1 Reis 18

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs NVT

Sair da comparação
NVT Nova Versão Transformadora
1 Waktu pun berlalu. Sesudah tiga tahun tidak ada hujan, TUHAN berkata kepada Elia, “Pergilah kepada Ahab. Tidak lama lagi Aku akan menurunkan hujan.”
1 Algum tempo depois, no terceiro ano da seca, o S enhor disse a Elias: “Vá apresentar-se ao rei Acabe. Diga-lhe que enviarei chuva”.
2 Lalu pergilah Elia untuk menghadap Ahab.
2 Elias foi apresentar-se a Acabe. A fome era severa em Samaria.
3 Sementara Elia dalam perjalanan, Ahab memanggil Obaja, kepala pengurus istana, untuk memberinya tugas.
3 Acabe mandou chamar Obadias, o administrador do palácio. (Obadias temia profundamente o S enhor .
4 Dahulu ketika Isebel membunuh nabi-nabi TUHAN, Obaja menyelamatkan seratus orang nabi dengan menyembunyikan mereka di dalam dua gua, lima puluh orang di tiap gua. Obaja jugalah yang diam-diam menyediakan air dan makanan bagi mereka.
4 Certa vez, quando Jezabel havia tentado matar todos os profetas do S enhor , Obadias escondeu cem deles em duas cavernas. Colocou cinquenta em cada caverna e forneceu alimento e água para eles.)
5 Ahab berkata kepada Obaja, “Kita harus menjelajahi seluruh negeri untuk mencari mata air dan memeriksa setiap lembah. Barangkali masih ada rumput yang segar supaya kuda dan bagal bisa makan, sehingga kita tidak kehilangan semua hewan.”
5 Acabe disse a Obadias: “Precisamos ir a todas as fontes e vales na terra. Quem sabe encontraremos pasto suficiente para salvar pelo menos alguns de meus cavalos e mulas!”.
6 Maka mereka pun membagi wilayah yang akan ditelusuri. Ahab pergi ke daerah yang satu sedangkan Obaja pergi ke arah sebaliknya.
6 Então dividiram o território entre si. Acabe foi para um lado, e Obadias, para o outro.
7 Dalam perjalanan, Obaja bertemu Elia. Obaja mengenali nabi itu lalu bersujud di hadapan Elia sambil berkata, “Tuanku Elia, benarkah ini engkau?”
7 Enquanto Obadias caminhava, viu de repente Elias vindo em sua direção. Ao reconhecê-lo, Obadias curvou-se diante dele com o rosto no chão. “É o senhor mesmo, meu senhor Elias?”, perguntou.
8 Jawab Elia, “Benar, ini saya. Pergilah kepada majikanmu dan katakan bahwa saya ada di sini.”
8 “Sim, sou eu”, respondeu Elias. “Agora vá e diga ao rei: ‘Elias está aqui’.”
9 Lalu Obaja berkata “Jangan begitu, Tuan! Saya bisa dibunuhnya.
9 Obadias, porém, protestou: “Que mal lhe fiz para que me envie para morrer nas mãos de Acabe?
10 Karena, selama ini Ahab sudah mencari engkau ke mana-mana, ke setiap daerah, bahkan kerajaan-kerajaan tetangga. Di setiap tempat itu, ketika orang-orang berkata, ‘Elia tidak ada di sini,’ Ahab menyuruh mereka bersumpah bahwa mereka tidak bohong.
10 Pois, tão certo como vive o S enhor , seu Deus, o rei o procurou em todas as nações e reinos da terra, de uma extremidade à outra. E cada vez que lhe diziam: ‘Elias não está aqui’, o rei Acabe fazia o rei daquela nação jurar que tinha falado a verdade.
11 Lalu sekarang engkau menyuruh saya, ‘Pergilah kepada majikanmu dan katakan bahwa Elia ada di sini.’
11 E agora o senhor diz: ‘Vá e diga ao rei: Elias está aqui’.
12 Bisa saja, nanti begitu saya pergi meninggalkan Tuan, mungkin kuasa Roh TUHAN memindahkan engkau ke tempat lain. Lalu ketika saya memberitahu Ahab bahwa engkau ada di sini tetapi ternyata engkau tidak ada, dia akan membunuh saya! Kiranya Tuan mengetahui bahwa hambamu ini telah menyembah TUHAN sejak kecil.
12 Mas, assim que eu o deixar, o Espírito do S enhor o levará embora, sabe-se lá para onde, e quando Acabe chegar e não o encontrar, ele me matará. E, no entanto, tenho servido fielmente ao S enhor toda a minha vida.
