2 Coríntios 12
Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI
1 Saya terpaksa membanggakan diri walaupun itu tidak ada gunanya. Sekarang saya melanjutkan dengan penglihatan dan pengetahuan tentang hal-hal rohani yang Tuhan nyatakan kepada saya.
1 Ayu boro ana’ora’ara’at. Baise boro men imaim tanab. Ayu anarabon Regah ana i’inan ai’itah naatu abistan hirererereb ai’itah imaim anao kwananowar.
2 — ausente —
2 Ayu aso’ob kwamur etei 14 Keriso ana baitumatumayan orot ta bai au mar yen, yatetoro’ot mar ana ruf baitonin wanawanan run. Men taso’ob biyan tutufin yen o ayubin tabaratait yen. Ayu men aso’ob God akisin so’ob.
3 — ausente —
3 Ayu aso’ob nati orot, men aso’ob biyan tutufin yen o i anuninawat tabaratait yen. God akisin so’ob.
4 dia dibawa ke Firdaus. Di sana dia mendengar hal-hal mulia yang tidak boleh disebut oleh manusia, bahkan tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.
4 I yen in Paradise, naatu nati’imaim tur nonowar i ananowarin ta, men karam boro tanao tanakubuna.
5 Saya bangga atas apa yang terjadi pada orang itu, tetapi saya tidak mau membanggakan diri sendiri dalam hal seperti itu. Lebih baik saya bangga dengan kelemahan-kelemahan saya!
5 Imih orot nati na’atube boro isan ana’ora’ara’at, baise men ayu isou ana’ora’ara’at.
6 Walaupun tadi saya terpaksa meniru guru-guru yang kurang bijaksana itu, ada perbedaan penting. Mereka menipu, sedangkan saya mengatakan yang benar. Tetapi yang saya tulis di atas sudah cukup, karena saya mau kalian menilai saya hanya berdasarkan perbuatan yang nyata dan ajaran yang langsung kalian dengar dari saya.
6 Ayu anakok ana’ora’ara’at na’at, men koko’aw kwanarouw kwanao, anayabin ayu turobe ao. Baise boro men ana’ora’ara’at, anayabin ayu abistan ao kwanonowar naatu kwa’i’itin men akokok o yait ta a not yate’eka inanot wabu inabora’ah.
7 Lagipula, supaya saya tidak menjadi sombong karena hal-hal luar biasa yang Allah nyatakan, maka saya diberi suatu penyakit yang menyiksa tubuh saya. Allah mengizinkan Satanas mengirim penyakit itu untuk memukul saya supaya tidak terlalu membanggakan diri.
7 Ayu men nati ina’inan gewasih God isou iwa’an irerereb ai’itah isah ao’omih. Baise Satan ana tounamatar iyafar na biyou kokoramaim yi bai’akiru isan.
8 Sudah tiga kali saya memohon kepada Tuhan supaya Dia menyembuhkan saya dari penyakit itu.
8 Mar tounu Regah isan ayoyoban iti yare kakafin biyu’une tabosair isan.
9 Tetapi Tuhan menjawab, “Kebaikan hati-Ku sudah cukup bagimu! Karena kuasa-Ku menjadi sangat nyata ketika kamu lemah.” Jadi, jauh lebih baik saya membanggakan kelemahan-kelemahan saya supaya semakin terasa kuasa Kristus melindungi saya.
9 Baise ayu isou eo, “Ayu au manaw kabeber o isa i karam, Ayu au fair i iyab teriririm fair ebitih.” Isan imih ayu boro ana’ora’ara’at aniyasisir gagamin na’in ayu ariririm isan, saise Keriso ana fair tafu namara’at.
10 Oleh karena itu, sebagai utusan Kristus saya sudah belajar merasa senang ketika mengalami kelemahan, penghinaan, kesusahan, penganiayaan, maupun kesengsaraan. Sebab justru di saat lemahlah saya benar-benar mendapat kekuatan!
10 Nati isan Keriso wabinamaim ariririm baise abiyasisir, tur kakafin, bowabow fokarih, yawas o morob, yare ta ta fokarih. Anamaramaim ariririm ayu fair abaib.
11 Gara-gara kalian, saya sudah berbicara bodoh dengan membanggakan diri. Seharusnya, waktu orang lain menghina saya, kalianlah yang memuji saya. Karena saya merasa sama sekali tidak kalah dibandingkan ‘rasul-rasul yang luar biasa’ itu, walaupun sebenarnya saya ini bukan siapa-siapa!
11 Ayu au sinaf i boun hai not meyemeye na’atube, baise kwa kwa’ora’ahu ayu anasinaf. Kwa karam ayu isou boro baibasit tur kwatao, anayabin ayu i men kafa’imo orot fairu boun iti tounamatar hai fair gagamih na’atube, ayu i yabin en.
12 Kalian sendiri sudah melihat bukti bahwa saya adalah rasul melalui segala macam keajaiban yang saya lakukan di antara kalian dengan kuasa Tuhan. Dan tugas itu saya lakukan dengan penuh kesabaran.
12 Anamaramaim ayu bairit tama’am, ayu yataunub naatu ina’inan, men tisinaf emamatar asinaf himatar naatu baifofofor fairih maiyow kwa wanawanamaim asinaf himatar, iti ebiturobe ayu i kwa a turabarayan.
