1 Samuel 4

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs NTLH

Sair da comparação
NTLH Nova Tradução na Linguagem de Hoje 2000
1 Pada waktu itu, terjadilah perang antara bangsa Israel dan bangsa Filistin. Pasukan Israel berkemah di Eben Haezer, sedangkan pasukan Filistin berkemah di Afek.
1 Naqueles dias o povo de Israel foi lutar contra os filisteus. Os israelitas acamparam em Ebenézer, e os filisteus, em Afeca.
2 Ketika pasukan Filistin menyerang pasukan Israel dan pertempuran meluas di daerah itu, Israel dikalahkan oleh mereka. Tentara Filistin membunuh kira-kira empat ribu tentara Israel di medan pertempuran.
2 Os filisteus se aprontaram e entraram na luta. Eles venceram os israelitas, matando no campo de batalha mais ou menos quatro mil soldados.
3 Pada saat para tentara kembali ke perkemahan, para tua-tua bangsa Israel bertanya, “Mengapa TUHAN mengizinkan bangsa Filistin mengalahkan kita hari ini?! Mari kita membawa peti perjanjian TUHAN dari Silo. Kalau peti itu bersama kita, pasti kita diselamatkan dari tangan musuh-musuh kita.”
3 Quando aqueles que tinham escapado voltaram ao acampamento, os líderes do povo de Israel disseram: — Por que é que o
4 Karena itu, beberapa orang tentara diutus ke Silo untuk mengambil peti perjanjian TUHAN Panglima Semesta, yaitu Allah yang bertakhta di atas kedua bentuk malaikat penjaga di penutup peti itu. Dua anak lelaki Eli, Hofni dan Pinehas, mengikuti mereka membawa peti itu ke perkemahan.
4 Então mandaram mensageiros a Siló para trazerem a arca da aliança do Senhor Todo-Poderoso, que se assenta no seu trono entre os querubins . E Hofni e Fineias, os dois filhos de Eli, vieram junto com a arca.
5 Saat peti perjanjian TUHAN tiba di perkemahan, seluruh pasukan Israel berteriak begitu keras sampai tanah berguncang.
5 Quando a arca chegou, os israelitas gritaram tão alto, que a terra tremeu.
6 Pasukan Filistin mendengarkan bunyi sorak itu dan berkata, “Mengapa terdengar suara teriakan begitu di perkemahan Israel?” Lalu mereka mendengar bahwa peti TUHAN sudah tiba di perkemahan Israel. Saat menyadari hal itu,
6 Os filisteus ouviram os gritos e disseram: — Escutem esses gritos no acampamento dos hebreus. O que será que aconteceu? Quando souberam que a arca da aliança do
7 — ausente —
7 os filisteus ficaram com medo e disseram: — Um deus chegou ao acampamento dos israelitas! Ai de nós! Nunca aconteceu uma coisa assim!
8 — ausente —
8 Ai de nós! Quem poderá nos salvar destes poderosos deuses? São os deuses que atacaram os egípcios com todo tipo de pragas, no deserto.
9 Tetapi hai orang Filistin, tetaplah kita kuat dan bertindaklah seperti laki-laki, atau kalian akan menjadi budak orang Israel, seperti mereka sudah menjadi budak kita! Marilah kita bertindak seperti laki-laki yang gagah perkasa dan berperanglah!”
9 Sejam corajosos, filisteus! Lutem como homens ou seremos escravos dos hebreus, como eles já foram nossos escravos. Lutem como homens!
10 Maka mereka bertempur lebih keras lagi, sehingga pasukan Filistin mengalahkan Israel. Sangat banyak tentara Israel yang mati. Tiga puluh ribu tentara Israel terbunuh, dan tentara yang selamat melarikan diri pulang.
10 Assim os filisteus lutaram. Os israelitas foram vencidos e fugiram correndo para as suas casas. E houve uma grande matança: trinta mil israelitas foram mortos.
11 Hofni dan Pinehas dibunuh, dan peti perjanjian TUHAN diambil orang Filistin.
11 Então os filisteus tomaram a arca de Deus, e Hofni e Fineias, os filhos de Eli, foram mortos.
12 Pada hari itu seorang tentara dari suku Benyamin melarikan diri dari barisan pertempuran ke Silo. Dia sudah merobek pakaiannya dan menaruh debu di kepalanya sebagai tanda berdukacita.