13 Bukankah Tuan juga tahu apa yang saya lakukan ketika Isebel membunuh para nabi TUHAN? Saya yang menyembunyikan seratus orang nabi, masing-masing lima puluh dalam dua gua, dan saya membawakan mereka makanan serta air.
13 Ninguém lhe falou da ocasião em que Jezabel tentou matar os profetas do S enhor ? Escondi cem deles em duas cavernas e lhes forneci alimento e água.
14 Janganlah Tuan menyuruh saya mengatakan kepada Ahab bahwa engkau ada di sini! Dia pasti membunuh saya.”
14 E agora o senhor diz: ‘Vá e diga ao rei: Elias está aqui’. Se eu fizer isso, certamente Acabe me matará!”.
15 Jawab Elia, “Demi TUHAN Panglima Semesta, Allah yang hidup dan yang saya layani, saya berjanji bahwa hari ini saya benar-benar akan menghadap Ahab.”
15 Mas Elias disse: “Tão certo como vive o S enhor dos Exércitos, em cuja presença estou, hoje mesmo me apresentarei ao rei Acabe”.
16 Maka Obaja pun pergi menemui Ahab dan memberitahu dia tentang Elia. Ahab lalu pergi menjumpai Elia.
16 Então Obadias foi dizer a Acabe que Elias tinha vindo, e Acabe saiu para encontrar-se com Elias.
17 Begitu melihatnya, Ahab berkata, “Ini dia! Si perusak Israel!”
17 Quando Acabe o viu, disse: “É você mesmo, perturbador de Israel?”.
18 Elia menjawab, “Bukan saya yang merusak Israel, tetapi kamu dan keluargamu! Karena kalian sudah memberontak terhadap perintah-perintah TUHAN dan menyembah Baal.
18 “Não causei problema algum a Israel”, respondeu Elias. “O senhor e sua família é que são os perturbadores, pois se recusaram a obedecer aos mandamentos do S enhor e, em vez disso, adoraram imagens de Baal.
19 Sekarang perintahkan seluruh rakyat Israel, 450 nabi Baal, dan 400 nabi Asyera yang hidupnya dibiayai Isebel untuk bersama-sama menemui saya di gunung Karmel.”
19 Agora, convoque todo o Israel para encontrar-se comigo no monte Carmelo, além dos 450 profetas de Baal e os 400 profetas de Aserá que comem à mesa de Jezabel.”
20 Ahab pun memanggil seluruh rakyat Israel dan semua nabi Baal untuk berkumpul di gunung Karmel.
20 Acabe convocou todo o povo de Israel e os profetas para se reunirem no monte Carmelo.
21 Lalu Elia berdiri di hadapan rakyat itu dan berkata, “Berapa lama lagi kalian akan mendua? Pilihlah salah satu yang kalian anggap Allahmu! Sembahlah TUHAN saja, atau Baal saja.” Orang-orang itu hanya diam.
21 Elias se colocou diante do povo e disse: “Até quando ficarão oscilando de um lado para o outro? Se o S enhor é Deus, sigam-no! Mas, se Baal é Deus, então sigam Baal!”. O povo, contudo, ficou em silêncio.
22 Lanjut Elia, “Di sini, hanya saya sendiri nabi yang mewakili TUHAN, sedangkan nabi Baal ada 450 orang.
22 Então Elias lhes disse: “Sou o único que resta dos profetas do S enhor , mas Baal tem 450 profetas.
23 Nah, siapkanlah dua ekor sapi jantan. Berikan yang satu kepada nabi-nabi Baal itu, dan yang satunya kepada saya. Kami akan memotong sapi masing-masing lalu meletakkannya di atas kayu bakar. Tetapi jangan membuat api! Saya juga tidak akan membuat api.
23 Agora, tragam para cá dois novilhos. Que os profetas de Baal escolham um deles, cortem o animal em pedaços e o coloquem sobre a lenha do altar, mas não ponham fogo na lenha. Eu prepararei o outro novilho e o colocarei sobre a lenha no altar, mas não porei fogo na lenha.
24 Kemudian, kalian nabi Baal, berdoalah kepada dewamu, sementara saya berdoa kepada TUHAN. Siapa yang mengabulkan doa dengan memberi api, itulah Allah yang benar.”
24 Então invoquem o nome de seu deus, e eu invocarei o nome do S enhor . O deus que responder com fogo, esse é o Deus verdadeiro!”. E todo o povo concordou.
