ketika salah satu orang itu sedang mengayunkan kapak, kepala kapak yang dari besi terlepas dari gagang kayu dan jatuh ke dalam air. Dia berteriak, “Aduh, Tuanku! Itu barang pinjaman!”
5 Porém, enquanto um deles estava derrubando um tronco, a lâmina do machado caiu dentro da água; e ele gritou e disse: Ai, mestre! Isto era emprestado.
6 Nabi Elisa bertanya, “Di mana jatuhnya?” Orang itu menunjuk tempat mata kapaknya tercebur. Lalu Elisa memotong sebuah ranting dan melemparkannya ke air itu. Tiba-tiba besi kapak itu mengapung ke permukaan air.
6 E o homem de Deus disse: Onde ele caiu? E ele lhe mostrou o lugar. E ele arrancou um galho, e o lançou ali dentro; e o ferro flutuou.
7 Berkatalah Elisa, “Nah, ambillah.” Maka orang itu mengulurkan tangan dan mengambilnya.
7 Portanto, disse ele: Toma-o para ti. E ele estendeu a sua mão e o apanhou.
8 Ketika raja Aram akan memerangi Israel, dia menyusun rencana bersama para pejabat militernya. Kemudian raja berkata, “Jadi, kita akan menghadang di lokasi anu.”
8 Então, o rei da Síria guerreou contra Israel e tomou conselho com os seus servos, dizendo: Em tal e tal lugar será o meu acampamento.
9 Sementara itu di Israel, Elisa mengirim pesan kepada raja Israel, “Waspadalah! Jangan melewati lokasi ini dan itu, karena tentara Aram berencana menyerang dari sana.”
9 E o homem de Deus enviou ao rei de Israel, dizendo: Acautela-te para que não passes em tal lugar; porque para lá desceram os sírios.
10 Maka Raja Israel mengirim pengintai ke tempat itu, dan ternyata benar, ada pasukan Aram di sana. Elisa berulang-ulang membocorkan rencana raja Aram.
10 E o rei de Israel enviou para o lugar sobre o qual o homem de Deus lhe contara, e de que o alertara, e ali salvou-se, não uma nem duas vezes.
11 Akhirnya raja Aram marah. Dia pun mengumpulkan para komandan pasukannya dan berkata kepada mereka, “Pasti ada salah satu dari kalian yang berkhianat dan memberitahukan rencana kita kepada raja Israel!”
11 Portanto, o coração do rei da Síria ficou mui turbado por esta coisa; e ele chamou os seus servos, e disse-lhes: Não me mostrareis vós qual de nós é pelo rei de Israel?
12 Salah seorang menjawab, “Tidak, Tuanku Raja. Tetapi Nabi Elisa di Israel, dia dapat mengetahui rencana rahasia Tuan, bahkan rencana yang Tuanku ucapkan di kamar tidur. Dialah yang memberitahukannya kepada raja Israel.”
12 E um dos seus servos disse: Nenhum, meu senhor, ó rei; mas Eliseu, o profeta que está em Israel, conta ao rei de Israel as palavras que tu falas na tua câmara de dormir.
13 Lalu raja Aram memberi perintah, “Pergilah mencari tahu di mana dia berada. Sesudah itu saya akan mengutus tentara untuk menangkapnya.”
13 E ele disse: Vai e espiona onde ele está, para que eu possa mandar apanhá-lo. E contaram-lhe, dizendo: Eis que ele está em Dotã.
14 Lalu raja Aram mengirimkan sejumlah besar pasukan, termasuk tentara berkuda dan kereta perang. Mereka tiba pada malam hari lalu mengepung kota itu.
14 Portanto, ele para lá enviou cavalos, e carruagens, e um grande exército; e eles vieram à noite, e impuseram um cerco à cidade.
15 Besok paginya, ketika pelayan Elisa bangun dan keluar dari rumah, dia melihat pasukan tentara yang sangat besar sudah mengelilingi kota. Berkatalah pelayan itu kepada Elisa, “Celaka, Tuanku! Kita harus bagaimana?”
