2 Coríntios 3
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI
1 Mengenai hal yang saya tulis di atas, jangan sampai kalian berpikir bahwa kami juga membanggakan diri seperti guru-guru palsu itu. Kami pun tidak seperti mereka yang memerlukan surat pengantar untuk membuktikan kualitas pelayanan mereka kepada jemaat baru. Kami tidak perlu mendapat surat seperti itu dari kalian,
1 Iti kwananowar taiyuwit isat tao ra’ara’at maiye? O kwakokok sabuw afa turahinah tebifa’ihibe fefemaim kwa aki kwanifa’i isai kwanao ra’ara’at naatu aki kwa anifa’i isa anaora’ara’at.
2 — ausente —
2 Kwa i aki ai fef, dogorei wanawanan hikirum sabuw etei baiyab so’ob isan.
3 — ausente —
3 Rerereb yan ebi’obaiyit, Keriso taiyuwin iti fef kirum aki wanawana’imaim iyafar abai ana, men fufumamaim hikirum, baise God Anunin wanatowan ma’ama’anin kirum, men kabay rebanamaim baise sabuw dogorohimaim.
4 Kami bisa berkata begitu karena Kristuslah yang memberikan keyakinan itu kepada kami di hadapan Allah.
4 Nati batkikin God nanamaim i it nowat Keriso’one enan.
5 Namun, bukan berarti kami bisa melayani Allah karena kemampuan kami sendiri. Tidak! Allahlah yang memampukan kami untuk melayani Dia.
5 It i men karam taiyuwit ata fairamaim abistan tasisinaf i tata’itin, tatafufun ana gewasin isan tao, baise it ata fair i Godane enan.
6 Karena Dia memampukan kami menjadi hamba untuk menyampaikan berita tentang suatu perjanjian yang baru dengan-Nya. Perjanjian ini bukan didasarkan pada peraturan dan hukum tertulis, melainkan pada Roh Allah. Menjalankan peraturan lama dan hukum tertulis justru membawa kita kepada kematian, tetapi Roh Allah membawa kita kepada kehidupan!
6 I sinaf isat heam ana obaibasit boubun ana bowayah tamatar, men fefemaim baise God Anunin Kakafiyinamaim. Anayabin ofafar hikikirum i ea’easbunit, Anun Kakafiyin i yawas ebitit.
7 Perjanjian lama yang diukir pada batu memang disertai dengan kemuliaan Allah. Meski begitu, perjanjian tersebut membawa kita kepada kematian. Pada waktu perjanjian itu diberikan, sinar kemuliaan terpancar dari wajah Musa sehingga orang Israel tidak tahan memandang wajahnya. Tetapi sinar kemuliaan itu hanya sementara.
7 Ofafar nati kabay tafanamaim hikikirum ana veya God ana marakaw tafanamaim re auman bai, nati morob bai enan naatu ofafar ana kusisiarin auman naa, imih Israel sabuw men karam Moses yumatan hita’itin gewas, nati kusisiarin i sasawar auman.
8 Jadi, kalau perjanjian yang lama disertai dengan kemuliaan, terlebih lagi perjanjian baru yang berasal dari Roh Allah!
8 Baise nati kusisiarin men nati Anun Kakafiyin ana bowabow ana kusisiarin na’atube’emih.
9 Maksud saya, kalau perjanjian lama yang membawa hukuman kepada kita pun mempunyai kemuliaan, tentu lebih mulia lagi perjanjian baru yang membuat kita dibenarkan di hadapan Allah.
9 Bowabow nati sabuw ea’easbunih nakukusisiar na’at, iti roumutuforen bowabow ana kusisiarin ana ra’at men tomar?
10 Sebenarnya perjanjian yang lama itu, yang dulu dianggap mulia, sekarang tidak begitu mulia lagi dibandingkan dengan perjanjian baru yang jauh lebih mulia.
10 Ofafar atamanin ana kusisiarin i en, anayabin boun nowan ana kusisiarin i ra’at imaim atamanin kusair.
11 Sebab kalau perjanjian lama yang tidak kekal pun diberikan dengan kemuliaan, maka perjanjian baru yang kekal pasti jauh lebih mulia.
11 Naatu nati kousisi’arin boun kusaisir auman nanan na’at, nati wanatowan ekukusisiar ana ra’at i men tomarin.
12 Jadi, karena kami sangat yakin pada janji Allah ini, maka kami sangat berani memberitakan perjanjian yang baru.
12 Isan imih aki isai nuhifot ema’am, aki fair abai ababatkikin.
13 Kami tidak seperti Musa yang menutupi mukanya dengan kain supaya orang-orang Israel tidak bisa melihat sinar kemuliaan itu menghilang.
13 It i men Moses na’atube yumatan sum Israel sabuw men karam yumatan ana kusisiarin hita’itin.
14 Tetapi pikiran nenek moyang orang Israel sudah tertutup. Bahkan sampai sekarang pun, ketika anak-anak mereka membaca kitab Perjanjian Lama, sepertinya kain selubung itu masih menutupi pikiran mereka sehingga tidak dapat mengerti maksudnya. Kain selubung itu hanya disingkirkan ketika seseorang percaya kepada Kristus.
14 Baise hai not i kwaris naatu nati boun ana veya ofafar atamanin tebiyab. I men hibosair anayabin Keriso akisinamo wanawananamaim inama’am boro hinabosair.
15 Sayangnya, sampai hari ini ketika mereka membaca hukum Taurat, seolah masih ada kain yang menutupi pikiran mereka.
15 Iti boun ana veya, Moses ana ofafar inabiyab hai not sumasum sum inu’in.
16 Namun ketika seseorang bertobat dan berbalik kepada Tuhan Yesus, Roh Allah menyingkirkan kain itu dari pikirannya.
16 Baise yait ta Regah isan natatatabir nati sumasum i bosair.
17 — ausente —
17 Regah i Ayubin, naatu menamaim Regah Ayubin ema’am nati’imaim rufamen emamatar.
18 — ausente —
18 Naatu it iyab yumatat men sumasum, it etei’imak Regah ana marakaw yumatatamaim ekukusisiar, it ebobotabirit i ana yumatanabe tamamatar. I ana marakaw kusisiarin i ra’at kwanekwan, i Regahine enan, i Anuninamaim ema’am.
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar 2 Coríntios 3, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.