2 Reis 5

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs NVT

Sair da comparação
NVT Nova Versão Transformadora
1 Pada waktu itu, kerajaan Aram memiliki panglima militer bernama Naaman. Dia sangat terhormat dan menjadi orang kepercayaan raja. Naaman seorang pahlawan perang yang tangguh. Melalui pimpinannya, TUHAN membuat kerajaan Aram menang perang. Akan tetapi, Naaman terkena penyakit kulit yang parah.
1 O rei da Síria tinha grande respeito por Naamã, comandante do seu exército, pois, por meio dele, o S enhor tinha dado grandes vitórias à Síria. Mas, embora Naamã fosse um guerreiro valente, sofria de lepra.
2 Pada masa itu juga, kelompok-kelompok kecil tentara Aram sering datang menjarah Israel. Dalam salah satu penjarahan, mereka menangkap seorang anak perempuan muda. Anak itu kemudian dijadikan budak istri Naaman.
2 Naquela época, saqueadores sírios tinham invadido o território de Israel, e entre os cativos havia uma menina que se tornou serva da esposa de Naamã.
3 Mengetahui penyakit Naaman, gadis itu berkata kepada nyonyanya, “Kalau tuan Naaman pergi kepada nabi Israel di kota Samaria, nabi itu pasti bisa menyembuhkan tuan.”
3 Certo dia, a menina disse à sua senhora: “Como seria bom se meu senhor fosse ver o profeta em Samaria! Ele o curaria da lepra!”.
4 Maka Naaman pergi menghadap raja Aram untuk meminta izin, “Budak istri saya berasal dari Israel. Dia mengatakan ada nabi di Israel yang bisa menyembuhkan saya. Mohon izinkanlah saya pergi menemui nabi itu.”
4 Naamã contou ao rei o que a menina israelita tinha dito.
5 Raja Aram menjawab, “Pergilah. Saya akan memberikan surat pengantar untuk disampaikan kepada raja Israel.” Sesudah itu Naaman pergi dengan membawa hadiah berupa 300 kilogram perak, 72 kilogram emas, dan sepuluh pakaian bagus.
5 Então o rei da Síria lhe respondeu: “Vá visitar o profeta. Eu lhe darei uma carta de apresentação ao rei de Israel”. Naamã partiu levando 350 quilos de prata, 72 quilos de ouro e dez roupas de festa.
6 Naaman menyampaikan surat raja Aram kepada raja Israel. Isinya, “Dengan surat ini saya mengantarkan panglima saya, Naaman, kepadamu agar dia disembuhkan dari sakit kulitnya.”
6 A carta para o rei de Israel dizia: “Com esta carta apresento meu servo Naamã. Quero que o rei o cure da lepra”.
7 Setelah membaca surat itu, raja Israel merobek pakaiannya sebagai tanda kegusaran sambil berkata, “Surat macam apa ini! Saya bukan Allah yang bisa memberi atau mencabut nyawa! Apa-apaan raja Aram mengutus orang kepada saya untuk disembuhkan dari penyakit kulit! Dia pasti hanya mencari-cari alasan untuk menyerang kita lagi!”
7 Quando o rei de Israel leu a carta, rasgou as roupas e disse: “Acaso sou Deus, capaz de dar ou de tirar a vida? Por que esse homem me pede que cure um leproso? Como vocês podem ver, ele procura um pretexto para nos atacar!”.
8 Kabar bahwa raja merobek pakaiannya sampai kepada Nabi Elisa. Lalu Elisa mengirimkan pesan kepada raja, “Yang Mulia tidak perlu merobek pakaian. Suruh orang itu datang kepada saya, agar dia tahu bahwa ada nabi di Israel.”
8 Mas, quando Eliseu, o homem de Deus, soube que o rei de Israel havia rasgado as roupas, mandou-lhe esta mensagem: “Por que o rei ficou tão aflito? Envie Naamã a mim, e ele saberá que há um profeta verdadeiro em Israel”.
9 Maka Naaman datang ke rumah Nabi Elisa dengan rombongan kereta kudanya. Dia berdiri di depan pintu.
9 Então Naamã foi com seus cavalos e carruagens e parou à porta da casa de Eliseu.
10 Elisa menyuruh seorang pelayannya keluar untuk menyampaikan pesan kepada Naaman, “Pergilah mencelupkan diri tujuh kali di sungai Yordan. Kulitmu akan kembali pulih dan kamu akan bersih dari penyakit itu.”