25 Selanjutnya Elia berkata kepada nabi-nabi Baal, “Pilih seekor sapi jantan dan siapkanlah lebih dulu, karena jumlah kalian banyak. Lalu berdoalah kepada dewamu, tetapi kalian tidak boleh menyalakan api.”
25 Então Elias disse aos profetas de Baal: “Comecem vocês, pois são muitos. Escolham um dos novilhos, preparem-no e invoquem o nome de seu deus. Mas não ponham fogo na lenha”.
26 Nabi-nabi Baal itu mengambil sapi jantan yang diberikan kepada mereka, lalu menyiapkannya dan berseru-seru kepada Baal dari pagi sampai siang, “Ya dewa Baal, dengarkanlah kami!” Mereka juga menari-nari di sekeliling mezbah yang mereka buat. Akan tetapi, sama sekali tidak ada suara, tidak ada jawaban.
26 Eles prepararam um dos novilhos e o colocaram sobre o altar. Invocaram o nome de Baal desde a manhã até o meio-dia e gritavam: “Ó Baal, responde-nos!”, mas não houve resposta alguma. E dançavam em volta do altar que haviam feito.
27 Pada tengah hari, Elia mulai mengejek mereka, “Coba teriak lebih keras lagi, karena dia itu dewa besar. Mungkin dia sedang melamun, sedang membuang air, atau sedang jalan-jalan. Atau barangkali, dia sedang tidur dan harus dibangunkan.”
27 Por volta do meio-dia, Elias começou a zombar deles: “Vocês precisam gritar mais alto”, dizia ele. “Sem dúvida ele é um deus! Talvez esteja meditando ou ocupado em outro lugar. Ou talvez esteja viajando, ou dormindo, e precise ser acordado!”
28 Mereka terus berteriak, menggores-gores diri dengan pedang dan tombak hingga bercucuran darah, sesuai tata cara ibadah mereka.
28 Então gritaram mais alto e, como era seu costume, cortaram-se com facas e espadas, até sangrarem.
29 Sesudah lewat tengah hari, mereka masih terus berteriak-teriak sampai tiba waktunya persembahan petang. Namun, tetap tidak ada suara apa pun dari dewa mereka. Tidak ada yang menjawab. Tidak ada yang memperhatikan mereka.
29 Agitaram-se em transe desde o meio-dia até a hora do sacrifício da tarde, mas não houve sequer um som, nem resposta ou reação alguma.
30 Lalu berkatalah Elia kepada seluruh rakyat yang berkumpul, “Mendekatlah kepada saya.” Mereka semua maju mendekat. Elia memperbaiki mezbah TUHAN yang sudah dirobohkan
30 Então Elias disse ao povo: “Venham aqui!”. Todos se reuniram em volta dele enquanto ele consertava o altar do S enhor que havia sido derrubado.
31 dengan menggunakan dua belas batu, sesuai jumlah suku-suku keturunan Yakub. (Yakub inilah yang diberi nama Israel oleh TUHAN.)
31 Pegou doze pedras, uma para cada tribo dos filhos de Jacó, a quem o S enhor disse: “Teu nome será Israel”,
32 Elia menyusun batu-batu itu menjadi mezbah untuk TUHAN. Kemudian dia membuat parit yang lebar di sekeliling mezbah itu, cukup untuk menampung sekitar 15 liter.
32 e com elas reconstruiu o altar em nome do S enhor . Depois, cavou ao redor do altar uma valeta com capacidade suficiente para doze litros de água.
33 Elia menata kayu bakarnya, lalu memotong sapi jantan dan meletakkan potongan-potongannya di atas kayu itu.
33 Empilhou lenha sobre o altar, cortou o novilho em pedaços e colocou os pedaços sobre a lenha.
34 Lalu katanya lagi, “Lakukanlah hal yang sama, sekali lagi.” Orang-orang pun menyiram untuk kedua kalinya. Elia berkata, “Lakukanlah sekali lagi.” Maka mereka menyiram untuk ketiga kalinya.
34 Depois que fizeram isso, disse: “Façam a mesma coisa novamente”. Quando terminaram, ele disse: “Agora façam o mesmo pela terceira vez”. Eles seguiram sua instrução,
35 Air itu membasahi mezbah dan mengalir memenuhi parit di sekelilingnya.
35 e a água corria ao redor do altar e encheu a valeta.