15 E, quando o servo do homem de Deus havia se levantado cedo, e saído, eis que um exército cercava a cidade tanto com cavalos, quanto com carruagens. E o seu servo disse a ele: Ai, meu mestre! Como faremos?
16 Jawab Elisa, “Jangan takut, karena tentara yang di pihak kita lebih banyak daripada mereka.”
16 E ele respondeu: Não temas; porque aqueles que estão conosco são mais do que aqueles que estão com eles.
17 Lalu Elisa berdoa, “Ya TUHAN, buatlah dia dapat melihatnya.” Maka TUHAN membuat pelayan melihat bahwa bukit tempat kota itu berada penuh oleh pasukan berkuda dan kereta-kereta berapi. Pasukan surgawi itu mengelilingi tempat kediaman Elisa.
17 E Eliseu orou, e disse: SENHOR, rogo-te que abra os seus olhos para que ele possa enxergar. E o SENHOR abriu os olhos do moço; e ele viu; e eis que, o monte estava cheio de cavalos e carruagens de fogo ao redor de Eliseu.
18 Saat pasukan Aram maju mendekatinya, Elisa berdoa kepada TUHAN, “Butakanlah mata orang-orang ini.” Dan TUHAN mengabulkan doa Elisa sehingga mereka menjadi buta.
18 E quando eles desceram até ele, Eliseu orou ao SENHOR, e disse: Fere este povo, rogo-te, com cegueira. E ele os feriu com cegueira, segundo a palavra de Eliseu.
19 Lalu Elisa berkata kepada mereka, “Kalian salah jalan. Ini bukan kota yang kalian tuju. Ikuti saya. Saya akan mengantar kalian kepada orang yang kalian cari.” Elisa kemudian membawa mereka ke kota Samaria.
19 E Eliseu disse-lhes: Esse não é o caminho, nem é esta a cidade; segui-me, e eu vos trarei até o homem a quem buscais. Ele, porém, conduziu-lhes até Samaria.
20 Ketika pasukan Aram itu masuk ke Samaria, Elisa berdoa lagi, “TUHAN, bukalah mata mereka agar bisa melihat kembali.” TUHAN membuka mata mereka dan orang-orang itu menyadari bahwa mereka ada di tengah kota Samaria.
20 E sucedeu, quando eles haviam chegado em Samaria, que Eliseu disse: SENHOR, abre os olhos destes homens, para que possam enxergar. E o SENHOR abriu os seus olhos, e eles viram; e, eis que, eles estavam no meio de Samaria.
21 Sewaktu raja Israel melihat tentara musuhnya, dia berkata kepada Elisa, “Bapa, izinkanlah saya membunuh mereka. Ini kesempatan emas!”
21 E o rei de Israel disse a Eliseu, quando os viu: Meu pai, devo feri-los? Devo feri-los?
22 Jawab Elisa, “Jangan! Anggaplah mereka seperti hasil tawanan perang. Tawanan tidak dibunuh, bukan? Berilah mereka makanan dan minuman, dan sesudah itu biarkan mereka kembali kepada raja mereka.”
22 E ele respondeu: Tu não os ferirás; feririas tu aqueles aos quais tomastes cativo com a tua espada e com o teu arco? Põe pão e água diante deles para que possam comer e beber, e se vão para o seu mestre.
23 Maka raja Israel menjamu pasukan Aram itu dengan makan besar. Setelah selesai, dia menyuruh mereka pulang, kembali kepada raja Aram. Sejak itu, tentara Aram tidak pernah lagi menjarah ke negeri Israel.
23 E ele preparou grande provisão para eles; e quando eles haviam comido e bebido, ele os despediu, e foram até o seu mestre. Assim, os bandos da Síria não mais adentraram a terra de Israel.
24 Beberapa waktu kemudian, Ben Hadad, raja Aram, mengerahkan seluruh tentaranya untuk mengepung kota Samaria.
24 E sucedeu, depois disso, que Ben-Hadade, rei da Síria, reuniu todo o seu exército, e subiu, e sitiou Samaria.
25 Karena dikepung, penduduk tidak dapat membeli ataupun mengumpulkan bahan makanan dari luar kota. Lama kelamaan habislah persediaan makanan di Samaria sehingga terjadi bencana kelaparan yang hebat. Begitu parahnya kelaparan itu sehingga mereka bersedia membayar harga apa pun untuk mendapat makanan, biarpun makanan itu tidak layak dimakan.
