2 Coríntios 10

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI

Sair da comparação
AAI TUR GEWASIN O BAIBASIT BOUBUN
1 Saya tahu ada di antara kalian yang mengatakan bahwa saya orang yang lunak saat bertatap muka, tetapi keras saat menulis surat. Meski demikian, saya, Paulus, memohon kepada kalian dengan kelembutan dan kerendahan hati Kristus
1 Kwa sabuw afa ayu isou iti na’atube kwao, anamaramaim Paul bairit tama’am i ebirubir naatu tur hamenamo eo, naatu ef yok enanan mar etei eo’ofokafok, baise Keriso ana yara’iyen naatu ana kakafemaim ayu Paul kwa isa abifefeyan.
2 supaya kalian tidak terpengaruh oleh orang-orang yang menuduh bahwa kami bekerja dengan cara duniawi. Karena saya juga bisa keras saat bertatap muka, dan saya berencana menentang mereka dengan berani. Tetapi saya berharap agar saya tidak perlu memakai cara keras itu terhadap kalian!
2 Ayu anamaramaim anan biya anatit, kwana’itin gewas sabuw afa it tafaram ana yawasamaim ma hirouw te’o isah boro tur fokarin anao.
3 Kami tidak berjuang secara duniawi, meskipun kami masih hidup di dunia ini.
3 Iti i anababatun it i tafaramamaim tama’am, baise it men tafaram ana yawasamaim tabiyowamih.
4 Karena senjata-senjata yang kami pakai bukan senjata duniawi melainkan senjata rohani. Keampuhan senjata kami berasal dari Allah. Itulah sebabnya kami bisa menghancurkan segala macam perlawanan dan serangan iblis. Kami merebut orang-orang yang sudah ditawan olehnya
4 Aki baiyow ana sawar imaim abiyow i men tafaram ana baiyow sawaramaim abiyowamih, baise God ana baiyow sawar fairin imaim abiyow menamaim rakit ana fur fokarin ear ebatabat arab atafufufur erara’iy abi’afiy. Menamaim gamin baifufuwen aki arun tufuw emamatar.
5 dengan cara mengalahkan semua perdebatan musuh dan kesombongan manusia yang menjadi penghalang bagi orang itu sendiri untuk mengenal Allah. Kami juga mengalahkan semua pendapat yang menentang ajaran tentang Kristus, supaya pikiran orang lain ditundukkan dan menjadi taat kepada-Nya.
5 Aki not baifufuwen naatu kaser hai tur imaim sabuw futih God men tisusu’ub gewas i boun arouw agugurusen. Anayabin nati sabuw not kakafih ana dibur hirun tema’am abotaitih arumutufurih Keriso hinabosiyasiyar isan.
6 Jadi waktu kami datang, kami akan siap menghukum setiap orang yang tidak taat kepada Kristus. Tetapi sebelum itu, sebaiknya kalianlah yang memulai untuk taat penuh kepada-Nya!
6 Aki abogaigiwas sawar ama akakaif, o yait fanai inasasair ef ta ta inasisinaf o boro baimakiy inab. Ai tur etei kwanabobosiyasiyar, aki marasika abogaigiwas sawar iyab aki fanei tesasair boro baikwatutunen anitih.
7 Kebanyakan dari kalian hanya memikirkan hal-hal yang jasmani dan tidak menyadari hal-hal yang rohani! Di antara kalian juga ada yang membanggakan diri sebagai pelayan Kristus. Seharusnya mereka menyadari bahwa kami juga pelayan Kristus!
7 Kwa sawar ufun ana itinin akisin kwa’i’itin. O yait ta kunotanot o akisimo i Keriso nowan, naatu i nanot maiye. Aki i Keriso nowan aki abowabow men kwa kwabowabow na’atube.
8 Saya tidak keliru kalau merasa bangga atas otoritas yang Tuhan berikan kepada kami. Karena Tuhan memang sudah memberi kami otoritas atas kalian, tujuannya untuk membangun keyakinanmu, bukan menghancurkan!
8 Anayabin, iti Regah fair biti ayu gagaminaka isan aora’ara’at, biti i kwa wowabi yen isan men tarabouni ra’iy isan, nati isan ayu men biyu’e’o’ohow.
