1 Pedro 4

Alkitab Terjemahan Sederhana Indonesia, Edisi Ketiga (IND) vs AAI

Sair da comparação
AAI TUR GEWASIN O BAIBASIT BOUBUN
1 Jadi, karena Kristus sudah menderita untuk kita ketika Dia hidup sebagai manusia biasa di dunia ini, hendaklah kamu menguatkan diri dengan pikiran yang sama seperti pikiran Kristus. Sebab orang yang menderita karena mengikut Yesus juga sudah memutuskan untuk berhenti berbuat dosa.
1 Isan imih Keriso i biyanamaim biyababan bai morob, imih not nati ta’imonamaim kwanabogaigiwas biya nababan, anayabin orot biyan baban ebi’akir bowabow kakafin i biyanamaim boro na’afuw.
2 Dengan begitu, selama sisa waktumu di dunia ini, kamu tidak lagi menuruti hawa nafsu duniawi, tetapi menaati kehendak Allah.
2 Naatu ana ma nati’imaim nabubusuruf boro men biyan ana kokomaim nabonawiy nama’amih, baise boro God ana kokomaim nama.
3 Sebelum mengikut Yesus, sudah cukup banyak waktu yang kita buang dengan hidup sebagai manusia duniawi yang tidak mengenal Allah! Tetapi sekarang kita tidak lagi hidup seperti mereka yang terlibat dalam segala macam dosa percabulan, menuruti semua keinginan badani, berpesta pora, mabuk-mabukan, mengikuti pesta cabul, dan melakukan hal-hal yang menjijikkan dalam penyembahan berhala.
3 Anayabin kwa veya manin maiyow Eteni Sabuw hai ma na’atube kwama, ayawas etei i kwabisesebar kwanekwan, baiwa’an isan kukura’ara’hi, kwatomatom kwanekwan, ben kawasa wanawanan kwatom kwararowabon, hiyuw kakafih wanawanan kwasisinaf kwanekwan, naatu hai kwafiren kakafih wanawanan kwaikofanih bairi kwakwafir.
4 Orang-orang yang masih mengejar hawa nafsunya ke sana kemari merasa heran karena kamu semua tidak mengikuti cara hidup mereka lagi. Itulah sebabnya mereka menghina kalian.
4 Turobe kwa a’ofonah bairi marasika kwabita’ay i tibifofofor men kafaita, anayabin abisa kakafin tisisinaf kwabikofanih isan tur kakafih maiyow ti’u’uwi.
5 Namun, tidak lama lagi mereka masing-masing harus memberi pertanggungjawaban atas kejahatan mereka. Allah sudah siap mengadili semua orang, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati.
5 Baise kwanaso’ob, God sabuw etei boro nibabatiyih, sabuw yawayawasih naatu murumurubih etei. Imih i boro God nanamaim hinabat nabibatiyih hiniya futifut.
6 Untuk itulah Kabar Baik disampaikan oleh Kristus kepada jiwa-jiwa di dalam Syeol. Biarlah hal itu menjadi peringatan bagi kita semua: Allah akan mengadili semua manusia sesuai perbuatannya masing-masing. Tetapi Kabar Baik disampaikan supaya kita bisa hidup bersama Allah selama-lamanya.
6 Ana’an iti isan tur gewasin hibinan, naatu murumurubih auman isah hibinan. Saise biyahine bai’akir hibai himomorob, ayubihine boro yawasih God bairi hinama.
7 Tidak lama lagi segala sesuatu akan berakhir. Karena itu hendaklah kamu menguasai diri dan menjaga pikiran agar kamu selalu siap untuk berdoa.
7 Tafaram ana yomanin i na iyubin. Isan imih anot etei naruboun kwanayamutufuri gewas kwanayoyoban.
8 Yang paling penting di atas semuanya, kamu semua harus sungguh-sungguh saling mengasihi. Sifat saling mengasihi akan mendorongmu untuk saling memaafkan.
8 Sawar etei tafahimaim, a yabow dogor babanika taituwa bairi kwaniyabowbonen, anayabin yabow i bowabow kakafih etei esusuma’ay.
9 Kalau ada saudara seiman yang perlu tempat menginap, terimalah dia di rumahmu tanpa bersungut-sungut.
9 A bar etawan kwanabotawiy a ofonah isah, eremerarayow men eregamin.
10 Sebagai tanda kebaikan hati Allah, kita masing-masing sudah menerima kemampuan rohani yang berbeda-beda dari Roh Allah. Semua kemampuan itu diberikan supaya kita saling melayani. Jadi, setiap orang bertanggung jawab untuk memakai kemampuan itu dengan baik.
10 Kwa ta’ita’imon God biyanane a siwar ta ta kwabaib, i kwanakaif gewas, taituwa kwanibaisih, saise God ana gewasin kwa wanawanane natit sabuw hina’itin.