13 Saya melayani kalian dan jemaat-jemaat lain dengan cara yang sama. Bedanya hanya satu: Saya tidak pernah merepotkan kalian untuk membiayai saya. Kalau hal itu dianggap salah, maafkan saya!
13 Ayu au sinaf mi’itube isa asisinaf i na’atube ekalesia sabuw etei isah a sisinaf. Ana veya ta ayu men kafa’imo ubar aitimih kabay yai’in ayu baibaisu isan. Abistan kakafin asisinaf kwaninatbuhuruwu.
14 Sekarang saya siap mengunjungi kalian untuk ketiga kalinya. Dan saya tidak akan menyusahkan kalian dengan meminta bantuan dana, karena yang saya inginkan bukan hartamu, tetapi hatimu. Memang bukan anak-anak yang mengumpulkan harta untuk orangtua mereka, tetapi orangtualah yang mengumpulkan harta untuk anak-anaknya.
14 Iti boun i mar baitounin ayu abobogaigiwas anan kwa aninanawani. Ayu au naa isan boro men aniwa’an nafokar anayabin ayu men akokok kwa a sawar, ayu akokok i kwa. Kek i men karam hinah tamah hinakaifih baise hinah tamah i karam kek hinakaifih
15 Jadi, saya dengan senang hati rela memberikan apa pun yang saya punya demi kepentingan kalian, bahkan menyerahkan diri saya untuk kalian. Kalau kasih saya kepada kalian semakin melimpah, masakan kasih kalian kepada saya semakin berkurang?!
15 Ayu i abiyasisir gagamin na’in, ayu au sawar etei kwa isa abi’asrouwen naatu au fair etei anit kwa a baibais isan. Kwa isa ayu abi yabow kwanekwan, naatu aisimamih ayu isou men kwabiyabow gewas?
16 Tetapi mungkin di antara kalian ada yang berkata, “Memang Paulus tidak pernah meminta uang kita untuk membiayai hidupnya, tetapi dia licik dan sudah menipu kita untuk mendapatkan keuntungan.”
16 Isan imih iti tur ao i kwabibasit, ayu men kwa bit ait. Baise sabuw afa boro ayu isou hinao, ayu i ah atain abifufuwen.
17 Itu tidak mungkin! Tentu kalian sendiri tahu bahwa saya tidak pernah menggunakan cara licik untuk mendapatkan keuntungan dari kalian melalui orang yang saya utus kepada kalian.
17 Ayu oro’orot aiyunih hinanamaim ayu kwa abainuwi?
18 Titus misalnya. Saya meminta dia mengunjungi kalian, dan bersamanya saya mengutus saudara seiman kita. Titus tidak memungut dana dari kalian, bukan?! Kalian tahu bahwa Titus dan saya bekerja dengan tujuan dan cara yang sama.
18 Ayu Titus aifefeyan i boro tuwat ta hairi hinan kwa hininanawani.
19 Nah, berdasarkan apa yang kami tulis di atas, mungkin kalian pikir kami sedang berusaha membenarkan diri di hadapan kalian. Tidak! Saudara-saudari yang kami kasihi, saya bersumpah di hadapan Allah dan dalam persatuan kita dengan Kristus bahwa kami menulis surat ini hanya untuk menguatkan kalian.
19 Kwa a not iti na’atube kwanotanot, aki mar etei asisinaftobon aki kwa anarufafari. Aiyabin! Keriso bibinanube aki abibinan, i aki awaimaim eo re God nanamaim aki tur ao’orerereb. Are au ofonah, sawar etei asisinaf, i kwa nibaisi isan.
20 Karena saya takut bahwa waktu saya datang, jangan-jangan kalian melihat sikap saya tidak seperti yang kalian harapkan, atau keadaan kalian tidak seperti yang saya inginkan. Saya takut kalau di antara kalian ada yang bertengkar, iri hati, sombong, marah-marah, atau ada perpecahan, fitnah, gosip, dan kelompok yang membuat kekacauan.
20 Ayu abirubir ana maramaim anan kwa anabinanawani, kwa a itinin i men ayu anotanot na’atube ana itimih naatu ayu kwana i’itu men kwa kwanotanot na’atube kwana itu. Ayu biyau ekakameyaw anayabin nati’imaim gamin ema’am, bobowen, yaso’ar etit erara’iy, kabat, bai’i’iyab, rarikasar, naatu hai ma men gewasih.
21 Waktu saya datang kembali, jangan-jangan saya kecewa dan malu di hadapan Allah karena di antara kalian masih ada yang hidupnya tidak pantas sebagai pengikut Kristus. Kalau di antara kalian masih ada yang belum bertobat dari perbuatan-perbuatan jahat yang lama, seperti dosa perzinaan dan segala jenis percabulan, saya akan sangat sedih dan menangis karena ternyata pelayanan kami di antara kalian benar-benar gagal!
21 Ayu abirubir anamaramaim anan biya ana titit maiye, kwa namaim ayu au God boro au yawas nayara’iy naham, naatu sabuw moumurih marasika kakafih hisisinaf isan boro anarererey. Anayabin kwa i dogoroh kato men kwainatbuhuruwen, naatu baiwa’an ana bainikinik. I boro’ika kwama kwabi’a’it.
Atalhos do teclado
- Capítulo anterior←
- Próximo capítulo→
- Versículo anteriork
- Próximo versículoj
- Limpar seleçãoEsc
- Esta ajuda?
Estude este capítulo no WhatsApp
Peça à IA da Bíblia Fala para explicar 2 Coríntios 12, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.