12 Um homem da tribo de Benjamim correu desde o campo de batalha até Siló e chegou lá no mesmo dia. Para mostrar a sua tristeza, ele havia rasgado as suas roupas e posto terra na cabeça.
13 Saat dia tiba di Silo, Eli sedang duduk di bangkunya memperhatikan dari sisi jalan, karena dia sangat mengkuatirkan keadaan peti perjanjian TUHAN. Saat orang itu memasuki kota untuk memberikan laporan, semua penduduk mulai meratap.
13 Eli estava sentado numa cadeira, perto da estrada, esperando. Ele estava muito preocupado com a arca da aliança . Quando o homem deu a notícia, toda a gente da cidade ficou apavorada e começou a chorar alto.
14 — ausente —
14 Eli ouviu os gritos e perguntou: — Que barulho é esse? Então o homem correu para contar as notícias a Eli.
15 — ausente —
15 Eli estava com noventa e oito anos e completamente cego.
16 “Saya tadi berhasil melarikan diri dari pertempuran dan sampai ke sini!”
16 O homem disse: — Eu fugi da batalha e hoje mesmo vim correndo de lá até aqui. — O que aconteceu, meu filho? — perguntou Eli.
17 Pembawa pesan itu berkata, “Kami tentara Israel melarikan diri dari pengejaran pasukan Filistin! Israel mengalami kekalahan besar! Hofni dan Pinehas sudah mati, dan peti perjanjian TUHAN dirampas bangsa Filistin!”
17 — O povo de Israel fugiu dos filisteus! — respondeu o mensageiro. — Foi uma terrível derrota para nós. Além de tudo, os seus filhos Hofni e Fineias foram mortos, e os filisteus tomaram a arca da aliança.
18 Saat orang itu menyebut ‘peti perjanjian TUHAN’, Eli jatuh ke belakang dari kursinya di samping pintu gerbang. Lehernya patah dan dia meninggal, karena dia sangat tua dan badannya gemuk. Eli sudah menjadi hakim bagi umat Israel selama empat puluh tahun.
18 Quando ouviu falar na arca, Eli caiu da cadeira para trás, perto do portão da cidade. Ele estava muito velho e gordo. Por isso, quando caiu, quebrou o pescoço e morreu. Eli foi o líder do povo de Israel quarenta anos.
19 Menantunya, yaitu istri Pinehas, sedang hamil tua dan hampir melahirkan. Saat dia mendengar kabar bahwa peti perjanjian TUHAN sudah dirampas oleh bangsa Filistin, dan bahwa ayah mertua serta suaminya meninggal, perempuan itu langsung merasakan sakit melahirkan. Namun, sakit bersalinnya itu terlalu berat bagi dia.
19 A nora de Eli, a mulher de Fineias, estava grávida e já quase na época de ter a criança. Quando ela soube que a arca de Deus havia sido tomada e que o seu sogro e o seu marido tinham morrido, começou a ter as dores de parto e deu à luz.
20 Ketika dia hampir mati, para wanita yang membantu dia untuk melahirkan berkata, “Jangan takut! Kamu baru saja melahirkan seorang anak laki-laki!” Tetapi dia tidak menjawab ataupun memperhatikan perkataan itu.
20 Ela estava morrendo, mas as mulheres que a ajudavam disseram: — Tenha coragem! Você ganhou um filho. Ela não se interessou e não respondeu.
21 Istri Pinehas memberi nama anak itu Ikabod, karena katanya, “Kemuliaan Allah sudah hilang dari Israel.” Dia berkata demikian karena peti perjanjian TUHAN sudah dirampas, dan karena kematian ayah mertua serta suaminya.
21 Mas deu ao menino o nome de Icabô , explicando: “A glória saiu de Israel.” Disse isso, falando da tomada da arca de Deus e da morte do seu sogro e do seu marido.
22 Dengan nafas terakhir, sekali lagi dia mengatakan, “Kemuliaan Allah sudah hilang dari Israel, karena peti perjanjian TUHAN sudah dirampas.”
22 Ela disse: — A glória saiu de Israel, pois a arca de Deus foi tomada pelos nossos inimigos.

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar 1 Samuel 4, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.