36 Saat itu adalah waktunya mempersembahkan kurban petang. Nabi Elia mendekati mezbah dan berdoa, “Ya TUHAN, Allah yang disembah Abraham, Isak, dan Yakub, tunjukkanlah pada hari ini bahwa Engkaulah Allah di Israel, dan bahwa aku adalah hamba-Mu, dan semua yang aku lakukan ini adalah benar-benar perintah-Mu.
36 Na hora costumeira de oferecer o sacrifício da tarde, o profeta Elias se aproximou do altar e orou: “Ó S enhor , Deus de Abraão, Isaque e Jacó, prova hoje que és Deus em Israel e que sou teu servo. Prova que fiz tudo isso por ordem tua.
37 Dengarlah doaku, ya TUHAN, dan jawablah, supaya umat-Mu ini tahu bahwa Engkau, TUHAN, adalah satu-satunya Allah, dan bahwa Engkau sedang bekerja untuk membuat mereka kembali kepada-Mu.”
37 Ó S enhor , responde-me! Que este povo saiba que tu, ó S enhor , és o verdadeiro Deus e estás buscando o povo de volta para ti!”.
38 Tiba-tiba TUHAN menurunkan api! Terbakarlah seluruh potongan kurban, kayu, batu-batu mezbah, dan tanah di sekitarnya, bahkan air di dalam parit menjadi kering.
38 No mesmo instante, fogo do S enhor desceu do céu e queimou o novilho, a madeira, as pedras e o chão, e secou até a água da valeta.
39 Melihat itu, seluruh rakyat bersujud ke tanah sambil berkata, “TUHAN adalah Allah! Benar, TUHAN adalah Allah!”
39 Quando o povo viu isso, todos se prostraram com o rosto no chão e gritaram: “O S enhor é Deus! Sim, o S enhor é Deus!”.
40 Lalu Elia berseru kepada mereka, “Tangkap semua nabi Baal itu! Jangan biarkan satu pun lolos!” Rakyat mengejar dan menangkap para nabi Baal. Kemudian Elia membawa mereka ke sungai Kison dan membunuh mereka di sana.
40 Então Elias ordenou: “Prendam todos os profetas de Baal. Não deixem nenhum escapar!”. O povo os prendeu, e Elias os levou para o riacho de Quisom e ali os matou.
41 Sesudah itu Elia berkata kepada Ahab, “Sekarang, pergilah makan dan minum. Hujan akan segera turun. Aku mendengar suara badai mendekat.”
41 Em seguida, Elias disse a Acabe: “Vá comer e beber, pois ouço uma forte tempestade chegando”.
42 Maka pergilah Ahab makan dan minum, sementara Elia naik ke puncak gunung Karmel. Dia bersujud ke tanah dengan kepala di antara kedua lututnya.
42 Acabe foi comer e beber. Elias, porém, subiu ao topo do monte Carmelo, prostrou-se até o chão com o rosto entre os joelhos e orou.
43 Elia berkata kepada pelayannya, “Lihatlah ke arah laut.”
43 Depois, disse a seu servo: “Vá e olhe na direção do mar”. O servo foi e olhou, depois voltou e disse: “Não vi nada”. Sete vezes Elias mandou que ele fosse e olhasse.
44 Pada kali ketujuh, pelayan itu berkata, “Ada awan kecil sebesar telapak tangan, muncul dari arah lautan.” Jawab Elia, “Pergilah dan katakan kepada Ahab, ‘Siapkan kereta kudamu dan pulanglah sebelum hujan menghalangimu.’”
44 Por fim, na sétima vez, o servo lhe disse: “Vi subir do mar uma pequena nuvem, do tamanho da mão de um homem”. Então Elias lhe disse: “Vá depressa dizer a Acabe: ‘Apronte seu carro e volte para casa. Se não se apressar, a chuva o impedirá!’”.
45 Tidak lama kemudian, langit menggelap tertutup awan kelabu. Angin menderu-deru. Hujan deras mulai turun. Ahab naik ke keretanya dan pergi ke Yisreel.
45 Em pouco tempo, o céu ficou escuro com nuvens. Um vento forte trouxe uma grande tempestade, e Acabe partiu em sua carruagem a toda velocidade para Jezreel.
46 Tetapi TUHAN memberikan kekuatan kepada Elia. Dia mengangkat jubahnya dan berlari ke Yisreel mendahului Ahab.
46 Então o S enhor concedeu força extraordinária a Elias. Ele prendeu a capa no cinto e correu à frente do carro de Acabe até a entrada de Jezreel.

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar 1 Reis 18, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.