25 E houve uma grande fome em Samaria; e, eis que eles a sitiaram, até que uma cabeça de jumento foi vendida por oitenta peças de prata, e a quarta parte de um cabo de esterco de pombas por cinco peças de prata.
26 Suatu hari, saat raja Israel sedang berjalan di atas tembok kota, seorang perempuan berseru kepadanya, “Tolonglah saya, Tuanku Raja!”
26 E enquanto o rei de Israel estava passando por cima do muro, gritou ali uma mulher, dizendo: Socorro, meu senhor, ó rei.
27 Jawab raja, “Kalau TUHAN saja tidak menolongmu, mana mungkin saya bisa! Saya tidak punya gandum dan air anggur.”
27 E ele disse: Se o SENHOR não te ajudar, de onde te ajudarei? Da eira ou do lagar?
28 Tetapi kemudian raja bertanya, “Memangnya apa yang menjadi masalah Ibu?”
28 E o rei disse-lhe: O que te aflige? E ela respondeu: Esta mulher disse para mim: Dá o teu filho, para que possamos comê-lo hoje, e amanhã comeremos o meu filho.
29 Jadi kami merebus dan memakan anak saya. Hari ini saya berkata kepadanya, ‘Sekarang giliranmu. Relakan anakmu supaya kita bisa makan.’ Tetapi dia sudah menyembunyikan anaknya!”
29 Assim, nós cozinhamos o meu filho, e o comemos; e eu disse a ela no dia seguinte: Dá o teu filho, para que possamos comê-lo, e ela havia escondido o seu filho.
30 Mendengar cerita perempuan itu, raja merobek jubahnya tanda kegusaran dan duka. Karena dia sedang bediri di atas tembok, banyak penduduk rakyat yang berdiri di situ melihat bahwa baju bagian dalamnya adalah kain karung.
30 E sucedeu, quando o rei ouviu as palavras da mulher, que ele rasgou as suas vestes; e passou por cima do muro, e o povo olhou e, eis que ele tinha pano de saco por dentro, sobre a sua carne.
31 Lalu raja berkata, “Biarlah Allah menghukum saya jika hari ini saya tidak memenggal Elisa anak Safat itu!”
31 Então, ele disse: Deus assim faça, e mais ainda a mim, se a cabeça de Eliseu, o filho de Safate, estiver firme sobre ele neste dia.
32 Kemudian raja mengirim utusan untuk menangkap Elisa. Saat itu Elisa sedang duduk di rumahnya dengan beberapa pemimpin kota. Tetapi sebelum utusan raja tiba, Elisa berkata kepada para pemimpin itu, “Si pembunuh sudah menyuruh orang memenggal kepala saya. Bersiaplah! Sebentar lagi utusannya tiba. Tutuplah pintu dan jangan biarkan dia masuk. Pasti tuannya menyusul di belakang.”
32 Eliseu, porém, estava assentado na sua casa, e os anciãos se assentavam com ele; e o rei enviou um homem adiante de si, mas antes que o mensageiro chegasse até ele, disse ele aos anciãos: Vede vós como este filho de um assassino mandou me cortarem a cabeça? Vede, quando o mensageiro vier, fechai a porta, e contenham-no firmemente junto à porta; o som dos pés do seu mestre não está atrás dele?
33 Elisa masih berbicara kepada mereka ketika utusan itu tiba. Lalu mereka mendengar suara raja yang berkata, “Dengar! TUHANlah yang menyebabkan bencana ini! Buat apa mengharapkan pertolongan-Nya lagi!”
33 E enquanto ele ainda conversava com eles, eis que o mensageiro desceu até ele; e ele disse: Eis que este mal é do SENHOR; o que mais eu deveria esperar do SENHOR?

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar 2 Reis 6, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.