10 Ele mandou um mensageiro dizer a Naamã: “Vá e lave-se sete vezes no rio Jordão. Sua pele será restaurada, e você ficará curado da lepra”.
11 Naaman pergi dengan tersinggung sambil berkata, “Aku kira dia akan keluar menemui saya, berdoa kepada TUHAN Allahnya dengan mengangkat tangan di atas penyakitku, lalu kulitku langsung sembuh seketika.
11 Naamã ficou indignado e disse: “Imaginei que ele sairia para me receber! Esperava que movesse as mãos sobre a lepra, invocasse o nome do S enhor , seu Deus, e me curasse!
12 Kalau hanya dengan mandi di sungai aku bisa sembuh, lebih baik aku mandi di sungai negeriku sendiri! Ada sungai Abana dan Parpar di kota Damsik yang lebih bagus daripada semua sungai di Israel!” Demikianlah Naaman berbalik dan pergi dengan marah.
12 Não são os rios Abana e Farfar, em Damasco, melhores que qualquer rio de Israel? Será que eu não poderia me lavar em um deles e ser curado?”. Naamã deu meia-volta e partiu furioso.
13 Para pelayan yang mengantar Naaman mendekati dia lalu berkata, “Tuan, seandainya pun nabi itu meminta engkau melakukan syarat yang sulit, Tuan pasti mau melakukannya demi bisa sembuh. Tetapi dia hanya menyuruh Tuan untuk mandi di tempat tertentu agar sembuh. Mengapa tidak dicoba saja, Tuan?”
13 Mas seus oficiais tentaram convencê-lo, dizendo: “Meu senhor, se o profeta lhe tivesse pedido para fazer algo muito difícil, o senhor não teria feito? Por certo o senhor deve obedecer à instrução dele, pois disse apenas: ‘Vá, lave-se e será curado’”.
14 Maka Naaman pergi ke sungai Yordan dan mencelupkan dirinya tujuh kali di sana, sesuai perintah Nabi Elisa. Tiba-tiba kulitnya langsung pulih semulus kulit bayi. Demikianlah Naaman dibersihkan dari penyakitnya.
14 Assim, Naamã desceu ao Jordão e mergulhou sete vezes, conforme a instrução do homem de Deus. Sua pele ficou saudável como a de uma criança, e ele foi curado.
15 Jadi, Naaman beserta seluruh rombongannya kembali kepada Elisa. Di depan Nabi Elisa dia berkata, “Saya yakin bahwa di seluruh bumi ini, Allah yang benar hanya Allah di Israel! Karena itu, mohon terimalah pemberian dari hambamu ini.”
15 Então Naamã e toda a sua comitiva voltaram para onde morava o homem de Deus. Ao chegar diante dele, Naamã disse: “Agora sei que no mundo inteiro não há Deus, senão em Israel. Por favor, aceite um presente de seu servo”.
16 Tetapi Elisa menjawab, “Saya bersumpah demi TUHAN yang hidup, yang saya layani, bahwa saya tidak akan menerima apa pun darimu.” Naaman mendesak Nabi Elisa untuk menerimanya, tetapi dia tetap menolak.
16 Eliseu, porém, respondeu: “Tão certo como vive o S enhor , a quem sirvo, não aceitarei presente algum”. Embora Naamã insistisse, Eliseu recusou.
17 Akhirnya Naaman berkata, “Jika tidak, tolong izinkan hambamu ini membawa tanah dari sini sebanyak yang bisa diangkut dua ekor bagal untuk saya buat menjadi mezbah dan menyembah TUHAN di atas tanah itu. Sebab saya tidak akan pernah lagi mempersembahkan kurban apa pun kepada dewa-dewa, kecuali kepada TUHAN.
17 Então Naamã disse: “Está bem, mas peço que permita que este seu servo leve para casa duas mulas carregadas com a terra deste lugar. De agora em diante, nunca mais oferecerei holocaustos ou sacrifícios a qualquer outro deus, senão ao S enhor .
18 Tetapi semoga TUHAN mengampuni saya untuk satu hal ini: Ketika tuan saya, raja Aram, masuk ke kuil dewa Rimon untuk beribadah, saya wajib menemani dia, sehingga saya terpaksa harus bersujud di kuil Rimon. Kiranya TUHAN mengampuni saya dalam hal ini.”