9 Dengan otoritas itulah saya menuliskan teguran dalam surat-surat saya, maksudnya untuk membangun kalian. Janganlah mengira bahwa surat itu hanya untuk menakut-nakuti.
9 Ayu fef akirum enan i men kwa baibiruw isan.
10 Saya mengatakan itu karena ada yang pernah berkata, “Paulus menulis surat dengan tegas dan keras. Tetapi saat bertatap muka, dia lunak dan sama sekali tidak pandai bicara.”
10 Sabuw afa iti na’atube te’o, “Paul ana fef i fokarih naatu buriburih, baise anamaramaim bairi abidubur, i eriririm naatu men tur ta eo.”
11 Bagi kalian yang berpikir seperti itu, ketahuilah: Sifat tegas yang tampak dalam tulisan saya akan kalian lihat juga dalam tindakan waktu kami datang mengunjungi kalian nanti.
11 Sabuw nati na’atube i hinaso’ob gewas, abistan fefemaim ao akikirum boro anasinaf hina’itin.
12 Orang-orang yang menentang kami membanggakan diri dengan mengatakan bahwa mereka juga utusan Kristus. Namun, kami sebagai utusan Kristus tidak mau membandingkan diri dengan mereka. Orang-orang itu membanggakan kemampuan rohani dan senang membandingkannya dengan kemampuan orang lain, termasuk kami. Kelakuan mereka itu kurang bijaksana.
12 Sabuw iyab i taiyuwih isah tenotanot kwanekwan, aki men kafa’imo bairi abita’ayomih. I taiyuwihiwat tefufunih naatu i taiyuwihiwat hai sinafumaim tebibabatiyih nati sabuw i hai not meyemeye.
13 — ausente —
13 Sabuw afa tesisinaf aki men i isah ao’ora’ara’at. Aki baise bowabow abistan Regah biti i anabow, iti bowabow i na kwa auman iwani.
14 — ausente —
14 Aki ora’ara’at i men atetetebon, anafofoninamaim ao’ora’ara’at. Men atan biya atatitit na’at, baise aki anafofonin ana kwa biya atit Keriso ana tur gewasin a binan, nati i an gagamin.
15 Kalau rasul Kristus yang lain sudah membuka suatu daerah pelayanan, kami tidak membanggakan diri dengan berkata, “Jemaat di sana adalah hasil rintisan kami.” Sebaliknya, kami berharap keyakinan kalian kepada Kristus akan terus bertumbuh dan membawa pengaruh ke daerah-daerah lain, sehingga melalui kalian semakin luaslah pelayanan kami.
15 Sabuw afa hibow tetetebon, aki i isah men ao’ora’ara’at. Aki anafofoninamaim ai bowabow abowabow i akisinamo isan a’o’ora’ara’at.
16 Karena dengan begitu, kami bisa menyampaikan Kabar Baik kepada orang-orang di luar daerah kalian. Akhirnya jelaslah bahwa kami tidak perlu membanggakan pelayanan yang dilakukan oleh utusan Kristus yang lain.
16 Imih aki boro kwa efan menamaim kwama’ama i anafofoninamaim tur gewasin anabinan. Anayabin aki men akokok sabuw marasika tafaram afa imaim hima hibowabow isah a’o’ora’ara’atamih.
17 Sebagaimana tertulis dalam Kitab Suci, “Orang yang mau berbangga, banggakanlah perbuatan TUHAN saja. Jangan membanggakan diri sendiri!”
17 Baise God ana Buk Atamanin hikirum hio, “Yait ekokok ora’ara’at, Regah abistan sisinaf i akisinamo naora’ara’ah.”
18 Sebab orang yang membanggakan diri dengan mengaku sebagai utusan Kristus belum tentu benar. Lebih baik kita menunggu saatnya Tuhan menunjukkan pelayanan siapa yang sungguh-sungguh berkenan kepada-Nya.
18 Anayabin Regah akisinamo it isat enotanot naatu it men taiyuwit isat tanao’ra’ara’at, baise God eo bibasit i akisinamo isan tanaora’ara’at.

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar 2 Coríntios 10, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.