11 Kalau kamu sudah diberi kemampuan untuk mengajarkan Firman TUHAN atau menyampaikan berita dari Allah, hendaklah kamu berpikir seperti ini, “Kata-kata yang aku sampaikan ini bukan berasal dari diriku sendiri, melainkan dari Allah.” Kalau kamu sudah diberi kemampuan untuk melayani dengan cara-cara lain, hendaklah kamu berpikir, “Aku bisa melayani hanya karena Allah memberikan kemampuan kepadaku.” Dengan begitu, Allah akan dimuliakan melalui segala sesuatu yang kita kerjakan. Kristus Yesus memberikan kemampuan itu kepada kita, maka Dialah yang berkuasa dan pantas untuk dipuji sampai selama-lamanya! Amin.
11 O yait tur o isan ana siwar ibaib, tur inao ana’itinin i God o wanawananamaim eo, o yait baibais ana siwar ibaib, God ana fair bitimaim inabow, saise o a bowabow nati’imaim God boro merarayow hinitin Jesu Keriso wabinamaim. Fair, marakaw i akisinamo isan nama wanatowan, wanatowan. Amen.
12 Saudara-saudari yang saya kasihi, janganlah kaget ketika kalian mengalami banyak penderitaan karena mengikut Yesus. Memang kita akan mengalami penderitaan yang sangat menyakitkan, yang rasanya seperti terkena nyala api. Penderitaan itu bertujuan untuk menguji apakah kita sungguh-sungguh percaya kepada Kristus, dan untuk membuktikan apakah kita setia kepada-Nya atau tidak. Jadi, jangan berpikir bahwa kesusahan yang kita alami adalah sesuatu yang luar biasa.
12 Are au ofonah, men kwana’oror iti routobon kakafin wanawanan kwarun e’a’arahih isan, ana’itin boun sawar asir isa emamatar na’atube.
13 Sebaliknya, kalau kalian mengalami penderitaan seperti yang Kristus alami, bergembiralah! Karena itu berarti kalian benar-benar sudah bersatu dengan Dia. Dengan begitu, pastilah kalian akan sangat bersukacita pada waktu Dia datang kembali untuk menyatakan kemuliaan-Nya!
13 En baise, kwaniyasisir, kwa i Keriso ana bai’akir turin kwabaib, saise i ana fair bonamanamarin nabirerereb anamaramaim kwa boro dogor yasisir awan nakaratan.
14 Kalau ada orang yang menghinamu karena kamu mengikut Kristus, terimalah itu sebagai berkat dari Allah, sebab hinaan orang itu merupakan tanda bukti bahwa kemuliaan Roh Allah ada bersamamu. Jadi, Kristus dipermuliakan olehmu meskipun Dia dihina oleh mereka.
14 Keriso wabinamaim sabuw tur kakafih hinao hinabi’a’afiyi boro baigegewasin kwanab, anayabin Ayubin gewagewasin, God Anun Kakafiyin i kwa tafa mara’at ema’am.
15 Kalau kamu menderita karena menjadi pembunuh, pencuri, penjahat, atau karena mencampuri urusan orang lain, kamu seharusnya malu.
15 Kwai’akir biya ebababan i men sabuw kwa’a’asbunubunuw, o kwababain isan, kakafih kwasisinaf isan, o sabuw hai wau kwayiy isan.
16 Namun, kalau kamu menderita karena menjadi orang Kristen, janganlah merasa malu. Sebaliknya pujilah Allah karena kamu mendapat kehormatan itu.
16 En baise kwai’akir biya ebababan, anayabin kwa i Kirisiyan sabuw, imih men biya na’ohow, baise God kwanabora’ara’ah ana merar kwanay, bai’akir nati na’atube wabinamaim kwabaib isan.
17 Kita mengalami penderitaan karena kita hidup dalam masa di mana Allah sudah mulai menghakimi seluruh penduduk dunia. Sebagai umat-Nya sendiri, sekarang kita sedang dihakimi lebih dulu. Kalau kita anak-anak Allah pun harus mengalami kesusahan seberat ini, terlebih lagi orang lain! Mereka yang tidak mau percaya pada Kabar baik tentang Kristus pasti akan ditimpa hukuman yang jauh lebih berat daripada penderitaan kita saat ini.
17 Baibatebat ana veya i etitit, naatu God natunatun i boro wan nibabatiyih. Naatu it Kirisiyan sabuw auman boro nibabatiyit, baise sabuw iyab God ana Tur Gewasin men hibitumatum yomaninamaim isah boro abisa namatar?
18 Seperti yang tertulis dalam Firman Allah,
18 Buk Atamaninamaim eo,
19 Jadi, bila Allah menghendaki kita untuk menderita, hendaklah kita tetap melakukan yang baik dan menyerahkan diri kepada-Nya dengan senantiasa mengingat, “Penciptaku selalu setia untuk melakukan semuanya tepat seperti yang Dia janjikan.”
19 Isan imih sabuw iyab God ana kokomaim tibi’akir, hai sinaf gewasinamaim God hai Baimatarenayan hinitumitum, anayabin God ana omatanen i mar etei esinaf tibiturobe.

Ler em outra tradução

Comparar com outra

Estude este capítulo no WhatsApp

Peça à IA da Bíblia Fala para explicar 1 Pedro 4, comparar traduções ou montar um estudo — tudo direto pelo WhatsApp.