18 Mas que o S enhor me perdoe por uma coisa: quando meu senhor, o rei, for ao templo do deus Rimom para adorar ali e se apoiar em meu braço, que o S enhor me perdoe quando eu também me curvar”.
19 Nabi Elisa menjawab, “Ya, kamu bisa pulang dengan tenang.” Kemudian Naaman memulai perjalanan kembali ke negerinya.
19 “Vá em paz”, disse Eliseu. Então Naamã partiu para casa.
20 Ketika Naaman belum jauh dari tempat itu, Gehazi berpikir, “Tuanku Elisa membiarkan orang Aram itu pergi tanpa membayar apa-apa. Enak saja dia! Aku bersumpah demi TUHAN yang hidup, aku akan mengejar Naaman dan menerima sesuatu darinya.”
20 Mas Geazi, servo de Eliseu, o homem de Deus, pensou: “Meu senhor não deveria ter deixado esse sírio, Naamã, partir sem aceitar os presentes. Tão certo como vive o S enhor , vou correr atrás dele para ver se consigo alguma coisa”.
21 Maka Gehazi mengejar Naaman.
21 E Geazi correu atrás de Naamã. Quando Naamã viu que Geazi corria atrás dele, desceu de sua carruagem e foi ao encontro dele. “Está tudo bem?”, perguntou Naamã.
22 Jawab Gehazi, “Semua baik-baik saja. Tuan Elisa mengutus saya dengan pesan ini, ‘Dua pelayan dari anggota perkumpulan nabi baru saja tiba dari pegunungan Efraim. Tolong berikan kepada mereka 30 kilogram perak dan dua pasang pakaian.’”
22 “Sim, está tudo bem”, respondeu Geazi. “Meu senhor me enviou para dizer que acabaram de chegar dois jovens profetas da região montanhosa de Efraim. Meu senhor pediu 35 quilos de prata e duas roupas de festa para eles.”
23 Naaman berkata, “Silakan, bahkan ambillah dua kali lipat!” Lalu Naaman mengikat 60 kilogram perak di dalam dua kantong, juga dua pasang pakaian dan memaksa Gehazi untuk menerimanya. Dia pun memberikan barang-barang itu kepada dua orang pelayannya dan mereka membawakannya untuk Gehazi.
23 “Claro, leve setenta quilos de prata”, insistiu Naamã. Ele lhe deu duas roupas de festa, colocou a prata em duas sacolas e enviou dois servos para carregarem os presentes para Geazi.
24 Setibanya di kediamannya di bukit, Gehazi mengambil barang-barang itu dari para pelayan Naaman dan meletakkannya di dalam rumah. Lalu kedua pelayan Naaman pulang.
24 Ao chegarem à colina, Geazi pegou as sacolas, enviou os servos de volta e escondeu os presentes dentro de casa.
25 Ketika Gehazi kembali kepada Elisa, tuannya itu bertanya, “Dari mana kamu, Gehazi?”
25 Quando entrou para ver seu senhor, Eliseu, este lhe perguntou: “Onde você esteve, Geazi?”. “Não estive em lugar algum”, respondeu Geazi.
26 Tetapi Elisa menjawab, “Tidak usah berbohong! TUHAN menunjukkan kepadaku dalam penglihatan ketika Naaman turun dari keretanya menemui kamu. Atas perbuatan ajaib yang TUHAN kerjakan, kita tidak pantas menerima pakaian dan perak, yang akan digunakan untuk membeli kebun zaitun, kebun anggur, domba, ternak, ataupun budak laki-laki dan perempuan.
26 Mas Eliseu lhe disse: “Você não percebe que eu estava presente em espírito quando Naamã desceu da carruagem para encontrar-se com você? Esta definitivamente não era ocasião de receber dinheiro e roupas, oliveiras e videiras, ovelhas, gado e servos.
27 Karena keserakahanmu itu, penyakit kulit Naaman akan menimpa kamu dan anak cucumu turun temurun!” Ketika Gehazi keluar dari tempat Nabi Elisa, dia seketika terkena penyakit itu sehingga kulitnya terkelupas dan bersisik warna putih seperti salju.
27 Por isso, você e seus descendentes sofrerão da lepra de Naamã para sempre”. Quando Geazi saiu dali, seu corpo estava coberto de lepra; sua pele estava branca como a neve.

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar 2 Reis 5, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.